JawaPos.com - Pelatih Arema FC Marcos Santos memberikan apresiasi terhadap gelaran Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026 di ARG Soccerfield, Lawang, Sabtu (15/8).
Festival tersebut menjadi wadah bagi para pemain usia dini untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengembangkan kemampuan mereka sejak usia muda.
Ratusan pesepak bola cilik ambil bagian dalam kegiatan yang digelar di tiga lapangan tersebut.
Baca Juga: Menang atas Sabah FC, Marc Klok Bilang Persib Sedang Membangun Tim
Marcos Santos hadir melihat jalannya pertandingan. Pelatih Arema FC itu datang bersama Asisten Pelatih Andre Caldas, pemain Arema FC Julian Guevara, serta General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi.
Keberadaan mereka membuat suasana festival semakin semarak.
Marcos dan Andre Caldas tampak serius mengamati pertandingan yang dimainkan para peserta. Beberapa kali keduanya juga berdiskusi ketika melihat aksi menarik dari pemain-pemain muda.
Baca Juga: PSIM Tampil Beda Lawan Bhayangkara, Van Gastel Puas
Bagi Marcos, kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam proses pembinaan sepak bola.
Menurut dia, kompetisi usia dini bukan sekadar tempat anak-anak bermain dan mengejar kemenangan, tetapi juga bagian dari proses pendidikan serta pembentukan karakter.
"Festival ini sangat penting. Kita melihat banyak anak-anak di sini berlatih sepak bola. Di atas segalanya, ini adalah soal pembinaan edukatif," ujar Marcos.
Dia menilai antusiasme peserta menjadi gambaran positif mengenai besarnya minat anak-anak terhadap sepak bola.
Dari proses yang dilakukan secara konsisten, bukan tidak mungkin muncul pemain berbakat yang nantinya mampu berkembang hingga level profesional.
Marcos juga menyoroti jumlah peserta yang mengikuti Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026.
Baca Juga: Pieter Huistra Senang Lihat Perkembangan Tim PSS Sleman usai Uji Tanding Kontra Persita
Sekitar 40 tim ambil bagian dalam agenda tersebut.
Menurut dia, kegiatan semacam ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi olahraga.
Festival juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk berinteraksi, membangun pertemanan, belajar bekerja sama, dan mendapatkan pengalaman baru.
Baca Juga: Stadion Brawijaya Dibenahi agar Persik Kediri Tetap Bermarkas di Kediri
"Selain aspek sosial yang menyatukan anak-anak, hal terpenting adalah konsistensi. Acara seperti ini harus makin sering diadakan ke depannya," tambah dia.
Pesan tersebut menjadi salah satu perhatian penting dalam pengembangan sepak bola usia dini.
Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu memberikan fondasi yang lebih baik bagi calon pesepak bola masa depan.
Baca Juga: Gelandang Persija U-16 Daeng Omar Imansa Dipanggil Timnas U-16, Targetkan Tembus Skuad Utama
Kehadiran Marcos Santos dan jajaran Arema FC pun menjadi motivasi tambahan bagi para peserta.
Mereka tidak hanya mendapatkan kesempatan bertanding, tetapi juga pengalaman melihat langsung sosok yang sehari-hari berada di lingkungan sepak bola profesional.
Festival Akademi Arema FC Grassroot 2026 diharapkan dapat terus menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan pemain muda, khususnya di wilayah Malang dan sekitarnya.