JawaPos.com - Pemkot Kediri terus melakukan pembenahan Stadion Brawijaya menjelang bergulirnya Super League 2026/27, untuk kandang Persik Kediri.
Perbaikan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Kediri untuk mendukung Persik Kediri sekaligus memastikan stadion tetap layak digunakan sebagai kandang Macan Putih.
Sejumlah fasilitas stadion mulai diperbaiki untuk memenuhi catatan dan rekomendasi dari operator kompetisi, I.League.
Baca Juga: Eks PSBS Biak Eduardo Barbosa Gabung Persik Kediri, Macan Putih Punya Sembilan Pemain Asing
Langkah ini diharapkan membuat Stadion Brawijaya lebih nyaman dan aman bagi pemain maupun penonton.
Jika seluruh pembenahan berjalan sesuai rencana, Persik Kediri diharapkan tidak perlu kembali mencari stadion di kota lain untuk menggelar pertandingan kandang.
Pada musim-musim sebelumnya, Macan Putih sempat harus menggunakan venue lain karena persoalan kelayakan stadion.
Baca Juga: Persija Jakarta Jalani Dua Laga Uji Coba di Thailand, Shin Tae-yong Ungkap Misinya
Salah satu fokus utama perbaikan berada di area lapangan. Pemkot Kediri melakukan perawatan rumput melalui sejumlah tahapan, mulai dari top dressing, pemupukan, penyiraman, hingga pemotongan rumput.
Perawatan tersebut akan dilakukan secara rutin selama kompetisi berlangsung.
Selain lapangan, pagar pembatas antara tribun penonton dan area pertandingan juga menjadi perhatian.
Penggantian pagar dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan rekomendasi yang diberikan I.League.
Pj Sekda Kota Kediri Endang Kartika Sari mengatakan, pembenahan Stadion Brawijaya merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap Persik Kediri.
Menurut diaa, Pemkot Kediri ingin Stadion Brawijaya bukan hanya memenuhi standar kompetisi, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi suporter yang datang menyaksikan pertandingan.
Baca Juga: Jordy Wehrmann Operasi Bahu, Madura United Terancam Kehilangan Pilar Tengah Tiga Bulan
Pembenahan juga menyasar area tempat duduk penonton. Ke depan, tribun Stadion Brawijaya direncanakan menggunakan sistem single seat atau kursi tunggal.
Dengan konsep tersebut, penonton diharapkan dapat menyaksikan pertandingan dengan lebih tertib dan nyaman.
"Pemkot Kediri juga menyiapkan anggaran untuk menambah lampu penerangan stadion pada tahun ini. Tambahan lampu diharapkan mampu meningkatkan kualitas pencahayaan, terutama ketika Persik harus menjalani pertandingan pada malam hari," terang Endang Kartika Sari.
Baca Juga: Kepala Wasit UEFA Ingin Ada Perubahan dalam Penggunaan VAR
Endang menegaskan, proses pembenahan terus dikebut bersama Persik Kediri.
Sementara itu, perawatan lapangan akan dilakukan secara berkelanjutan hingga seluruh rangkaian pertandingan liga selesai.
Dengan berbagai perbaikan tersebut, Stadion Brawijaya diharapkan bisa kembali menjadi rumah yang representatif bagi Persik Kediri.
Baca Juga: Persija Jakarta Jalani Dua Uji Coba Lawan Klub Thailand, Catat Tanggalnya!
Dukungan fasilitas yang lebih baik juga menjadi modal penting agar Ezra Walian dan kawan-kawan dapat menjalani musim baru di hadapan pendukung sendiri.