JawaPos.com - Bernardo Tavares membawa empat mantra setelah Persebaya Surabaya menjuarai Piala Presiden 2026: menciptakan sejarah, tumbuh bersama, percaya bersama, dan merayakan bersama.
Empat pesan itu disampaikan pelatih asal Portugal tersebut setelah Green Force mengalahkan Persib Bandung 6-5 melalui adu penalti di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8).
Empat Mantra Bernardo Tavares Setelah Persebaya Surabaya Juara
Empat mantra Bernardo Tavares menjadi pesan utama setelah Persebaya Surabaya mengukir sejarah sebagai juara Piala Presiden 2026 untuk pertama kalinya.
Baca Juga: Infantino Dituding Rusak Kepercayaan, Tiga Konfederasi FIFA Mulai Bersatu Melawan
Pelatih berusia 46 tahun itu menyampaikan pesan tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Senin (10/8).
“Kita telah menciptakan sejarah bersama. Kita tumbuh bersama. Kita percaya bersama. Dan sekarang, mari kita rayakan bersama!” tulis Bernardo Tavares.
Pesan tersebut mempertegas makna trofi Piala Presiden 2026 bagi Bernardo Tavares dan Persebaya Surabaya. Baginya, keberhasilan tersebut bukan hasil kerja satu atau dua sosok, melainkan buah dari perjalanan seluruh elemen tim.
Baca Juga: Aston Villa Serius Kejar Gelandang Bayern Munchen Joao Palhinha
Bernardo Tavares sebelumnya juga menulis, JUARA PIALA PRESIDEN! Sejarah telah tercipta! setelah Persebaya Surabaya mengalahkan Persib Bandung melalui drama adu penalti dengan skor 6-5.
Trofi Pertama, Sejarah Baru Green Force
Persebaya Surabaya memastikan gelar Piala Presiden 2026 setelah bermain 1-1 melawan Persib Bandung selama 120 menit di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Ramadhan Sananta membawa Green Force unggul pada menit ke-19, tetapi Persib Bandung menyamakan kedudukan melalui Patricio Matricardi empat menit berselang.
Skor 1-1 bertahan hingga extra time sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Persebaya Surabaya akhirnya menang 6-5 setelah dua eksekutor Persib Bandung, Uilliam Baros dan Hehanusa, gagal menjalankan tugasnya, sementara hanya Yuran Fernandes yang gagal dari kubu Green Force.
Gelar tersebut terasa semakin spesial karena menjadi trofi Piala Presiden pertama dalam sejarah Persebaya Surabaya.
Baca Juga: Kalah dari Monaco, Andoni Iraola: Fisik Liverpool yang Belum Siap Main 90 Menit
Bernardo Tavares pun memberikan apresiasi kepada seluruh pemain dan staf yang terlibat dalam perjalanan menuju gelar tersebut.
“Untuk pertama kalinya dalam sejarahnya, Persebaya memenangkan Piala Presiden! Trofi ini adalah hasil kerja keras, pengorbanan, komitmen, dan kepercayaan dari seluruh tim,” tulis Bernardo.
Bernardo Tavares Soroti Pengorbanan Pemain
Bernardo Tavares juga menempatkan pemain sebagai sosok yang paling layak mendapatkan apresiasi setelah Persebaya Surabaya menjadi juara Piala Presiden 2026.
Baca Juga: Gagal di Piala AFF 2026, Dony Tri Pamungkas Harap Timnas Indonesia Lebih Baik
Menurutnya, perjuangan para pemain semakin luar biasa karena harus menjalani pertandingan dengan waktu pemulihan yang sangat terbatas.
“Namun, pujian khusus harus diberikan kepada para pemain kami, yang telah memberikan segalanya di lapangan meskipun memiliki waktu pemulihan yang sangat sedikit di antara pertandingan,” lanjut Bernardo.
Persebaya Surabaya memang harus menjalani rangkaian pertandingan padat dalam perjalanan menuju final Piala Presiden 2026.
Baca Juga: Persib Bandung Kembali Masuk Daftar FIFA Registration Ban Jelang Super League 2026/2027
Setelah menyapu bersih tiga laga Grup B dengan 9 poin, Green Force mengalahkan Arema FC 1-0 di semifinal sebelum menundukkan Persib Bandung melalui adu penalti pada partai puncak.
Bernardo menilai semangat juang pemain menjadi salah satu kunci keberhasilan tersebut. “Mereka tidak pernah berhenti percaya, tidak pernah berhenti berjuang, dan tidak pernah menyerah,” ujar dia.
Bonek dan Bonita Masuk Dalam Perayaan
Selain pemain dan staf, Bernardo Tavares secara khusus menyebut Bonek dan Bonita sebagai bagian penting dari keberhasilan Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2026.
Dukungan suporter di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dinilainya memberikan energi besar bagi tim.
Baca Juga: Jeff Bezos Dikabarkan Segera Beli Saham Liverpool, Kesepakatan dengan FSG Bisa Terjadi Pekan Ini
“Dukungan yang kalian berikan kepada kami di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya sungguh spektakuler. Semangat, energi, dan suara kalian mendorong tim maju ketika kami sangat membutuhkannya,” tulis Bernardo.
Kini, Bernardo Tavares tidak ingin Persebaya Surabaya terlena terlalu lama dengan keberhasilan tersebut.
Empat mantra yang ia sampaikan sekaligus menjadi pengingat jika perjalanan Green Force masih berlanjut, terutama menuju kompetisi resmi Super League 2026/2027.
Baca Juga: Bali United vs PSS Sleman Jadi Laga Pembuka Super League, Ini Jadwal Lengkapnya
“Ini lebih dari sekadar trofi. Ini adalah sejarah. Ini Persebaya. Ini Surabaya. Ini Bonek Bonita,” tegas Bernardo.
Setelah merayakan sejarah baru bersama, target berikutnya tentu lebih besar: kembali mengejar gelar bersama Persebaya Surabaya.