← Beranda
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Moch. Rizky Pratama Putra• Jumat, 7 Agustus 2026 | 15.19 WIB
CEO Persebaya Azrul Ananda (kanan) dukung keputusan panitia gelar semifinal dan final Piala Presiden 2026 di venue netral. (Istimewa)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya resmi menjadi juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung 6-5 melalui adu penalti di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis (6/8/2026) malam.

Hasil itu diraih setelah kedua tim bermain 1-1 selama 120 menit, sekaligus memberi Persebaya Surabaya trofi perdana Piala Presiden dan suntikan kepercayaan diri menuju musim 2026/2027.

Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda langsung menyampaikan apresiasi setelah Green Force memastikan gelar juara tersebut.

Baca Juga: Francisco Rivera Pemain Terbaik Piala Presiden 2026! Kapten Persebaya Surabaya Raih Rp 100 Juta

Dalam pesan yang disampaikan Jumat (7/8/2026) melalui kanal Instagram Persebaya Surabaya, Azrul menilai perjuangan di Piala Presiden 2026 menjadi gambaran penting untuk menghadapi musim sesungguhnya.

“Alhamdulillah. Persebaya menjadi juara Piala Presiden 2026. Selamat untuk seluruh pemain, pelatih, manajemen, dan seluruh staf yang telah mencurahkan segala energinya untuk menghadapi musim bersejarah ke depan,” ujar Azrul Ananda.

Gelar tersebut juga datang setelah perjalanan singkat namun padat di Piala Presiden 2026.

Baca Juga: Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026

Persebaya Surabaya mampu menjaga momentum hingga partai puncak dan kemudian menuntaskan laga final melalui adu penalti, sebuah situasi yang menuntut ketenangan pemain serta kesiapan seluruh tim.

Kemenangan 6-5 atas Persib Bandung membuat trofi perdana Piala Presiden 2026 terasa semakin istimewa.

Bagi klub, keberhasilan itu dapat menjadi bekal mental sebelum menghadapi tantangan kompetisi 2026/2027 yang tentu memiliki tuntutan lebih panjang dan tekanan lebih besar.

Apa pesan Azrul Ananda setelah Persebaya Surabaya juara?

Azrul Ananda menegaskan gelar Piala Presiden 2026 bukan hanya milik pemain yang tampil di lapangan, melainkan hasil kerja seluruh elemen klub.

Presiden Persebaya Surabaya itu juga secara khusus menyampaikan ucapan selamat kepada suporter yang terus menjaga klub dalam berbagai kondisi.

“Selamat kepada seluruh suporter Persebaya di mana pun Anda berada. Kalian adalah suporter juara. Kalian telah menjaga klub ini dalam kondisi dan situasi apa pun,” kata Azrul.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026! Kalahkan Persib Bandung Lewat Adu Penalti 6-5

Azrul juga memberikan apresiasi kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir serta Maruarar Sirait dan jajaran penyelenggara Piala Presiden.

Menurutnya, perubahan yang dibawa Erick Thohir telah menciptakan lingkungan kompetisi yang lebih baik, sementara penyelenggara berhasil menyediakan panggung istimewa bagi Persebaya Surabaya untuk mencatat sejarah.

“Terima kasih kepada Bang Erick Thohir, ketua umum PSSI. Bagaimana pun, perubahan yang beliau bawa telah menciptakan lingkungan kompetisi yang lebih baik,” ujarnya.

Mengapa gelar Piala Presiden 2026 terasa penting?

Persebaya Surabaya mengakhiri final dengan cara dramatis setelah skor 1-1 bertahan hingga 120 menit.

Baca Juga: Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!

Adu penalti kemudian menjadi penentu, dengan Green Force menang 6-5 atas Persib Bandung sekaligus mengamankan trofi perdana klub di Piala Presiden.

Meski berstatus turnamen pramusim, Azrul merasakan dampak besar dari kemenangan tersebut bagi orang-orang yang mencintai Persebaya Surabaya.

Kebahagiaan itu, menurutnya, harus menjadi dorongan agar klub terus mengejar pencapaian berikutnya dengan cara sebaik-baiknya.

“Walau pun ini masih pramusim, tapi saya bisa merasakan betapa besarnya kebahagiaan yang telah diberikan Persebaya kepada semua pihak yang mencintainya,” tutur Azrul.

Baca Juga: Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Ramadhan Sananta Pecah Telur!

“Ini mendorong kami untuk terus melangkah ke depan, terus mengejar kebahagiaan-kebahagiaan selanjutnya. Dengan cara yang sebaik-baiknya,” lanjutnya.

Azrul juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi atas kolaborasi yang diberikan untuk membantu mewujudkan Persebaya Surabaya yang lebih baik.

Apresiasi serupa diberikan kepada Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan yang disebut Azrul selalu penuh energi menemani dan menjadi bapak bagi seluruh pecinta Persebaya.

Baca Juga: Ramadhan Sananta Starter! Daftar Susunan Pemain Persebaya vs Persib di Final Piala Presiden

Pesan Azrul juga menunjukkan fokus klub tidak berhenti pada seremoni pengangkatan trofi.

Setelah merasakan kebahagiaan bersama suporter, Persebaya Surabaya dituntut mempertahankan energi positif tersebut agar bisa terus berkembang dan mengejar kebahagiaan berikutnya.

Apa makna “Menuju Bintang Melalui Kesulitan”?

Di tengah euforia juara, Azrul Ananda justru mengingatkan perjalanan Persebaya Surabaya ke depan tidak akan selalu mudah.

Ia mengaitkan situasi itu dengan motto Kansas, “Ad Astra per Aspera”, yang memiliki arti “To The Stars Through Difficulty” atau “Menuju Bintang Melalui Kesulitan”.

Azrul menyampaikan pesan tersebut setelah meminta izin belum bisa ikut berpesta bersama teman-teman karena harus mengantarkan putranya berangkat sekolah ke Kansas.

Tempat itu juga memiliki arti personal karena menjadi lokasi Azrul tumbuh dan berkembang hingga membantu membentuk dirinya seperti sekarang.

“Saya ingin berbagi sedikit tentang motto Kansas, yaitu "Ad Astra per Aspera". Artinya "To The Stars Through Difficulty", atau "Menuju Bintang Melalui Kesulitan",” kata Azrul.

Baca Juga: Persib Favorit Juara, Bernardo Tavares Yakin Persebaya Mampu Beri Perlawanan di Final Piala Presiden

“Dalam hidup ini, kalau ingin meraih yang terbaik, harus siap menjalani segala kesulitan,” lanjutnya. Pesan itu kemudian ia tarik langsung ke perjalanan Persebaya Surabaya, termasuk perjuangan di final Piala Presiden 2026.

Persebaya Surabaya diminta siap menghadapi musim sesungguhnya

Azrul Ananda menilai perjuangan di final Piala Presiden 2026 menjadi contoh konkret mengenai kesulitan yang harus dilewati untuk mendapatkan hasil terbaik.

Karena itu, kemenangan atas Persib Bandung tidak diposisikan sebagai akhir perjalanan, melainkan pijakan untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

“Seperti yang telah dilalui Persebaya di final Piala Presiden. Dan seperti yang harus siap kita hadapi di musim yang sesungguhnya nanti!” tegas Azrul.

Pernyataan tersebut menjadi penanda jika trofi perdana Piala Presiden 2026 sekaligus membawa ekspektasi baru bagi Persebaya Surabaya.

Dukungan suporter menjadi bagian penting dalam pesan Presiden Persebaya Surabaya tersebut. Azrul secara terbuka menyebut suporter sebagai “suporter juara” karena mereka tetap menjaga klub dalam kondisi dan situasi apa pun.

Azrul menutup pesannya dengan ucapan selamat dan terima kasih kepada semua pihak yang ikut mengantarkan Green Force menjadi juara. “Sekali lagi, selamat dan terima kasih. Bismillah 2027. Salam Satu Nyali, WANI!”

EDITOR: Edi Yulianto