← Beranda
Kasus Robert Rene Alberts Belum Usai! Persib Bandung Tindak Lanjuti FIFA Registration Ban
Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 11 Agustus 2026 | 14.32 WIB
Persib Bandung menindaklanjuti FIFA Registration Ban yang berkaitan dengan kasus lama pada 2022 dan laporan Robert Rene Alberts. (Persib)

 

JawaPos.com - Persib Bandung menindaklanjuti FIFA Registration Ban yang tercantum atas nama klub dan berkaitan dengan kasus lama pada 2022, berdasar laporan mantan pelatih Robert Rene Alberts.

Manajemen Persib Bandung menegaskan persoalan tersebut bukan perkara baru pada musim 2026/2027 dan kini sedang dikaji untuk menentukan langkah penyelesaian.

Kasus lama Robert Rene Alberts kembali mencuat

FIFA Registration Ban yang tercantum terhadap Persib Bandung berkaitan dengan kasus yang terjadi pada 2022, bukan kejadian baru di tengah persiapan musim kompetisi 2026/2027.

Baca Juga: Marcos Santos Godok Mental Arema FC! Tekanan Tinggi Super League 2026/2027 Jadi Perhatian

Persoalan tersebut berawal dari laporan mantan pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts, sedangkan informasi mengenai keputusan FIFA baru diketahui manajemen dalam perkembangan terakhir.

Manajemen Persib Bandung kini melakukan kajian secara menyeluruh untuk memahami dasar keputusan FIFA, posisi kasus, serta langkah yang perlu ditempuh sesuai mekanisme yang berlaku.

Klub juga memastikan persoalan tersebut menjadi perhatian serius dan akan ditangani dengan langkah terukur.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Tak Boleh Terlena! Francisco Rivera Terus Berbenah Jelang Super League 2026/2027

"Yang perlu kami tegaskan adalah bahwa ini merupakan kasus lama yang terjadi pada 2022, bukan kejadian baru. Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA tersebut, kami langsung melakukan kajian secara menyeluruh untuk memahami posisi kasus dan menentukan langkah yang paling tepat," tulis manajemen Persib Bandung.

Persib Bandung tak tinggal diam hadapi keputusan FIFA

Sebagai klub sepak bola profesional, Persib Bandung menilai setiap keputusan regulator harus dihormati dan ditindaklanjuti secara bertanggung jawab.

Karena itu, penyelesaian kasus yang berkaitan dengan Robert Rene Alberts menjadi salah satu prioritas manajemen di tengah agenda klub yang terus berjalan.

Persib Bandung menegaskan tidak akan membiarkan persoalan tersebut tanpa penyelesaian dan akan menggunakan mekanisme yang berlaku untuk menentukan langkah berikutnya.

Sikap ini juga menjadi bagian dari upaya klub menjaga profesionalisme dalam menghadapi keputusan regulator sepak bola internasional.

"Kami tentu tidak akan tinggal diam. Setiap keputusan dan kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius. Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku, sebagaimana yang telah kami lakukan pada kasus sebelumnya," lanjut manajemen Persib Bandung.

Baca Juga: Masih Lapar Gelar! 4 Mantra Bernardo Tavares Usai Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Kajian tersebut diperlukan agar klub dapat memahami seluruh aspek kasus sebelum menentukan tindakan. Persib Bandung memilih pendekatan rasional dan objektif agar penyelesaian persoalan tidak dilakukan secara terburu-buru.

Registrasi pemain baru tetap diproses

Di tengah munculnya FIFA Registration Ban, Persib Bandung memastikan persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027 tetap berjalan.

Manajemen menyebut seluruh pemain baru sudah diproses untuk kebutuhan registrasi kepada operator kompetisi dan federasi sesuai ketentuan yang ditetapkan.

Baca Juga: Infantino Dituding Rusak Kepercayaan, Tiga Konfederasi FIFA Mulai Bersatu Melawan

Kepastian tersebut menjadi pesan penting bagi Bobotoh karena isu FIFA Registration Ban berpotensi menimbulkan kekhawatiran terkait kesiapan skuad menghadapi musim baru.

Manajemen meminta suporter tetap tenang sambil klub menyelesaikan persoalan lama tersebut melalui jalur yang tersedia.

"Karena itu, kami meminta Bobotoh untuk tetap tenang. Persiapan tim untuk musim 2026/2027 tetap berjalan. Seluruh pemain baru telah kami proses untuk kebutuhan registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sementara untuk kasus ini kami sedang mengambil langkah penyelesaian yang diperlukan," ujar manajemen.

Baca Juga: Aston Villa Serius Kejar Gelandang Bayern Munchen Joao Palhinha

Dengan demikian, Persib Bandung berusaha memisahkan penanganan kasus lama dengan agenda persiapan tim.

Klub tetap menjalankan proses registrasi pemain baru sekaligus melakukan kajian terhadap keputusan FIFA yang baru diketahui tersebut.

Persib Bandung prioritaskan penyelesaian tanpa kehilangan fokus

Manajemen Persib Bandung menegaskan setiap persoalan klub akan ditangani dengan pola rasional, objektif, dan terukur.

Pendekatan tersebut dipilih agar proses penyelesaian kasus Robert Rene Alberts dapat berjalan tanpa mengganggu tujuan utama Persib Bandung menyambut musim kompetisi 2026/2027.

Baca Juga: Kalah dari Monaco, Andoni Iraola: Fisik Liverpool yang Belum Siap Main 90 Menit

"Kami selalu mengedepankan pola yang rasional, bukan emosional. Setiap persoalan perlu dilihat secara objektif, dipelajari secara menyeluruh, kemudian ditentukan langkah berdasarkan skala prioritas. Dengan begitu, kami dapat menyelesaikan apa yang harus diselesaikan tanpa kehilangan fokus terhadap tujuan utama Persib," tulis manajemen.

Persib Bandung juga kembali menegaskan komitmennya untuk menghormati dan mematuhi seluruh aturan serta regulasi yang ditetapkan operator kompetisi maupun federasi, baik di tingkat domestik maupun internasional.

Bagi klub, kepatuhan terhadap regulasi menjadi bagian penting dari profesionalisme sekaligus tata kelola Persib Bandung.

Baca Juga: Gagal di Piala AFF 2026, Dony Tri Pamungkas Harap Timnas Indonesia Lebih Baik

Manajemen memastikan proses penanganan FIFA Registration Ban akan terus ditindaklanjuti dan perkembangan terbaru bakal disampaikan kepada publik apabila terdapat informasi yang dapat diumumkan.

Untuk saat ini, Persib Bandung memilih fokus menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan kasus 2022 sambil tetap melanjutkan persiapan musim 2026/2027.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah