JawaPos.com - Persebaya Surabaya tak ingin terlena setelah menjuarai turnamen pramusim. Francisco Rivera menjadi salah satu pemain yang langsung mengingatkan tim untuk kembali fokus menghadapi Super League 2026/2027.
Keberhasilan Persebaya mengalahkan Persib Bandung di final piala presiden menjadi modal positif sekaligus awal tantangan lebih besar bagi Green Force menyambut kompetisi resmi.
Trofi yang diraih Persebaya Surabaya di Bali memang layak dirayakan, apalagi kemenangan atas Persib Bandung di partai final didapat melalui pertandingan ketat.
Baca Juga: Masih Lapar Gelar! 4 Mantra Bernardo Tavares Usai Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
Namun, Francisco Rivera memilih tidak menjadikan keberhasilan tersebut sebagai alasan untuk mengendurkan persiapan menjelang musim baru.
Bagi pemain asal Meksiko itu, gelar pramusim memberikan suntikan kepercayaan diri sekaligus menjadi pengingat atas target yang harus dikejar bersama.
Rivera menilai Persebaya Surabaya masih memiliki banyak pekerjaan untuk memastikan tim benar-benar siap ketika kompetisi Super League 2026/2027 dimulai.
Baca Juga: Infantino Dituding Rusak Kepercayaan, Tiga Konfederasi FIFA Mulai Bersatu Melawan
“Penghargaan ini sangat penting bagi saya. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk tim dan membantu kami mencapai target yang sudah ditetapkan,” ujar Rivera.
Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi atas kontribusi Rivera selama perjalanan Persebaya Surabaya di turnamen pramusim.
Meski senang mendapat pengakuan secara individu, gelandang asal Meksiko itu menegaskan pencapaiannya tidak bisa dipisahkan dari kerja keras seluruh pemain.
“Saya tentu senang dengan penghargaan ini, tetapi saya tidak melihatnya sebagai pencapaian pribadi. Saya bisa mendapatkannya karena bantuan seluruh rekan setim,” ujar Rivera.
Menurut Rivera, kontribusi rekan setim menjadi bagian penting dalam membantu dirinya tampil maksimal sepanjang pertandingan.
Kerja keras pemain Persebaya Surabaya di setiap laga membuat dirinya bisa terus memberikan penampilan terbaik sekaligus membantu tim mengejar target yang sudah ditetapkan.
Baca Juga: Aston Villa Serius Kejar Gelandang Bayern Munchen Joao Palhinha
“Mereka bekerja keras di setiap pertandingan dan selalu membantu saya untuk memberikan penampilan terbaik,” lanjut Rivera.
Pernyataan itu sekaligus menunjukkan Rivera melihat keberhasilan Persebaya Surabaya sebagai hasil kerja kolektif, bukan sekadar pencapaian individu.
Di sisi lain, perjalanan menuju kesiapan musim baru tidak dibangun dalam waktu singkat.
Baca Juga: Kalah dari Monaco, Andoni Iraola: Fisik Liverpool yang Belum Siap Main 90 Menit
Rivera menyebut proses pembentukan kekuatan Persebaya Surabaya sudah berlangsung sejak awal pramusim melalui berbagai program latihan dan tes yang dirancang untuk mengukur kondisi pemain.
Program tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan Green Force sebelum menghadapi kompetisi resmi 2026/2027.
Para pemain menjalani sejumlah latihan sekaligus tes untuk mengetahui kondisi fisik dan mengevaluasi perkembangan masing-masing pemain secara lebih menyeluruh.
Baca Juga: Gagal di Piala AFF 2026, Dony Tri Pamungkas Harap Timnas Indonesia Lebih Baik
“Kami sudah berkembang sangat banyak. Kami terus memperbaiki diri agar siap menghadapi awal musim,” jelas Rivera.
Penilaian tersebut memperlihatkan adanya perkembangan positif di dalam skuad, tetapi proses pembenahan belum berhenti meski Persebaya Surabaya sudah membawa pulang trofi pramusim.
Justru setelah keberhasilan di Bali, pekerjaan tim memasuki fase berikutnya.
Persebaya Surabaya harus segera mengalihkan perhatian dari perayaan menuju persiapan teknis agar momentum positif yang sudah dibangun tidak berhenti hanya sebagai keberhasilan di turnamen pramusim.
Baca Juga: Persib Bandung Kembali Masuk Daftar FIFA Registration Ban Jelang Super League 2026/2027
Waktu untuk berleha-leha juga semakin terbatas karena kompetisi Super League 2026/2027 sudah menunggu.
Tim akan kembali menjalani latihan untuk mematangkan persiapan, termasuk memperbaiki aspek permainan yang masih membutuhkan perhatian sebelum pertandingan resmi dimulai.
Agenda uji coba menghadapi Penang FC menjadi salah satu kesempatan penting bagi Persebaya Surabaya untuk melanjutkan proses tersebut.
Baca Juga: Jeff Bezos Dikabarkan Segera Beli Saham Liverpool, Kesepakatan dengan FSG Bisa Terjadi Pekan Ini
Klub asal Malaysia itu akan menjadi lawan Green Force dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (15/8/2026).
Pertandingan melawan Penang FC tidak sekadar menjadi laga setelah keberhasilan di Bali.
Uji coba tersebut bisa dimanfaatkan Persebaya Surabaya untuk menjaga ritme pertandingan sekaligus melihat sejauh mana perkembangan tim setelah menjalani rangkaian persiapan sejak awal pramusim.
Baca Juga: Bali United vs PSS Sleman Jadi Laga Pembuka Super League, Ini Jadwal Lengkapnya
Bagi Rivera dan rekan-rekannya, setiap sesi latihan serta pertandingan uji coba memiliki peran penting untuk membangun kesiapan menuju musim 2026/2027.
Hasil positif di pramusim memang memberikan modal berharga, tetapi konsistensi performa di kompetisi resmi tetap menjadi tantangan utama.
Karena itu, pesan Rivera menjadi relevan bagi Persebaya Surabaya setelah mengangkat trofi.
Tim boleh menikmati keberhasilan tersebut, tetapi target yang lebih besar membutuhkan konsentrasi baru, kerja keras berkelanjutan, dan kesiapan menghadapi persaingan Super League 2026/2027.
Baca Juga: Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Akan Temui John Herdman Segera!
Rivera sendiri sudah menunjukkan sikap tersebut dengan menempatkan penghargaan individu dan keberhasilan tim sebagai bagian dari proses yang lebih panjang.
Kini, Persebaya Surabaya harus menjaga perkembangan yang sudah dicapai agar tidak berhenti di turnamen pramusim dan bisa berlanjut ketika kompetisi resmi bergulir.
Laga melawan Penang FC pada Sabtu (15/8/2026) pun menjadi langkah berikutnya dalam perjalanan tersebut.
Baca Juga: Persiraja Resmi Merekrut 5 Pemain asli Aceh, Ini Daftar Lengkapnya
Dari pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Green Force memiliki kesempatan untuk mempertahankan ritme sekaligus melakukan evaluasi sebelum benar-benar memasuki persaingan Super League 2026/2027.
Dengan waktu persiapan yang terus berjalan, Persebaya Surabaya dituntut menjaga fokus sejak sekarang.
Trofi sudah menjadi bagian dari catatan pramusim, sementara tantangan sesungguhnya akan dimulai ketika kompetisi resmi bergulir dan setiap pertandingan membawa konsekuensi terhadap target musim 2026/2027.
Baca Juga: Shin Tae-Yong Bawa 28 Pemain Persija ke TC Thailand, Tak Ada Kwon Chang-hoon dan Mauro Zijlstra