← Beranda
Akhirnya! 6 Klub Ramaikan Liga Putri Indonesia, Setiap Peserta Boleh Rekrut 4 Pemain Asing
Andika RachmansyahSelasa, 11 Agustus 2026 | 23.11 WIB
Konferensi pers Liga Putri Indonesia 2026/2027. (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Komisaris Liga Putri Indonesia, Vivin Cahyani, mengungkapkan kompetisi sepak bola putri musim ini akan mengaplikasikan regulasi pemain asing. Enam tim yang ambil bagian dalam kompetisi tersebut nantinya boleh diperkuat empat legiun asing.

Liga Putri Indonesia 2026/2027 dijadwalkan berlangsung mulai 17 Oktober 2026 dan akan digelar terpusat di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan. Kompetisi tersebut akan diramaikan enam tim, yakni Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa United, Garudayaksa, Persikad Depok, dan Bekasi FC.

Vivin menyebut, setiap tim nantinya memiliki kuota maksimal sebanyak empat pemain asing. Selain itu, masing-masing klub juga diizinkan mendatangkan talenta diaspora dan wajib diperkuat minimal satu pemain berlabel Timnas Putri Indonesia.

Baca Juga: Liga Putri Indonesia Kick-off 17 Oktober 2026, Digelar Terpusat di Stadion Soemantri Brodjonegoro

"Kami memberikan regulasi di setiap klub itu boleh ada empat pemain asing. Nah kebetulan kalau yang season pertama ini baru ada dua pemain diaspora yang bergabung. Saya tahu butuh waktu untuk meyakinkan mereka mau join di liga putri kita," kata Vivin dalam sesi jumpa pers di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Pada musim perdana ini, kata Vivin, ada dua pemain diaspora yang dipastikan akan berlaga di Liga Putri Indonesia 2026/2027. Dua nama tersebut adalah Isabelle Nottet dan Estella Loupatty, yang juga masuk dalam kategori marquee player.

"Jadi Estella dan Isabelle karena baru ada dua diaspora mereka termasuk marquee player. Nah sisanya kami serahkan kembali ke klub sesuai dengan kemampuannya. Empat pemain asing itulah yang kami sebut sebagai marquee player," beber Vivin.

Baca Juga: Profil Rudy Eka Priyambada: Pelatih Asal Indonesia yang Sukses Bawa Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri

Lebih jauh, Vivin mengungkapkan I.League selaku operator kompetisi juga akan memberikan subsidi kepada enam tim peserta. Ia meyakini, dukungan tersebut akan membantu klub untuk mendatangkan pemain berkualitas.

"Tapi kalau levelnya yang pernah main di Piala Dunia mungkin tarifnya lebih banyak, perlu klub dari liga yang ikut liga juga subsidi. Ya kami serahkan semua ke kemampuan dari masing-masing klub untuk cari pemain asingnya," paparnya.

Selain regulasi pemain asing, Liga Putri Indonesia 2026/2027 juga menerapkan sistem khusus untuk menjaga keseimbangan kekuatan antarklub. Salah satunya melalui proses kurasi dan grading terhadap pemain yang akan memperkuat enam peserta.

Para pemain tersebut kemudian dibagi ke dalam dua kategori, yakni Grade A dan Grade B. Proses pembagian dilakukan melalui pembahasan bersama para pemilik klub untuk memastikan seluruh peserta menerima sistem yang diterapkan.

EDITOR: Edi Yulianto