JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan menghadapi Penang FC dalam International Friendly Game 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (15/8/2026) malam. Laga ini menjadi ujian penting bagi Bernardo Tavares untuk melihat kesiapan Green Force sebelum memasuki Super League 2026/2027.
Pertandingan melawan klub kasta tertinggi Liga Malaysia tersebut bukan sekadar laga uji coba bagi Persebaya. Bernardo Tavares punya kesempatan untuk menguji taktik, melihat kedalaman skuad, sekaligus menentukan pemain yang paling siap menghadapi kompetisi resmi.
Bagi Penang FC, duel di GBT juga menjadi kesempatan untuk mengukur kekuatan mereka menghadapi salah satu klub besar Indonesia. Lantas, seperti apa profil Penang FC yang akan menjadi lawan Persebaya sebelum Super League 2026/2027?
Penang FC, Klub Malaysia dengan Tradisi Panjang
Penang FC merupakan klub profesional yang berbasis di George Town, Pulau Pinang, Malaysia, dan saat ini berkompetisi di Malaysia Super League sebagai kasta tertinggi sepak bola Negeri Jiran.
Meski struktur klub modernnya resmi dibentuk pada 2020, Penang FC tetap membawa warisan sepak bola Pulau Pinang yang telah berkembang jauh sebelum era tersebut.
Klub berjuluk The Panthers itu bermarkas di Stadion Bandaraya yang terletak di jantung Kota Georgetown dengan kapasitas mencapai 20.000 penonton.
Identitas Penang FC juga tidak bisa dilepaskan dari rivalitas dengan Kedah Darul Aman FC dalam pertandingan yang dikenal sebagai Northern Region Derby.
Baca Juga: Main 489 Menit! Risto Mitrevski "Karyawan Tetap" Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2026
Bagaimana Rekam Jejak Penang FC Musim Lalu?
Penang FC menutup kompetisi Malaysia Super League 2025/2026 dengan menempati posisi ke-8 klasemen akhir setelah mengumpulkan 25 poin dari 24 pertandingan.
Catatan tersebut diperoleh melalui enam kemenangan, tujuh hasil imbang, dan 11 kekalahan sepanjang musim.
Posisi tersebut menunjukkan Penang FC bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata meski belum berada di jajaran papan atas kompetisi Malaysia.
Dengan pengalaman bermain di kasta tertinggi dan tradisi sepak bola Pulau Pinang, The Panthers tetap memiliki modal untuk memberikan ujian serius bagi Persebaya Surabaya di GBT.
Secara nilai pasar, Penang FC memiliki estimasi kekuatan skuad sekitar Rp35,20 miliar.
Angka tersebut turut memberikan gambaran mengenai komposisi tim yang akan menjadi lawan Persebaya Surabaya dalam agenda International Friendly Game 2026.
Siapa Saja Pemain Penang FC?
Menghadapi musim 2026/2027, Penang FC mulai melakukan pembenahan komposisi pemain dengan menghadirkan sejumlah amunisi anyar.
Salah satu pemain baru yang telah diumumkan secara resmi adalah Muhammad Juzaerul Jasmi.
Di posisi penjaga gawang, Penang FC memiliki Muhamad Haziq Mukriz Mohamed Hasemuddin, Sikh Izhan Nazrel Sikh Azman, dan Shafiq Afifi Shuhaimi.
Sementara itu, lini pertahanan diperkuat bek asal Ghana Richmond Tetteh Ankrah bersama pemain lokal seperti Muhammad Aikmal Roslan dan Mohammad Khairul Akmal Rokisham.
Sektor tengah juga dihuni sejumlah pemain dengan karakter berbeda, mulai dari Muhammad Khairu Azrin Khazali, Mohammad Amer Azahar, Mohamad Al Hafiz Harun, hingga pemain muda Muhaimin Izuddin Muhamad Asri.
Komposisi tersebut memberikan Penang FC sejumlah pilihan untuk menjaga keseimbangan permainan saat menghadapi tekanan Persebaya Surabaya.
Baca Juga: Francisco Rivera Raih Gelar Individu Kedua, Bidik Juara Super League Bersama Persebaya Surabaya
Di lini depan, Rodrigo Da Silva Dias menjadi salah satu nama asing yang diproyeksikan sebagai juru gedor utama Penang FC.
Kehadiran penyerang asing tersebut membuat lini belakang Persebaya Surabaya perlu menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan yang digelar di Stadion GBT.
Penang FC Jadi Ujian Persebaya Surabaya Jelang Super League
Pertandingan melawan Penang FC memiliki arti penting bagi Persebaya Surabaya karena berlangsung setelah Green Force menyelesaikan kiprah di Piala Presiden 2026.
Duel pada Sabtu (15/8/2026) pukul 19.00 WIB tersebut menjadi kesempatan bagi Bernardo Tavares untuk melihat sejauh mana kesiapan tim sebelum kompetisi Super League 2026/2027 dimulai.
Bagi Tavares, laga ini bukan sekadar pertandingan persahabatan. Duel melawan klub kasta tertinggi Malaysia tersebut menjadi kesempatan untuk mematangkan skema taktik, mengukur kedalaman skuad, sekaligus melihat kesiapan para pemain menghadapi musim baru.
Setiap pemain juga memiliki peluang menunjukkan kemampuan terbaiknya, terutama setelah Persebaya melakukan sejumlah perubahan komposisi skuad untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Karena itu, Tavares berharap laga melawan Penang FC mendapat dukungan penuh dari Bonek dan suporter Persebaya. Pelatih asal Portugal tersebut bahkan mengajak suporter memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
"Saya berharap kalian semua datang ke Stadion Gelora Bung Tomo dalam laga persahabatan melawan Penang FC (15/8). Penuhi stadion sebagai bentuk penghargaan kepada para pemain," ujar Tavares saat konferensi pers usai laga melawan Persib Bandung.
Pertemuan Persebaya dan Penang FC juga menarik karena mempertemukan dua klub dengan tradisi sepak bola yang kuat serta basis pendukung fanatik di kawasan Asia Tenggara.
Dengan demikian, International Friendly Game 2026 di Stadion GBT bukan sekadar pemanasan sebelum kompetisi resmi. Duel tersebut menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk memantapkan fondasi permainan sekaligus mengukur kesiapan skuad sebelum menghadapi tantangan Super League 2026/2027.
Baca Juga: Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Minta Pemain Tak Dihujat