JawaPos.com - Kickoff Super League 2026-2027 kurang 20 hari lagi. Pada laga perdana, Persebaya Surabaya bakal menghadapi Bhayangkara FC (5/9).
Duel kedua tim akan digelar di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Bagaimana persiapan Green Force jelang laga perdana tersebut?
“Saat ini masih pertengahan Agustus. Kami berharap bisa siap sepenuhnya pada 5 September. Di tanggal itu, kami harus dalam kondisi 200 persen. Sebab, 100 persen saja saya rasa tidak cukup bagi kami,” kata pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, dalam sesi konferensi pers (14/8).
Bagi Tavares, kondisi 100 persen masih belum cukup untuk menghadapi Bhayangkara FC. Sebab, dia tahu kalau The Guardians, julukan Bhayangkara FC, adalah tim yang selalu menjadi momok bagi Persebaya.
Terbukti, Green Force tidak pernah menang dalam dua laga kontra Bhayangkara FC musim lalu. Mereka menelan satu kekalahan dan satu hasil imbang.
“Jika Anda ingat, musim lalu kami belum berhasil menang di Lampung. Itu karena kami melawan tim kuat di lapangan yang sulit,” beber pelatih asal Portugal itu.
Artinya, Tavares juga meminta anak asuhnya siap menghadapi kondisi lapangan di Stadion PKOR. Karena itu, dia terus menggenjot kondisi para pemainnya.
“Saat ini, kami belum berada di angka 200 persen. Jadi, kami harus terus bekerja untuk sampai di kondisi terbaik,” tegasnya.
Beruntung, persiapan Bhayangkara FC juga belum maksimal. Maklum, The Guardians malah baru saja mengganti pelatihnya. Itu setelah mereka resmi berpisah dengan Paul Munster di sela masa persiapan.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Tidak Terkalahkan di Pramusim, Tekuk Penang FC 1-0 di GBT
Posisinya digantikan oleh pelatih asal Spanyol, Oscar Bruzon.
Keputusan itu jelas sangat mengejutkan. Sebab, Munster mampu membawa Bhayangkara FC finis di posisi kelima musim lalu. Apalagi, Super League 2026-2027 sudah kian dekat.
Praktis, Bruzon kini hanya punya waktu dua pekan untuk mempersiapkan timnya mengarungi kompetisi.
Baca Juga: Persebaya Tekuk Penang FC 1-0, Walber Mota Jadi Penentu Kemenangan