← Beranda
Selebrasi Ikonik Ramadhan Sananta! Striker Persebaya Surabaya Jawab Keraguan dengan Gol
Moch. Rizky Pratama Putra• Jumat, 7 Agustus 2026 | 16.19 WIB
Ramadhan Sananta melakukan selebrasi ikonik setelah mencetak gol untuk Persebaya Surabaya saat menghadapi Persib Bandung di final Piala Presiden 2026. (Piala Presiden 2026)

 

JawaPos.com — Ramadhan Sananta menjawab keraguan terhadap performanya di Piala Presiden 2026 dengan mencetak gol untuk Persebaya Surabaya saat menghadapi Persib Bandung di final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis (6/8/2026) malam.

Gol menit ke-17 itu membawa Persebaya Surabaya unggul 1-0 sebelum laga berakhir 1-1 dalam 120 menit dan dimenangi lewat adu penalti 6-5.

Bagaimana Ramadhan Sananta Membuka Keunggulan Persebaya Surabaya?

Ramadhan Sananta menjadi pencetak gol pertama Persebaya Surabaya dalam laga final Piala Presiden 2026 setelah memanfaatkan umpan terukur Rachmat Irianto pada menit ke-17.

Baca Juga: Tidak Ada Konvoi Juara Piala Presiden 2026 Hari Ini, Persebaya Surabaya Pilih Liburan di Bali

Penyelesaian striker tersebut tidak mampu dihentikan penjaga gawang Persib Bandung sehingga Green Force sempat memimpin 1-0.

Gol itu terasa semakin penting karena lahir hanya satu menit setelah Sananta mendapatkan peluang dari jarak dekat.

Sontekannya ketika itu masih melebar tipis di sisi kiri gawang Persib Bandung, tetapi sang striker tidak membutuhkan waktu lama untuk menebus kegagalan tersebut.

Sebelum gol Sananta, Persebaya Surabaya juga sudah memberikan ancaman pada menit ke-16. Yuran Fernandes melepaskan tendangan first time dari dalam kotak penalti, tetapi bola masih mampu diamankan penjaga gawang Persib Bandung.

Baca Juga: Bonek Juaranya! Azrul Ananda Bangga Suporter Persebaya Surabaya Jadi yang Terbaik di Piala Presiden

Situasi tersebut memperlihatkan agresivitas Persebaya Surabaya pada awal pertandingan final Piala Presiden 2026.

Setelah peluang Yuran Fernandes dan Sananta, gol pada menit ke-17 akhirnya membuat usaha Green Force membuahkan hasil dan memberikan momentum penting dalam pertandingan perebutan trofi.

Selebrasi Ramadhan Sananta Jadi Sorotan

Fakta yang membuat gol Ramadhan Sananta semakin menarik bukan hanya dampaknya terhadap pertandingan, tetapi juga selebrasi yang dilakukan sang striker.

Setelah bola bersarang di gawang Persib Bandung, Sananta mengangkat tangan di samping telinga seakan-akan siap menampung segala kritik yang sebelumnya diarahkan kepadanya.

Selebrasi tersebut menjadi simbol jawaban Sananta terhadap keraguan banyak pihak mengenai performanya selama mengikuti Piala Presiden 2026.

Baca Juga: Bernardo Tavares Minta Bonek Penuhi GBT 15 Agustus, Rayakan Juara Persebaya Surabaya Bersama!

Alih-alih memberikan respons lewat kata-kata, striker Persebaya Surabaya itu menunjukkan jawabannya di atas lapangan melalui gol pada partai final.

Momentum itu juga hadir di laga dengan taruhan besar karena Persebaya Surabaya sedang berusaha mengamankan trofi perdana di ajang Piala Presiden.

Gol Sananta pada menit ke-17 membuat perjuangan Green Force untuk meraih gelar semakin terbuka, meski Persib Bandung kemudian mampu memberikan balasan.

Persib Bandung menyamakan kedudukan pada menit ke-23 melalui situasi kemelut di depan gawang Persebaya Surabaya.

Baca Juga: Reza Arya Bangga Antarkan Persebaya Surabaya Juara, Minta Bonek Hadir 15 Agustus di Gelora Bung Tomo

Skor 1-1 kemudian bertahan sampai pertandingan melewati 120 menit sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Bonek Langsung Beri Dukungan untuk Sananta

Selebrasi dan gol Ramadhan Sananta juga mendapatkan respons positif dari Bonek di kanal Instagram Persebaya Surabaya.

Sejumlah komentar menunjukkan dukungan sekaligus apresiasi terhadap penampilan striker tersebut setelah mampu mencetak gol penting pada laga final.

“Bagus, Sananta. Dan untuk tim ofisial serta pelatih saatnya melakukan operan akurat dan tembakan ke gawang. Kita pasti bisa,” ujar salah satu Bonek.

Komentar tersebut memperlihatkan apresiasi terhadap Sananta sekaligus harapan agar Persebaya Surabaya semakin berani menerapkan permainan yang mengarah pada umpan dan penyelesaian ke gawang.

Dukungan lain juga datang dari Bonek yang menuliskan, “Semangat lupp @m.ramadhansn,” sebagai bentuk suntikan semangat kepada Sananta.

Baca Juga: Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan

Ada pula komentar singkat, “Yo ngunu bro @m.ramadhansn,” yang ikut merayakan keberhasilan sang striker mencetak gol di final.

Respons Bonek semakin menarik ketika salah satu suporter menyebut Sananta dengan nama pemain top dunia.

“Yoiki Ferran Torres e Persebaya,” ujar salah satu Bonek, sedangkan komentar lainnya berbunyi, “ACC nomer songo @m.ramadhansn.”

Gol Sananta Jadi Bagian dari Gelar Perdana

Ramadhan Sananta memang tidak mencetak gol penentu kemenangan karena laga final Piala Presiden 2026 harus diselesaikan lewat adu penalti.

Namun, gol menit ke-17 tetap menjadi bagian penting dari perjalanan Persebaya Surabaya meraih trofi perdana di turnamen tersebut.

Baca Juga: Francisco Rivera Pemain Terbaik Piala Presiden 2026! Kapten Persebaya Surabaya Raih Rp 100 Juta

Setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit, Persebaya Surabaya akhirnya mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti dengan skor 6-5.

Hasil itu memastikan Green Force keluar sebagai juara Piala Presiden 2026 sekaligus menutup perjalanan turnamen dengan pencapaian manis.

Bagi Sananta, tentu gol tersebut memiliki makna lebih dari sekadar membuka skor final.

Selebrasi mengangkat tangan di samping telinga membuat momen tersebut semakin ikonik karena sang striker seperti memberikan ruang kepada kritik untuk datang, lalu menjawabnya dengan gol.

Trofi Piala Presiden 2026 pun menjadi modal positif Persebaya Surabaya menyambut kompetisi musim 2026/2027.

Di tengah sorotan terhadap performa Sananta, satu gol di final dan selebrasi ikoniknya kini menjadi bagian dari cerita Green Force ketika mengangkat trofi perdana Piala Presiden.

EDITOR: Edi Yulianto