← Beranda
Pieter Huistra: PSS Sleman Akan Tampil Dominan dan Kuat!
Andre Rizal HanafiSabtu, 15 Agustus 2026 | 03.53 WIB
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra. (PSS Sleman) 

 

JawaPos.com - Tiga pekan menjalani persiapan pramusim, PSS Sleman mulai menggeser fokus latihan. Jika sebelumnya program lebih banyak diarahkan pada peningkatan fisik dan kebugaran, kini materi taktikal mendapat porsi yang lebih besar.

Perubahan fokus tersebut menjadi bagian dari persiapan PSS Sleman menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Pelatih Pieter Huistra ingin para pemain tidak hanya memiliki kondisi fisik yang baik, tetapi juga mampu memahami pola permainan yang ingin diterapkan.

Proses menuju bentuk ideal tentu tidak bisa dilakukan secara instan. PSS masih memiliki waktu sekitar tiga hingga empat pekan untuk terus membangun kekompakan sekaligus memperkuat identitas permainan.

Baca Juga: 3 Pekan Pramusim PSS Sleman, Pieter Huistra Geser Fokus dari Fisik ke Taktik

Pieter Huistra menilai perkembangan tim sejauh ini berjalan ke arah yang positif. Ia juga memberikan apresiasi terhadap kerja keras yang ditunjukkan para pemain selama menjalani program pramusim.

“Kami masih memiliki waktu sekitar tiga hingga empat pekan ke depan, dan waktu tersebut tentu sangat kami butuhkan. Saya senang dengan usaha serta kerja keras yang ditunjukkan para pemain,” ujar Pieter di Omah PSS, Kamis (13/8/2026) sore.

Bagi pelatih asal Belanda tersebut, kerja keras menjadi salah satu modal penting dalam membangun karakter permainan PSS Sleman.

Baca Juga: PSS Sleman Kalahkan Kendal Tornado FC, Pieter Huistra Belum Puas dengan Performa Tim

Para pemain dituntut untuk terus menjaga intensitas latihan sekaligus memahami peran masing-masing ketika berada di lapangan.

Pieter sejak awal memang ingin PSS menjadi tim yang mampu mengontrol pertandingan. Karena itu, permainan dominan menjadi salah satu prinsip yang terus ditekankan selama proses persiapan.

“Saya rasa kami berada di jalur yang tepat. Dalam sistem permainan, kami selalu ingin menjadi tim yang dominan,” katanya.

Keinginan tersebut kemudian diterjemahkan melalui gaya bermain yang mengandalkan intensitas. Pemain PSS diharapkan aktif bergerak, memberikan tekanan kepada lawan, serta tetap menjaga energi sepanjang pertandingan.

Bagi Super Elja, pramusim bukan sekadar mengejar hasil pertandingan. Periode ini menjadi kesempatan untuk membentuk fondasi tim sebelum kompetisi resmi dimulai.

Dengan waktu persiapan yang masih tersisa, PSS Sleman akan terus berusaha menyempurnakan berbagai aspek permainan. Konsistensi dalam latihan menjadi kunci agar filosofi yang dibawa Pieter Huistra bisa benar-benar terlihat ketika kompetisi 2026/2027 bergulir.

EDITOR: Edi Yulianto