← Beranda
Pieter Huistra Bangun Kedalaman Skuad PSS Sleman, Waspadai Padatnya Kompetisi 2026/27
Andre Rizal HanafiKamis, 6 Agustus 2026 | 01.51 WIB
Pemain PSS Sleman mengikuti latihan persiapan hadapi kompetisi super league. (Istimewa)

 

JawaPos.com - PSS Sleman menghadapi tantangan yang berbeda setelah kembali promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, super league pada musim 2026/27. 

Persaingan yang lebih ketat serta padatnya agenda pertandingan membuat tim berjuluk Super Elang Jawa harus mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu bersaing sepanjang musim super league.

Berbeda dengan musim lalu saat tampil di Championship, kali ini PSS tidak hanya akan menjalani 34 pertandingan di Super League. 

Baca Juga: Persebaya Terus Berkembang, Bernardo Tavares Tekankan Pentingnya Set Piece dan Transisi Permainan

Tim asal Sleman tersebut juga akan ambil bagian dalam ajang League Cup yang diikuti 38 klub, terdiri dari 18 peserta Super League dan 20 tim Championship.

Kondisi itu membuat kebutuhan akan kedalaman skuad menjadi semakin penting. Pelatih kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, menyadari bahwa jadwal yang padat akan menguras kondisi fisik pemain sehingga rotasi menjadi salah satu faktor penentu dalam menjaga performa tim.

"Kami akan menghadapi lebih banyak pertandingan dibandingkan musim lalu. Selain menjalani 34 laga di liga, kami juga akan tampil di Piala Liga (League Cup). Karena itu, kami harus memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menghadapi jadwal yang padat," ujar Pieter Huistra.

Baca Juga: Resmi Berseragam Trabzonspor, Mohamed Salah Disambut Meriah Ribuan Fans saat Tiba di Turki

Menurut pelatih asal Groningen, Belanda, tersebut, penambahan jumlah pemain bukan hanya bertujuan menjaga kebugaran skuad. Kehadiran lebih banyak opsi juga memberikan keleluasaan bagi tim pelatih untuk menerapkan variasi strategi sesuai kebutuhan di setiap pertandingan.

"Rotasi pemain sangat mutlak melihat jumlah pertandingan yang akan kami mainkan. Selain itu juga menjadi opsi secara taktikal dengan jumlah pertandingan yang padat di musim ini," lanjut dia.

Padatnya kompetisi juga membuka peluang lebih besar bagi para pemain muda PSS Sleman. League Cup dinilai bisa menjadi panggung bagi talenta muda untuk mendapatkan menit bermain sekaligus merasakan atmosfer pertandingan di level senior.

Kesempatan tersebut menjadi momen penting bagi pemain muda untuk menunjukkan kualitas mereka di hadapan tim pelatih. Jika mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin mereka akan memperoleh kesempatan lebih besar untuk menembus skuad utama di Super League.

Tidak hanya pemain muda, para pemain pelapis juga memiliki peluang yang sama. Kompetisi tambahan seperti League Cup dapat dimanfaatkan untuk menjaga ritme pertandingan sekaligus membuktikan kesiapan ketika dibutuhkan pada laga-laga penting.

Dengan panjangnya musim yang akan dijalani, PSS Sleman dituntut memiliki skuad yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga merata di setiap lini. 

Baca Juga: Kondisi Dion Markx dan Berguinho Jelang Final Piala Presiden Persib Bandung vs Persebaya Surabaya

Strategi rotasi yang tepat diyakini menjadi salah satu kunci agar Super Elang Jawa mampu menjaga konsistensi performa, menghindari kelelahan pemain, serta tetap kompetitif di dua ajang yang akan mereka ikuti sepanjang musim 2026/27.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah