← Beranda
Owner Kendal Tornado Ungkap Rencana Stadion Baru, Ingin Kendal Jadi Kota Sepak Bola
Andre Rizal HanafiSelasa, 4 Agustus 2026 | 00.06 WIB
Owner Kendal Tornado FC Junianto. (Istimewa)

 

JawaPos.com -  Kendal Tornado FC terus menunjukkan keseriusan membangun klub secara berkelanjutan. Setelah mengembangkan Charlie Training Center, klub berjuluk Laskar Badai Pantura itu kini menyiapkan proyek pembangunan stadion berkapasitas sekitar 10 ribu penonton di kawasan dekat exit Tol Kendal, Kecamatan Pegandon.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur klub Kendal Tornado FC sekaligus mendorong perkembangan sepak bola di Kabupaten Kendal. Stadion nanti tidak hanya difungsikan sebagai tempat menggelar pertandingan, tetapi juga akan dikembangkan menjadi kawasan terpadu yang dilengkapi hotel dan akses langsung menuju jalan tol.

Sebagai langkah awal, manajemen Kendal Tornado FC membuka sayembara desain dan perencanaan stadion. Pemenang kompetisi itu akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 50 juta serta kesempatan bergabung sebagai pegawai Wahyu Agung Group.

Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Ragnar Siap Jadi Starter

Owner Kendal Tornado FC Junianto mengatakan, pembangunan stadion merupakan investasi jangka panjang yang diharapkan memberi manfaat, tidak hanya bagi klub, tetapi juga masyarakat Kendal. Menurut pria yang akrab disapa Anto itu, kehadiran stadion modern diharapkan mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap sepak bola sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Harapan kami, dengan adanya stadion ini Kendal semakin maju, semakin berkembang, dan anak-anak Kendal semakin mencintai sepak bola," ujar Anto, Senin (3/8).

Dia menegaskan pembangunan stadion bukan sekadar memenuhi kebutuhan kandang bagi Kendal Tornado FC. Lebih dari itu, proyek tersebut diharapkan menjadi fondasi pembinaan sepak bola yang lebih profesional sehingga mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas.

Baca Juga: Mulai Psywar! Media Vietnam Yakin Kalahkan Indonesia 2-0, Bahkan Prediksi Pencetak Golnya

Anto menilai perkembangan sepak bola di sejumlah negara Asia, seperti Thailand dan Malaysia, tidak lepas dari dukungan infrastruktur yang dimiliki klub-klub profesional. Banyak klub di kedua negara tersebut sudah mempunyai stadion sendiri sehingga proses pembinaan dan pengelolaan tim berjalan lebih optimal.

Pengalaman itu menjadi salah satu inspirasi bagi Kendal Tornado FC untuk menghadirkan fasilitas serupa di Indonesia.

"Kami ingin sepak bola Indonesia terus berkembang dan tidak kalah dengan negara-negara lain di Asia. Mudah-mudahan langkah ini juga dapat memotivasi klub-klub lain untuk membangun stadion," kata Anto.

Meski begitu, Anto tetap mengapresiasi pemerintah yang selama ini telah menyediakan berbagai stadion untuk mendukung penyelenggaraan kompetisi. Namun, dengan tingginya minat masyarakat terhadap sepak bola, menurutnya Indonesia masih membutuhkan lebih banyak fasilitas olahraga yang memadai.

Dia juga melihat industri sepak bola memiliki prospek besar apabila dikelola secara profesional. Antusiasme suporter yang tinggi dinilai menjadi modal penting untuk mengembangkan ekosistem sepak bola nasional.

Anto menyadari Kendal Tornado FC masih tergolong klub muda karena baru sekitar satu tahun berkompetisi di Liga 2. Karena itu, manajemen memilih membangun pondasi secara bertahap melalui pengembangan training center dan stadion sebelum mengejar prestasi yang lebih tinggi.

Baca Juga: Intip Persiapan Timnas Indonesia Jelang Lawan Vietnam: Marselino Ferdinan Masih Absen

Baginya, infrastruktur merupakan investasi jangka panjang yang akan menjadi penopang perkembangan klub sekaligus membuka peluang lahirnya talenta-talenta baru dari Kabupaten Kendal di masa mendatang.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah