← Beranda
Igor Tolic Bongkar Taktik Persebaya Surabaya! Persib Bandung Siap Hadapi Final Piala Presiden 2026
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 6 Agustus 2026 | 15.50 WIB
Igor Tolic membeberkan gaya main Persebaya Surabaya jelang final Piala Presiden 2026 kontra Persib Bandung. (Persib)

 

JawaPos.com — Pelatih Persib Bandung Igor Tolic membocorkan gaya main Persebaya Surabaya jelang final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) pukul 20.00 WIB.

Menurut Tolic, Green Force mengandalkan low block, pertahanan disiplin, serangan balik cepat, dan bola mati yang bisa menghukum kesalahan lawan.

Tolic menilai karakter permainan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya memiliki sejumlah kemiripan, terutama dalam menjaga pertahanan dan memanfaatkan ruang melalui transisi.

Baca Juga: Persib Bandung Favorit Final Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares: Persebaya Surabaya Tak Gentar!

Karena itu, pertandingan final diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama memiliki pendekatan permainan yang mengutamakan organisasi pertahanan.

"Persebaya punya banyak pemain berbahaya. Mereka juga memainkan low block dan serangan balik yang sangat bagus. Mereka tidak membuat kesalahan, tapi ketika Anda melakukannya, mereka akan menghukum Anda," ujar Tolic.

Mengapa Tolic Waspadai Serangan Balik Persebaya Surabaya?

Tolic menilai serangan balik menjadi salah satu senjata utama Persebaya Surabaya yang harus diantisipasi Persib Bandung.

Ketika lawan kehilangan bola atau membuat kesalahan dalam membangun serangan, Green Force dinilai memiliki kemampuan untuk langsung memanfaatkan ruang yang tersedia.

Baca Juga: Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara

Pelatih asal Kroasia itu juga menyoroti kualitas Persebaya Surabaya ketika mendapatkan situasi bola mati.

Menurut Tolic, Green Force memiliki pemain yang mampu mencetak gol melalui set pieces sehingga Persib Bandung tidak boleh memberikan kesempatan mudah di sekitar kotak penalti.

"Dalam set pieces, mereka punya pemain yang bisa mencetak gol. Jadi kami punya kesamaan bermain, hanya sedikit perbedaannya. Karena ini masih awal musim, semua orang memainkan low block," tambahnya.

Kewaspadaan tersebut menjadi penting karena final Piala Presiden 2026 digelar setelah kedua tim menjalani jadwal padat.

Persib Bandung baru saja mengalahkan Persija Jakarta 2-1 di semifinal, sementara Persebaya Surabaya melaju ke partai puncak setelah menang 1-0 atas Arema FC.

Tolic Belum Tentukan Starting XI Persib Bandung

Selain memetakan kekuatan Persebaya Surabaya, Tolic masih belum menentukan sebelas pemain yang akan menjadi starter Persib Bandung di final.

Baca Juga: Final Piala Presiden, Bernardo Tavares Sebut Persib Favorit tetapi Persebaya Tetap Optimistis

Kondisi fisik pemain menjadi pertimbangan utama karena waktu pemulihan sangat singkat setelah pertandingan semifinal.

Sehari setelah kemenangan atas Persija Jakarta, seluruh pemain Persib Bandung menjalani sesi recovery di hotel.

Program tersebut meliputi latihan ringan di dalam ruangan hingga terapi berendam air es untuk membantu mengembalikan kebugaran pemain.

Baca Juga: AFC Restui Jadwal Final Piala Presiden Elite 2026, Persib vs Persebaya Digelar 6 Agustus

"Kami akan lihat kondisi terakhir besok lalu akan putuskan siapa yang cukup sehat untuk bermain. Hari ini kami hanya memulihkan kebugaran, sementara untuk laga besok kita akan lihat bersama," ujar Tolic.

Situasi itu membuat Tolic harus berhati-hati menentukan komposisi tim.

Ia tidak hanya membutuhkan pemain dengan kualitas teknis terbaik, tetapi juga pemain yang berada dalam kondisi fisik paling siap untuk menjalani final Piala Presiden 2026.

Duet Uilliam Barros-Balsa Sekulic Jadi Senjata

Persib Bandung tetap memiliki alasan untuk optimistis meski menghadapi Persebaya Surabaya dengan waktu pemulihan terbatas.

Lini depan Maung Bandung mulai menunjukkan produktivitas melalui duet Uilliam Barros dan Balsa Sekulic yang masing-masing sudah mencetak tiga gol di Piala Presiden 2026.

Tolic melihat catatan tersebut sebagai sinyal positif menjelang pertandingan penentuan. Namun, ia mengakui Persib Bandung belum memiliki waktu latihan yang cukup untuk menyempurnakan pola serangan secara keseluruhan.

"Selalu menjadi hal yang bagus saat seorang striker mencetak gol dan begitu juga seorang pemain bertahan yang bertahan dengan baik. Kami belum cukup berlatih untuk mengatur penyerangan, melainkan hanya bermain solid," katanya.

Baca Juga: Reaksi 3 Pemain Persib Bandung usai Kalahkan Persija Jakarta di Piala Presiden 2026

Kondisi tersebut membuat Persib Bandung kemungkinan kembali mengandalkan permainan solid saat menghadapi Green Force.

Di sisi lain, kemampuan Uilliam Barros dan Balsa Sekulic memanfaatkan peluang akan menjadi faktor penting jika Persib Bandung ingin membongkar pertahanan Persebaya Surabaya.

Persib Bandung Ingin Ulangi Sejarah 2015

Final Piala Presiden 2026 menjadi kesempatan Persib Bandung meraih trofi kedua sepanjang sejarah turnamen.

Maung Bandung sebelumnya menjadi juara pada edisi perdana Piala Presiden 2015 setelah mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Baca Juga: Umuh Muchtar Sebut Persib Bandung Belum di Level Terbaik meski Tembus Final Piala Presiden

Sebelas tahun setelah kesuksesan tersebut, Persib Bandung kembali berada di ambang gelar.

Kali ini, trofi harus diperebutkan melalui duel kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) pukul 20.00 WIB.

Namun, Tolic tetap menyadari ancaman dari kubu Green Force.

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares juga memberikan respek tinggi kepada Persib Bandung yang disebutnya sebagai juara Super League dalam tiga musim terakhir.

"Persib adalah juara Super League dalam tiga musim terakhir dan memiliki kedalaman skuad yang sangat baik. Jika melihat komposisi pemain mereka, seolah-olah mereka bisa membentuk tiga tim yang sama kuat," ujar Tavares.

Baca Juga: Logo Semen Kujang Resmi Hiasi Jersey Persib Bandung Selama Tiga Musim, Kolaborasi Dua Ikon Jabar

Meski Persib Bandung dianggap lebih diunggulkan di atas kertas, Tavares memastikan Persebaya Surabaya tidak akan menyerah sebelum pertandingan dimulai.

"Di atas kertas mungkin Persib adalah favorit. Namun pertandingan dimainkan oleh sebelas lawan sebelas pemain. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik," tegasnya.

Final Piala Presiden 2026 pun akan mempertemukan dua tim dengan modal berbeda tetapi ambisi yang sama.

Persib Bandung ingin mengulang sejarah juara 2015, sedangkan Persebaya Surabaya bertekad merusak pesta Maung Bandung dengan memaksimalkan low block, serangan balik, dan bola mati yang sudah dibaca Tolic.

EDITOR: Edi Yulianto