JawaPos.com - Persik Kediri terus mematangkan persiapan menjelang bergulirnya kompetisi super league musim 2026/27. Tim berjuluk Macan Putih itu bertolak ke Solo pada Minggu (2/8) untuk menjalani rangkaian training camp (TC) selama sepekan sebagai bagian dari program pramusim.
Selama berada di Solo, seluruh pemain Persik akan menjalani latihan dengan intensitas yang lebih tinggi. Program tersebut disusun untuk memperkuat chemistry antarpemain, mematangkan strategi, sekaligus meningkatkan kesiapan tim sebelum kompetisi super league resmi dimulai.
Sebelum berangkat ke Solo, Persik lebih dulu menggelar latihan rutin di bawah arahan pelatih kepala Marcos Reina Torres. Sejumlah pemain muda yang direkrut pada bursa transfer juga sudah bergabung dan mulai beradaptasi dengan gaya permainan yang diinginkan tim pelatih.
Baca Juga: Owner Kendal Tornado Ungkap Rencana Stadion Baru, Ingin Kendal Jadi Kota Sepak Bola
Pada fase awal pramusim ini, fokus latihan tidak hanya ditujukan untuk mengembalikan kondisi fisik para pemain setelah masa libur. Tim pelatih juga mulai memasukkan materi teknis, taktis, hingga pola permainan yang akan menjadi identitas Persik sepanjang musim nanti.
Marcos Reina menjelaskan bahwa pekan pertama latihan menjadi masa transisi dari program kebugaran menuju penerapan strategi di lapangan.
"Ini adalah minggu pertama untuk penyesuaian kembali dan memulai transisi dari aspek fisik ke aspek teknis. Minggu ini lebih terasa seperti pramusim yang sesungguhnya dengan banyak latihan fisik, sekaligus mulai masuk ke aspek taktis dan pola permainan yang akan kami terapkan," ujar pelatih asal Spanyol tersebut.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Ragnar Siap Jadi Starter
Menurut Marcos, perkembangan para pemain baru memberikan kesan positif. Dia melihat para pemain muda yang bergabung memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tim, sekaligus menunjukkan kemauan besar untuk terus belajar.
"Saya sangat senang melihat mereka, karena pemain baru yang rata-rata berusia muda ini punya kualitas dan memiliki sikap yang baik. Terutama keinginan mereka untuk terus berkembang," kata Marcos.
Marcos menilai kehadiran pemain muda menjadi nilai tambah bagi Persik dalam membangun skuad yang lebih kompetitif. Selain menambah kedalaman tim, para pemain muda dinilai membawa semangat baru dalam setiap sesi latihan.
"Sejumlah pemain baru memang didominasi dengan pemain muda. Saya menyukai itu, karena mereka memiliki energi, ingin belajar, dan selalu berusaha menjadi lebih baik. Di satu sisi, mereka menunjukkan kualitas yang memang sudah kami lihat sebelum memutuskan untuk merekrut mereka," tutur Marcos.
Melalui training camp di Solo, Persik berharap seluruh pemain semakin memahami filosofi permainan yang diinginkan pelatih. Dengan chemistry yang terus terbangun dan kondisi fisik yang meningkat, Macan Putih menargetkan dapat menyambut musim 2026/27 dengan persiapan yang lebih matang dan siap bersaing sejak laga pertama.