JawaPos.com - Bek Persebaya asal Brasil Welber Mota cetak gol salto akrobatik ke Gawang Penang FC pada laga pramusim dalam International Friendly Match di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (15/8).
Gol tunggal Persebaya itu dicetak Welber Mota pada menit ke-79.
Momen itu bermula dari sepak pojok Persebaya. Yuran Fernandes memenangkan duel udara dan mengarahkan bola ke area sekitar kotak penalti.
Baca Juga: Skuad PSS Sleman Makin Membaik Jelang Super League, Frederic Injai Masih Butuh Waktu untuk Pulih,
Welber yang berada di posisi tersebut langsung membaca arah bola.
Tanpa banyak waktu untuk berpikir, bek asal Brasil itu melakukan tendangan salto yang meluncur deras dan tidak mampu dihentikan kiper Penang FC.
Bagi Welber Mota, gol tersebut bukan sesuatu yang sudah direncanakan. Semuanya terjadi begitu cepat sehingga dia hanya mengandalkan insting.
Baca Juga: Bhayangkara FC Targetkan Papan Atas Super League, Oscar Bruzon Utamakan Proses dan Konsistensi
“Semua terjadi sangat cepat. Saya melihat bola datang setelah sundulan Yuran dan langsung mencoba melakukan tendangan salto. Saya hanya mengikuti insting dan beruntung bola masuk,” kata Welber.
Gol tersebut terasa semakin spesial karena menjadi penentu kemenangan Persebaya di hadapan Bonek dan Bonita.
Namun, pemain berusia 29 tahun itu memilih mempersembahkan gol tersebut kepada orang-orang terdekatnya.
“Saya mempersembahkan gol itu untuk istri saya yang selalu berada di sisi saya, dan juga untuk seluruh tim. Gol itu sangat penting bagi kami,” ujar Welber Mota.
Kemenangan atas Penang FC sekaligus menjadi kemenangan keenam Persebaya selama menjalani pramusim. Meski begitu, pertandingan tidak berjalan mudah.
Persebaya sempat kesulitan menemukan celah di pertahanan Penang FC. Beberapa peluang yang dibuat hingga memasuki babak kedua belum mampu menghasilkan gol.
Baca Juga: Super League 2026/27 di Depan Mata, Bernardo Tavares Tak Mau Persebaya Larut dalam Euforia
Di sisi lain, wakil Malaysia tersebut juga beberapa kali mengancam melalui serangan balik.
Persebaya pun harus tetap menjaga konsentrasi hingga pertandingan berakhir.
Welber menilai kemenangan tersebut tidak terlepas dari kedisiplinan pemain dalam menjalankan rencana yang sudah disiapkan tim pelatih.
Baca Juga: Pelatih Persijap Jepara Juan Cortes Punya Waktu Persiapan Singkat Jelang Super League
“Pertandingan berjalan sulit karena kami menghadapi lawan yang kuat. Namun, kami sudah memiliki rencana permainan dan berusaha menjalankannya dengan baik,” jelas dia.
Hasil ini menjadi modal positif bagi Persebaya sebelum memasuki kompetisi Super League 2026/27.
Welber berharap persiapan tim terus berjalan baik hingga musim baru dimulai.
Baca Juga: Pulih dari Cedera, Radovan Pankov Kembali Berlatih dengan Skuad Persija Jakarta
“Target kami adalah menjalani pramusim dengan sebaik mungkin. Semoga musim baru nanti membawa banyak berkah untuk seluruh pemain, tim, dan klub,” tutur Welber.