← Beranda
Shin Tae-yong Turunkan Pemain Terbaik Hadapi Police Tero dan Chiangrai United
Andre Rizal HanafiMinggu, 16 Agustus 2026 | 05.00 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong. (Persija)

 

JawaPos.com - Persija Jakarta terus mematangkan persiapan menghadapi Super League 2026/2027. Training camp (TC) di Thailand menjadi salah satu agenda penting Macan Kemayoran untuk meningkatkan kondisi fisik sekaligus memperkuat pemahaman taktikal tim.

Saat ini, Persija masih menjalani TC di Hua Hin. Selama pekan pertama, fokus utama tim adalah meningkatkan kebugaran pemain dan mematangkan berbagai aspek taktikal yang disiapkan oleh pelatih Shin Tae-yong.

Memasuki pekan kedua, rombongan Persija akan berpindah ke Bangkok. Di sana, Macan Kemayoran dijadwalkan menjalani dua pertandingan uji coba sebagai bagian dari evaluasi program latihan yang sudah berlangsung.

Baca Juga: Persija Jakarta Jalani Dua Laga Uji Coba di Thailand, Shin Tae-yong Ungkap Misinya

Persija akan lebih dulu menghadapi Police Tero pada 19 Agustus 2026. Empat hari kemudian, tepatnya 22 Agustus, tim ibu kota dijadwalkan bertemu Chiangrai United.

Shin Tae-yong memiliki tujuan berbeda dalam dua pertandingan tersebut. Laga melawan Police Tero akan menjadi kesempatan bagi Persija untuk membangun kembali koordinasi antarpemain setelah menjalani latihan fisik dan taktikal.

Pertandingan tersebut juga digunakan untuk melihat sejauh mana pemain mampu menerapkan materi latihan ke dalam situasi pertandingan.

“Jadi pada 19 Agustus 2026, kami akan menyelaraskan kerja sama tim, latihan tim, dan latihan taktik terlebih dahulu,” kata Shin Tae-yong.

Baca Juga: Persija Jakarta Jalani Dua Uji Coba Lawan Klub Thailand, Catat Tanggalnya!

Sementara itu, pertandingan melawan Chiangrai United bakal menjadi ujian yang lebih serius. Shin berencana menurunkan komposisi terbaik untuk melihat perkembangan permainan Persija setelah menjalani rangkaian TC.

“Kemungkinan pada 22 Agustus 2026 saat melawan Chiangrai, kami berencana mencoba bermain dengan susunan pemain terbaik,” tuturnya.

Meski begitu, Shin memastikan rotasi tetap menjadi bagian dari rencana. Tidak semua pemain akan bermain dengan durasi yang sama karena staf pelatih ingin memberikan kesempatan kepada seluruh anggota skuad.

Pola tersebut sebelumnya juga diterapkan Persija ketika mengikuti Piala Presiden 2026. Rotasi menjadi cara Shin untuk memantau kondisi sekaligus kemampuan para pemain yang tersedia.

“Tentu saja akan ada rotasi di kedua pertandingan tersebut,” ujar Shin.

Dua laga uji coba di Thailand pun diharapkan bisa memberikan gambaran lebih jelas mengenai kesiapan Persija sebelum memasuki kompetisi Super League 2026/2027. 

Selain hasil pertandingan, kemampuan pemain menjalankan instruksi dan membangun kerja sama tim menjadi hal yang akan menjadi perhatian utama.

EDITOR: Edi Yulianto