← Beranda
Instagram Song Ui-young Diserbu Suporter Usai Kartu Merah Batal, Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal
Moch. Rizky Pratama Putra• Sabtu, 8 Agustus 2026 | 16.18 WIB
Instagram Song Ui-young diserbu oknum suporter setelah kartu merahnya dibatalkan VAR dalam laga Singapura vs Timnas Indonesia. (Instagram/@fasingapore)

 

JawaPos.com — Kanal Instagram Song Ui-young diserbu kritik oknum suporter setelah Singapura menahan imbang Timnas Indonesia 1-1 pada laga terakhir fase grup Piala AFF 2026 pada Jumat (7/8/2026).

Sorotan mengarah kepada pemain Singapura tersebut setelah kartu merahnya pada menit ke-55 dibatalkan wasit Abdullah Salim Khalfan Al Amouri melalui pemeriksaan VAR, sementara hasil imbang membuat Timnas Indonesia tersingkir dari turnamen.

Mengapa Instagram Song Ui-young Diserbu Oknum Suporter?

Instagram pribadi Song Ui-young dibanjiri komentar bernada kritik setelah laga Timnas Indonesia melawan Singapura berakhir 1-1.

Baca Juga: Kartu Merah Pemain Singapura Dibatalkan! 4 Fakta Timnas Indonesia Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF

Sejumlah oknum suporter melampiaskan kekecewaan di kanal pemain Singapura itu setelah keputusan wasit membatalkan kartu merah mantan pemain Persebaya Surabaya itu ikut menjadi sorotan.

Komentar yang muncul cukup beragam, mulai dari sindiran hingga tudingan terkait keputusan wasit yang menguntungkan Song Ui-young.

“Waiting for karma,” tulis salah satu suporter di kolom komentar Instagram Song Ui-young.

Baca Juga: Timnas Indonesia Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026, Erick Thohir Langsung Evaluasi

Ada pula oknum suporter yang melontarkan tudingan lebih serius kepada pemain Singapura tersebut.

“Menurutku, kamu menyuap wasit agar terhindar dari kartu merah, supaya kamu bisa bermain di semifinal,” tulis salah satu suporter.

Komentar lain juga menyinggung langsung momen kartu merah yang akhirnya dianulir. “Kurang satu tadi yang gak jadi di kartu merah,” tulis salah satu suporter, sedangkan komentar lainnya berbunyi, “Oh ini yang nyikut ga jadi kartu merah.”

Bagaimana Kronologi Kartu Merah Song Ui-young?

Kontroversi bermula pada menit ke-55 ketika bola sedang dikuasai kiper Singapura, Izwan Mahbud. Ivar Jenner dan Ui Young Song kemudian terlibat pertikaian dalam situasi yang membuat pertandingan sempat memanas.

Sesaat sebelum Mahbud melempar atau menendang bola, Ivar Jenner menjatuhkan Ui Young Song. Setelah kembali berdiri, pemain Singapura tersebut kemudian melayangkan sikutan ke badan Ivar Jenner.

Wasit Abdullah Salim Khalfan Al Amouri mengambil keputusan dengan memberikan kartu kuning kepada kedua pemain.

Baca Juga: Imbang 1-1 Lawan Singapura, Timnas Indonesia Gagal Lolos Semifinal Piala AFF 2026

Kartu kuning untuk Song Ui-young menjadi persoalan besar karena sang pemain sebelumnya sudah mengantongi kartu kuning.

Artinya, kartu kuning kedua tersebut otomatis membuat Song Ui-young harus menerima kartu merah dan meninggalkan pertandingan.

Pemain Singapura itu sempat berjalan keluar lapangan sambil terus melontarkan protes kepada ofisial keempat.

VAR Mengubah Keputusan Wasit

Situasi berubah ketika wasit Al Amouri memutuskan memeriksa tayangan ulang melalui monitor VAR. Pertandingan pun terhenti ketika sang pengadil lapangan melihat kembali insiden yang melibatkan Ivar Jenner dan Song Ui-young.

Setelah melihat tayangan monitor VAR, Al Amouri membatalkan kartu yang diberikan kepada kedua pemain.

Baca Juga: Tampil Dominan, Timnas Indonesia Belum Bisa Bikin Gol Lawan Singapura di Babak Pertama

Keputusan tersebut membuat Ivar Jenner dan Song Ui-young sama-sama batal menerima kartu kuning, sehingga Song Ui-young juga batal keluar lapangan.

Pembatalan kartu merah itu menjadi salah satu momen paling disorot dalam pertandingan.

Sebab, keputusan tersebut membuat Song Ui-young tetap berada di lapangan dan bisa melanjutkan pertandingan ketika Singapura masih berusaha mengejar ketertinggalan.

Hanya sekitar 11 menit setelah keputusan tersebut, Singapura berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Ilhan Fandi mencetak gol pada menit ke-66 untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026

Gol Ilhan Fandi membuat pertandingan semakin berat bagi Timnas Indonesia yang harus mempertahankan keunggulan sekaligus menjaga peluang lolos ke semifinal Piala AFF 2026.

Namun, hingga pertandingan berakhir, tidak ada lagi gol yang tercipta dan skor 1-1 tetap bertahan.

Hasil tersebut membuat perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 berakhir pada fase grup.

Baca Juga: Hadapi Singapura, Ini Syarat Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026

Kegagalan lolos ke semifinal kemudian membuat keputusan-keputusan kontroversial dalam laga kontra Singapura kembali menjadi perbincangan suporter.

Salah satu sasaran kritik adalah Song Ui-young karena namanya berkaitan langsung dengan insiden pada menit ke-55.

Padahal, keputusan akhir soal kartu tersebut berada di tangan wasit Al Amouri setelah melakukan pemeriksaan melalui VAR.

Serbuan komentar di Instagram Song Ui-young pun menjadi buntut dari kekecewaan sejumlah oknum suporter Timnas Indonesia. Bahkan, ada komentar bernada intimidatif yang ditujukan kepada pemain Singapura tersebut.

“Aku akan menunggumu di Indonesia—tunggu saja dan lihat nanti,” tulis salah satu suporter. Komentar seperti itu menunjukkan panasnya reaksi setelah Timnas Indonesia gagal melanjutkan kiprah ke semifinal Piala AFF 2026.

Di sisi lain, kronologi pertandingan menunjukkan kontroversi kartu merah tersebut bukan satu-satunya momen penting.

Setelah kartu merah Song Ui-young dibatalkan, Singapura mencetak gol penyama kedudukan 11 menit kemudian melalui Ilhan Fandi dan skor 1-1 bertahan sampai peluit akhir.

Hasil imbang tersebut menjadi pukulan bagi Timnas Indonesia karena laga terakhir fase grup tidak berujung kemenangan.

Sementara itu, Song Ui-young tetap berada di lapangan setelah keputusan VAR mengubah kartu kuning yang sebelumnya membuatnya harus menerima kartu merah.

Pada akhirnya, sorotan terhadap Song Ui-young di media sosial tidak terlepas dari rangkaian kejadian tersebut.

Kontroversi bermula dari sikutan kepada Ivar Jenner, berlanjut dengan kartu merah yang dibatalkan melalui VAR, lalu ditutup dengan kegagalan Timnas Indonesia lolos ke semifinal Piala AFF 2026.

EDITOR: Edi Yulianto