JawaPos.com – Ada tiga tim yang dengan tegas menargetkan gelar juara Super League 2026-2027. Ketiganya adalah Persija Jakarta yang ingin memberikan kado spesial pada HUT ke-500 Kota Jakarta, 22 Juni 2027; Persebaya Surabaya yang mengejar gelar juara sebagai hadiah istimewa pada HUT ke-100 klub, 18 Juni 2027; serta Persib Bandung yang ingin melanjutkan dominasinya setelah tiga musim terakhir merajai kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Menariknya, ketiga klub tersebut berhasil lolos ke babak semifinal turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Satu tim lainnya yang melaju ke babak empat besar adalah sang Raja Piala Presiden, Arema FC. Tim berjuluk Singo Edan itu telah empat kali menjadi juara, yakni pada 2017, 2019, 2022, dan 2024. Persebaya akan menghadapi Arema FC, sedangkan Persija bertemu Persib. Kedua laga tersebut berstatus super big match.
Berlaga di Piala Presiden 2026 secara langsung memberikan gambaran kepada klub-klub pengejar gelar juara Super League untuk membaca kekuatan lawan sekaligus mengukur kekuatan sendiri.
Meskipun, performa yang ditampilkan pada turnamen pramusim belum sepenuhnya mencerminkan kekuatan tim karena banyak pemain yang absen akibat memperkuat Timnas, sementara persiapan menyambut musim baru juga belum maksimal.
Di babak grup, Persib tampil sempurna dengan meraih tiga kemenangan tanpa kebobolan. Persebaya juga meraih tiga kemenangan, tetapi kebobolan satu gol. Persija mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Sementara itu, Arema FC meraih dua kemenangan dan sekali kalah.
Pelatih Persib, Igor Tolic, menilai turnamen pramusim tersebut memiliki peran besar dalam membangun kesiapan tim sebelum memasuki kompetisi Super League 2026-2027.
Menurutnya, Piala Presiden menjadi kesempatan bagi para pemain untuk meningkatkan kerja sama di lapangan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Selain hasil pertandingan, tim pelatih juga memanfaatkan turnamen ini untuk melihat perkembangan setiap pemain sebelum kompetisi resmi dimulai.
“Para pemain butuh mempersiapkan diri untuk pertandingan dan menunjukkan kemampuan kepada para pelatih. Kami yang berada di sisi lapangan akan menentukan siapa yang sedang dalam kondisi terbaik untuk bermain,” ujarnya.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengatakan seiring berjalannya program latihan dan penampilan di Piala Presiden, para pemainnya semakin memahami filosofi permainan yang ingin diterapkan.
Baca Juga: Gelandang Persebaya Toni Firmansyah Ungkap Kondisi Alex Martins Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
“Yang paling membuat saya senang adalah para pemain mulai memahami cara bermain yang kami inginkan. Kami ingin menjadi tim yang kuat dalam setiap fase permainan, baik ketika menyerang, bertahan, maupun saat melakukan transisi,” katanya.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengatakan Piala Presiden penting bagi timnya sebagai ajang persiapan menghadapi Super League.
Baca Juga: Bernardo Tavares Protes Venue Semifinal Piala Presiden, Nilai Persebaya Diperlakukan Tidak Adil
“Kami akan menggunakan turnamen ini untuk persiapan menuju Super League. Yang terpenting bagi kami adalah memberikan yang terbaik dari semua orang di tim ini, mulai dari pelatih, staf, hingga pemain. Kami harus memberikan yang terbaik untuk Aremania,” tegasnya.