← Beranda
Meski Kalah di Piala Presiden, Pelatih Persib Igor Tolic Tetap Berikan Apresiasi Tinggi pada Pemain
Antara• Jumat, 7 Agustus 2026 | 23.43 WIB
Pesepak bola Persib Bandung Patricio Martin Matricardi. (Nyoman Hendra Wibowo/Antara)
 

 

JawaPos.com - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic tetap memberikan apresiasi tinggi kepada daya juang pemain meski timnya menelan kekalahan pada laga final Piala Presiden 2026.

Persib gagal membawa trofi Piala Presiden untuk kedua kali setelah dikalahkan Persebaya Surabaya melalui babak adu penalti yang berakhir dengan skor 4-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/7).

Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 pada waktu normal dan tambahan waktu setelah gol Ramadhan Sananta disamakan Patricio Matricardi di babak pertama.

Baca Juga: Leao, Modric, hingga Goncalo Dipastikan Tampil Lawan Chelsea di SUGBK

"Kami menembus partai puncak dengan kondisi tim yang tidak utuh. Kami mengorbitkan banyak pemain muda, dan pada akhirnya harus kalah lewat adu penalti," kata Igor Tolic, dikutip dari laman resmi Persib seperti dilansir dari Antara, Jumat (7/8).

Persib sejak awal turnamen tak diperkuat pemain-pemain terbaiknya karena mereka membela timnas Indonesia di ASEAN Hyundai Cup (Piala AFF) 2026.

Sebanyak tujuh pemain masuk dalam skuad final Garuda untuk turnamen paling bergengsi di Asia Tenggara itu. Mereka adalah Beckham Putra, Thom Haye, Eliano Reijnders, Marc Klok, Saddil Ramdani, serta dua penggawa anyar mereka, Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen.

Baca Juga: Resmi Jadi Pemain Trabzonspor, Mohamed Salah Ingin Buat Sejarah

Absennya pemain-pemain kunci itu membuat Persib memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda untuk tampil di turnamen pramusim ini, seperti Nazriel Alfaro Syahdan, Rafi Rasyiq, Adzikry Fadlillah, Faris Abdul Hafizh, hingga Ikhwan Ali Tanamal.

Di final, Maung Bandung juga kehilangan Mariano Peralta pada menit ke-112 karena kartu merah, sehingga mereka harus bermain dengan 10 pemain.

Kiper Fitrah Maulana sempat memperpanjang napas timnya setelah berhasil menepis tendangan penalti Yuran Fernandes. Aksi itu membawa babak penalti ke sudden death, yang mana Hamra Hehanusa gagal mengeksekusi tendangan dengan baik, sementara penendang penalti terakhir Persebaya Gledson menuntaskan tugasnya.

"Adu penalti itu soal keberuntungan. Hari ini kami tertinggal 0-1 lalu bisa menyamakan skor 1-1 walau kalah jumlah pemain. Kami memang bukan juara, tapi saya yakin Bobotoh bisa tersenyum bangga melihat bagaimana tim ini berjuang dan bagaimana identitas permainan kami untuk musim depan," tegas Tolic.

Meski gagal meraih trofi, Tolic memastikan perjalanan Persib tidak berhenti di Piala Presiden.

Dia menegaskan fokus tim kini beralih sepenuhnya untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Super League 2026/27 dan babak play-off AFC Champions League Two.

Baca Juga: Jadwal Moto3 2026, Veda Ega Pratama Siap Lahap Free Practice dan Practice di Sirkuit Silverstone

"Tugas kami sekarang adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk kompetisi liga dan kualifikasi Champions League. Para pemain harus mempertahankan standar permainan seperti ini. Soal motivasi dan tekad untuk menang, tak ada yang perlu diragukan dari mereka. Mental juara ini akan terus kami jaga," ucap Tolic.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah