JawaPos.com - The Jakmania memberikan penilaian terhadap perjalanan Persija Jakarta di Piala Presiden 2026. Kelompok suporter Macan Kemayoran itu menilai ada sejumlah perkembangan positif di bawah arahan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.
Persija mampu melangkah hingga babak semifinal Piala Presiden 2026. Namun, perjalanan mereka harus terhenti setelah kalah 1-2 dari Persib Bandung dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Melalui akun resmi @infokom_jakmania, Jakmania menyampaikan sejumlah catatan mengenai performa Persija selama turnamen pramusim tersebut.
Baca Juga: Super League 2026: Persija dan Sponsor Lama Bersinergi Kembali
Mereka melihat Piala Presiden 2026 sebagai gambaran awal dari proyek Shin Tae-yong bersama Persija.
Menurut Jakmania, penampilan Persija memang belum sepenuhnya maksimal. Meski demikian, terdapat beberapa perkembangan yang layak mendapatkan apresiasi sebelum tim menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
Salah satu hal yang mendapat sorotan positif adalah keberanian Shin Tae-yong memberikan menit bermain kepada pemain muda.
Kesempatan tersebut dinilai penting untuk membangun kedalaman skuad sekaligus memberi pengalaman kepada para pemain muda Persija.
Baca Juga: Persija Perketat Kedisiplinan di Thailand, Shin Tae-yong Soroti Waktu Istirahat Pemain
Selain itu, Jakmania juga melihat adanya perubahan dalam transisi permainan Persija. Peralihan dari bertahan ke menyerang maupun sebaliknya dinilai mulai menunjukkan perkembangan, meski masih membutuhkan penyempurnaan.
Performa Witan Sulaiman juga menjadi salah satu poin yang mendapat perhatian. Pemain Timnas Indonesia tersebut dinilai mulai kembali menemukan permainan terbaiknya dan memberikan warna tersendiri bagi lini serang Persija.
Namun, Jakmania menilai masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Efektivitas penyelesaian akhir menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.
Persija dinilai masih harus lebih tenang dan efektif ketika mendapatkan peluang di depan gawang. Selain finishing, lini pertahanan juga menjadi catatan setelah beberapa kali terlihat masih mudah ditembus lawan.
" Piala Presiden 2026 menjadi gambaran awal Persija di bawah pelatih Shin Tae-yong. Meski masih belum maksimal, tapi ada sejumlah progres yang patut diapresiasi," tulis Jak Mania melalui akun @infokom_jakmania.
Baca Juga: TC di Thailand Bareng Persija Jakarta, Stjepan Loncar Nikmati Genjotan Fisik
Jakmania berharap hasil evaluasi selama Piala Presiden bisa menjadi bekal penting bagi Persija sebelum memasuki kompetisi sesungguhnya. Super League 2026/2027 sudah menanti dan Persija dituntut tampil lebih konsisten.
Piala Presiden 2026 pun menjadi kesempatan bagi Shin Tae-yong untuk membangun identitas permainan Persija. Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, berbagai kekurangan diharapkan dapat segera diperbaiki.
Bagi Jakmania, perjalanan Persija di Piala Presiden bukan sekadar soal hasil akhir. Turnamen tersebut menjadi bagian dari proses untuk melihat perkembangan tim sekaligus mematangkan fondasi permainan menghadapi musim baru.