← Beranda
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
Moch. Rizky Pratama PutraSenin, 10 Agustus 2026 | 00.05 WIB
Tiga pemain Persebaya Surabaya, Alex Martins, Alfan Suaib, dan Dicky Kurniawan masih menjalani pemulihan jelang Super League 2026/2027. (Instagram @raihannutama)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya mengakhiri pramusim dengan trofi Piala Presiden 2026, tetapi tiga pemain yakni Alex Martins, Alfan Suaib, dan Dicky Kurniawan masih menjalani pemulihan cedera jelang Super League 2026/2027.

Kondisi ketiganya menjadi perhatian tim medis setelah perjalanan Green Force meraih gelar perdana Piala Presiden di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis (6/8/2026) malam.

Baca Juga: Piala Presiden 2026: Prestasi Bersejarah Persebaya, Bawa Pulang Trofi Kayu Jati Tua ke Kota Pahlawan

Alex Martins Jadi Perhatian Utama Tim Medis

Alex Martins menjadi pemain dengan cedera paling mendapat perhatian setelah mengalami dislokasi bahu saat Persebaya Surabaya menghadapi Port FC pada matchday terakhir Grup B Piala Presiden 2026.

Insiden tersebut terjadi pada menit ke-90+1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (1/8/2026), ketika sang striker salah mendarat dan bahunya menahan beban tubuh.

Tim medis langsung memberikan pertolongan di lapangan, tetapi upaya reposisi bahu tidak bisa dilakukan secara optimal karena massa dan kekuatan otot Alex cukup besar.

Chief Medical Officer Persebaya Surabaya, dr. Pratama Wicaksana Wijaya, Sp.KO atau dr. Tommy, kemudian membawa Alex ke Mayapada Hospital untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

"Pada pertandingan terakhir melawan Port FC, Alex Martins mengalami dislokasi bahu. Saat insiden terjadi, tim medis sebenarnya sudah berupaya melakukan reposisi di lapangan, namun karena massa dan kekuatan otot Alex cukup besar, reposisi tidak dapat dilakukan secara optimal di lokasi pertandingan," ujar dr. Tommy, Senin (3/8/2026).

Sesampainya di Mayapada Hospital, Alex menjalani tindakan reposisi bahu dengan pembiusan dan prosedur tersebut berjalan dengan baik.

Setelah posisi bahunya kembali normal, penyerang tersebut memasuki fase rehabilitasi dengan pengawasan tim medis secara menyeluruh.

Baca Juga: Eks Persebaya Ripal Wahyudi Gabung Dewa United, Siap Jadi Jangkar Lini Tengah Banten Warrior

Alfan Suaib dan Dicky Kurniawan Masih Pemulihan

Selain Alex Martins, Alfan Suaib dan Dicky Kurniawan juga masih menjalani pemulihan cedera menjelang kompetisi Super League 2026/2027.

Kabar tersebut disampaikan dr. Tommy pada Sabtu (8/8/2026), sehari setelah Persebaya Surabaya memastikan diri sebagai juara Piala Presiden 2026.

“Ada Alfan dan Dicky juga yang cedera (selain Alex Martins),” ujar dr. Tommy kepada JawaPos.com, Sabtu (8/8/2026).

Kondisi tersebut membuat tim medis harus memantau perkembangan ketiga pemain sebelum mereka kembali mengikuti aktivitas tim secara penuh.

Alfan Suaib memiliki kondisi berbeda dibandingkan Dicky Kurniawan karena tidak tampil dalam Piala Presiden 2026.

Sementara Dicky sempat mendapatkan kesempatan tampil sebagai starter ketika Persebaya Surabaya menghadapi PSMS Medan pada pertandingan kedua Grup B sebelum ditarik keluar dan digantikan Yann Mabella pada menit ke-35.

Belum ada rincian mengenai waktu pasti ketiga pemain tersebut kembali berlatih penuh bersama tim.

Persebaya Surabaya kini memiliki waktu untuk memaksimalkan proses pemulihan sebelum memasuki persaingan Super League 2026/2027.

Baca Juga: Toni Firmansyah Dapat Kepercayaan Penuh Bernardo Tavares, Siap Tampil Lebih Baik untuk Persebaya

Persebaya Surabaya Tak Mau Ambil Risiko

Kondisi Alex Martins memperlihatkan pendekatan hati-hati Persebaya Surabaya dalam menangani pemain yang mengalami cedera di tengah padatnya agenda pramusim.

Setelah tindakan reposisi, tim medis melakukan pemeriksaan MRI untuk mengevaluasi jaringan di sekitar sendi bahu dan memastikan kondisi sang pemain.

"Saat ini kondisi Alex sudah jauh lebih baik. Posisi bahunya telah kembali normal, dan kami juga telah melakukan pemeriksaan MRI untuk evaluasi lebih lanjut," ungkap dr. Tommy.

Alex kemudian menjalani program rehabilitasi yang melibatkan dokter spesialis ortopedi, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, serta dokter spesialis kedokteran olahraga.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena Persebaya Surabaya tidak sekadar mengejar pemulihan cepat, tetapi juga memastikan pemain kembali dalam kondisi optimal.

"Harapannya, Alex bisa pulih secara optimal dan kembali ke lapangan dalam kondisi terbaiknya," lanjut dokter lulusan Program Spesialis Kedokteran Olahraga Universitas Indonesia tersebut.

Trofi Perdana Jadi Modal Menuju Super League

Di tengah persoalan cedera tersebut, Persebaya Surabaya tetap mampu menutup Piala Presiden 2026 dengan prestasi besar.

Green Force menjadi juara setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti 6-5, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit pada final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis (6/8/2026).

Trofi tersebut menjadi gelar perdana Persebaya Surabaya di Piala Presiden sekaligus modal positif menyambut Super League 2026/2027.

Namun, keberhasilan itu harus diikuti dengan pemulihan kondisi pemain agar skuad Bernardo Tavares bisa memasuki kompetisi resmi dengan kekuatan terbaik.

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares sebelumnya menegaskan tim tidak boleh bergantung pada satu pemain, termasuk ketika Alex Martins mengalami cedera.

"Alex memang pemain penting bagi kami, tetapi kami tidak bisa bergantung pada satu pemain saja. Kami memiliki skuad yang lebih dari sebelas pemain," tegas pelatih asal Portugal tersebut.

Dengan Alex Martins, Alfan Suaib, dan Dicky Kurniawan masih berada dalam proses pemulihan jelang persiapan Persebaya Surabaya menuju Super League 2026/2027.

Bagi Green Force, keberhasilan menjaga kondisi pemain selama masa transisi dari pramusim ke kompetisi resmi akan menjadi bagian penting dari upaya mempertahankan momentum setelah mengangkat trofi Piala Presiden 2026.

EDITOR: Banu Adikara