JawaPos.com - Persija Jakarta mulai memasuki tahap persiapan yang lebih serius menuju Super League 2026/2027. Macan Kemayoran menggelar training camp (TC) di Hua Hin, Thailand.
TC tersebut menjadi kesempatan bagi tim pelatih Persija untuk membangun fondasi permainan sekaligus meningkatkan kondisi fisik para pemain jelang super league.
Shin Tae-yong menilai dua aspek tersebut masih perlu mendapat perhatian sebelum Persija menghadapi kompetisi musim baru super league.
Baca Juga: Persib Bandung Gelar Latihan Perdana di Bali, Danijel Loncar Langsung Gabung dengan Tim
Persiapan kali ini juga berbeda dibandingkan ketika Persija menghadapi Piala Presiden 2026. Waktu yang tersedia saat itu cukup terbatas sehingga tim belum memiliki kesempatan untuk mengembangkan taktik secara maksimal.
“Karena kami secara mendadak menghadapi ajang sebelumnya (Piala Presiden), para pemain belum sempat mengasah taktik tim. Jadi bisa dikatakan latihan kali ini bertujuan untuk membangun fisik dasar dan taktik dasar tim,” ujar Shin Tae-yong.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut juga memastikan program latihan disusun berdasar kondisi setiap pemain.
Baca Juga: Persib Bandung Mulai Pemusatan Latihan di Bali, Sabah FC dan Bali United Menanti
Sebelum memulai TC, Persija telah melakukan sejumlah pengukuran untuk mengetahui kondisi fisik skuad.
Pengukuran tersebut meliputi kemampuan fisik dasar, kekuatan otot, hingga kadar lemak tubuh.
Hasilnya kemudian menjadi acuan tim pelatih dalam menentukan program yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pemain.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat proses peningkatan kondisi fisik berjalan lebih efektif.
Pemain tidak hanya dituntut memiliki stamina yang baik, tetapi juga harus mampu mengikuti intensitas permainan yang diinginkan Shin Tae-yong.
Selama berada di Thailand, Persija menjalani dua sesi latihan setiap hari. Latihan pagi difokuskan pada penguatan otot dan peningkatan kondisi fisik, sementara sesi sore digunakan untuk mengasah taktik serta membangun pola permainan.
Baca Juga: PSPS Persiapkan Tim Lebih Awal Jelang Lawan PSIS Semarang di Laga Pembuka Liga 2
“Saat ini setibanya di TC Thailand, latihan dilakukan dua kali sehari. Pagi hari fokus pada penguatan otot dan fisik, dan sore hari latihan taktik tim. Kami menjalankannya seperti itu,” kata Shin.
Program tersebut menjadi bagian penting dari persiapan Persija sebelum Super League 2026/2027 bergulir.
Dengan waktu yang lebih panjang, Shin Tae-yong memiliki kesempatan untuk membentuk tim secara bertahap, baik dari sisi kebugaran maupun pemahaman taktik.
Baca Juga: Jelang Super League 2026/27, Lima Pemain Persebaya Tampil Menonjol di Pramusim
Bagi Persija, TC di Hua Hin bukan sekadar agenda latihan, tetapi juga momentum untuk membangun fondasi tim yang lebih matang menghadapi persaingan musim depan.