JawaPos.com - Persik Kediri mendapat kesempatan tampil di turnamen pramusim internasional bertajuk Governor's 77th Anniversary International Quadrangular Football Tournament 2026 di Stadion Hang Jebat, Malaka, Malaysia.
Ajang tersebut akan berlangsung pada 15 dan 17 Agustus 2026. Selain Persik, tuan rumah Melaka FC turut mengundang Jurong FC dari Singapura dan Phnom Penh Crown asal Kamboja.
Berdasarkan hasil pengundian, Persik Kediri akan menghadapi Phnom Penh Crown pada pertandingan pertama. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi skuad Macan Putih untuk mengukur kesiapan tim sebelum menghadapi kompetisi musim 2026/27.
Baca Juga: Persik Kediri Bidik Trofi Internasional Pertama, Marcos Reina Punya Target Besar di Malaysia
Turnamen ini juga menjadi catatan tersendiri bagi Persik. Pasalnya, ajang di Malaysia tersebut merupakan turnamen internasional kedua dalam sejarah klub asal Kediri itu.
Sebelumnya, Persik pernah tampil di JVC Cup Vietnam pada 2004. Saat itu, Macan Putih mampu melangkah hingga babak semifinal.
Pelatih Persik, Marcos Reina, pun memiliki target tinggi. Juru taktik asal Spanyol tersebut ingin membawa pulang trofi internasional pertama bagi Persik sekaligus memberikan kebanggaan kepada Persikmania dan masyarakat Kota Kediri.
Baca Juga: Ultras Bombers Desak Persik Kendal Membentuk Tim untuk Persiapan Mengikuti Liga 4 Jawa Tengah
"Turnamen ini penting bagi Persik dan publik Kediri. Kami akan berusaha menang di dua pertandingan nanti dan membawa pulang trofi untuk warga Kota Kediri," ujar Marcos Reina.
Menurutnya, turnamen ini juga memberikan pengalaman berharga bagi para pemain karena harus menghadapi lawan dari tiga negara berbeda, yakni Malaysia, Kamboja, dan Singapura.
Meski demikian, Marcos Reina menyadari Persik belum berada dalam kondisi terbaik. Timnya baru menjalani latihan sekitar dua pekan sehingga kebugaran para pemain belum sepenuhnya merata.
Selain persoalan fisik, Persik juga masih membutuhkan waktu untuk membangun chemistry. Musim ini, Macan Putih melakukan cukup banyak perubahan komposisi dengan mendatangkan sejumlah pemain baru, baik lokal maupun asing.
"Fisik pemain belum 100 persen. Mereka mungkin belum bisa bermain konstan 90 menit. Tapi kami punya banyak pemain yang bisa bergiliran tampil," katanya.
Baca Juga: Profil Herlian Laksono, Kiper Eks Persik Kendal yang Viral Usai Insiden Menyerang Wasit
Marcos menilai kondisi tersebut justru bisa menjadi kesempatan untuk melihat kesiapan seluruh pemain. Rotasi akan membantu tim mendapatkan gambaran mengenai kemampuan setiap pemain sekaligus memberikan pengalaman bertanding di level internasional.
Persik pun akan memanfaatkan turnamen di Malaka sebagai bagian dari proses membentuk tim. Hasil pertandingan tetap penting, tetapi kesiapan fisik, adaptasi pemain baru, serta kekompakan skuad menjadi perhatian utama menjelang musim baru.