JawaPos.com - Bali United kalah lawan klub asal Malaysia Sabah FC pada Kamis (13/8) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Serdadu Tridatu mendapat hasil negatif di ajang Dewata Challenge Series 2026, kalah dengan skor 1-2.
Tim tamu mencetak gol lewat Park Jung-bin (18’) serta Gonzalo Di Renzo (45+1’). Satu-satunya gol Bali United disumbangkan Rahmat Arjuna (22’).
Baca Juga: Ikhwan Ali Tanamal Sebut TC Bersama Persib Bandung Sebagai Momen Berharga
Dikutip dari situs liga, pelatih Bali United Johnny Jansen tidak terlalu risau dengan kekalahan yang dialami timnya. Kalah di pramusim justru memberi pelatih asal Belanda itu menyongsong musim 2026-2027 dengan lebih baik.
“Ya, ini adalah masa pramusim. Mengenai tiga poin, tentu selalu menyenangkan untuk menang dan memuaskan. Tapi bagi kami (uji coba) ini lebih ke arah persiapan," kata Jansen.
Pelatih 51 tahun itu mengatakan masih punya kesempatan sekali lagi di ajang Dewata Challenge Series 2026 buat melihat komposisi tim. Bali United akan bersua Persib Bandung pada Selasa (18/8).
Baca Juga: Srikandi Merdeka Cup 2026, Ukur Kemampuan dan Pengalaman Timnas Putri Indonesia
"Kami akan memulai liga minggu depan dan kami puas bisa memberikan menit bermain selama 90 menit bagi beberapa pemain. Jadi, kami berusaha bersiap untuk awal liga," ungkap eks pelatih SC Heerenveen.
Jelang laga lawan Persib, Jansen berkata akan memantau perkembangan terkini skuadnya. Jansen juga tidak merasa tertekan menghadapi juara Super League 2026-2027.
Jansen melanjutkan pada setiap musim tentunya tim-tim mengalami perubahan komposisi. Baik di kursi pelatih maupun pemain.
Ya, duel lawan Persib akan jadi pertemuan Jansen melawan Igor Tolic, pelatih baru Persib. Musim lalu nama Bojan Hodak masih jadi arsitek tim.
“Jadi fokusnya bukan tentang menyiapkan strategi khusus buat lawan. Tapi lebih kepada menyiapkan tim kami sendiri," ungkap Jansen.
Sementara itu, pemain Bali United Brandon Wilson berkata laga melawan Sabah FC tetap memberikan manfaat bagi proses persiapan timnya. Mengingat lawan merupakan tim yang kuat mampu menerapkan pertandingan yang kompetitif.
Baca Juga: Marselino fokus jalani pemulihan dari operasi lutut yang dibantu PSSI
"Kami mencoba melakukan hal-hal yang sudah direncanakan sebelumnya dan menurut saya itu performa yang baik," tutur Wilson dikutip dari situs liga.