JawaPos.com - Kabar gembira datang dari klub kasta kedua Indonesia, Semen Padang FC. Manajemen tim berjuluk Kabau Sirah itu mengumumkan bahwa klub sudah terbebas dari sanksi FIFA Registration Ban.
Pengumuman tersebut disampaikan manajemen Semen Padang FC melalui akun media sosial resmi instagramnya @semenpadangfcid, pada Sabtu (8/8) kemarin. Pihak Kabau Sirah memastikan sengketa tersebut telah terselesaikan dengan tuntas.
“Manajemen Semen Padang FC mengonfirmasi bahwa sengketa FIFA Ban telah diselesaikan. Nama Semen Padang FC kini sudah tidak lagi terdaftar di FIFA registration ban list,” tulis Semen Padang FC, dikutip Minggu (9/8/2026).
Baca Juga: Semen Padang FC Jalani TC di Yogyakarta, Uji Coba 5 Laga Hadapi Borneo FC hingga Kendal Tornado FC
Tentu, ini menjadi kabar yang sangat baik bagi kubu Semen Padang FC. Karena dengan begitu, mereka bisa mendaftarkan seluruh pemain barunya untuk mengarungi kompetisi Championship 2026/2027.
“Dengan ini, klub dapat segera melakukan proses registrasi pemain baru untuk mengarungi musim kompetisi mendatang,” ungkap manajemen.
“Terima kasih atas kesabaran dan dukungan penuh dari seluruh pendukung Kabau Sirah!,” lanjutnya.
Semen Padang FC mendapat sanksi FIFA Registration Ban karena sengketa keuangan serta tunggakan gaji atau kompensasi pemain dari musim lalu. Sanksi tersebut membuat Kabau Sirah tidak bisa mendaftarkan pemain baru.
Namun, manajemen baru Semen Padang FC saat ini langsung bergerak cepat untuk menuntaskan sengketa tersebut. Dengan hilangnya nama Kabau Sirah dari daftar FIFA Registration Ban, maka artinya mereka sudah menyelesaikan seluruh sengketa dengan seluruh pemain yang bersangkutan.
Sembari menuntaskan sengketa tersebut, Semen Padang FC tetap mempersiapkan tim untuk mengarungi kompetisi musim depan. Manajemen merombak besar-besaran komposisi pemain dengan mendatangkan banyak pemain bintang seperti Stefano Lilipaly, Novri Setiawan, Ilija Spasojevic, hingga Safrudin Tahar.
Perombakan tim tersebut bertujuan demi satu misi, yakni promosi ke Super League musim 2027/2028. Karena sengketa sudah selesai, manajemen Semen Padang kini telah leluasa mendaftarkan seluruh pemain barunya.
Perjuangan Semen Padang FC untuk naik ke kasta tertinggi bisa dibilang tidak mudah. Kabau Sirah tergabung dengan lawan berat di grup barat, yakni PSMS Medan, Persiraja Banda Aceh, PSPS Pekanbaru, Sumsel United, Bekasi City, Persikad Depok, PSGC Ciamis, PSIS Semarang, dan Persiku Kudus.
Adapun Semen Padang FC akan memakai Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi sebagai kandang pada Championship 2026/2027. Pasalnya, markas utama mereka, yakni Stadion Gelora Haji Agus Salim sedang dalam renovasi.