JawaPos.com - Cedera Jordy Wehrmann menjadi momen paling disorot dalam laga Indonesia All Stars melawan Aston Villa. Kurniawan Dwi Yulianto bahkan menyampaikan permintaan maaf kepada Madura United sembari berharap sang gelandang tidak mengalami cedera serius.
Jordy Wehrmann mengalami cedera saat membela Indonesia All Stars menghadapi Aston Villa dalam laga uji coba pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Insiden itu membuat pelatih Indonesia All Stars Kurniawan Dwi Yulianto menyampaikan permintaan maaf kepada Madura United, klub yang dibela sang gelandang.
Cedera tersebut menjadi perhatian karena terjadi ketika para pemain masih menjalani masa pramusim bersama klub masing-masing. Hingga laga berakhir, kondisi pasti Jordy Wehrmann masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
Jordy Wehrmann tampil sejak menit awal. Namun, gelandang berusia 27 tahun itu tidak mampu menuntaskan pertandingan dan harus ditarik keluar pada pertengahan babak pertama. Posisinya kemudian digantikan oleh Febri Uopmabin.
Pemain keturunan Indonesia tersebut mengalami cedera pada bagian bahu. Ia sempat mendapat penanganan medis di lapangan sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Usai pertandingan, Kurniawan mengaku bersyukur mayoritas pemainnya terhindar dari cedera. Namun, ia menyayangkan insiden yang menimpa Jordy Wehrmann dan secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada Madura United.
“Terima kasih kepada para pemain yang datang, kemudian bersyukur pemain tidak ada cedera, hanya satu si Jordy. Karena memang ini sangat rentan cedera saat para pemain juga melakukan pre season dengan klubnya,” kata Kurniawan kepada awak media usai laga, Sabtu (1/8/2026).
“Tentunya, secara pribadi saya juga meminta maaf kepada pihak klub, Madura United dengan cederanya Jordy,” ungkapnya.
Kurniawan mengaku belum mengetahui tingkat keparahan cedera yang dialami Jordy Wehrmann. Berdasarkan pengamatan awal, ia menduga cedera tersebut berkaitan dengan dislokasi bahu, meski masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
“Belum ada komunikasi, kemungkinan dislokasi (pada bagian bahu). Mudah-mudahan tidak kenapa-kenapa,” terang Kurniawan.
Dalam pertandingan itu, Indonesia All Stars harus mengakui keunggulan Aston Villa dengan skor 1-3.
Terlepas dari hasil akhir, Kurniawan tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya. Menurutnya, Indonesia All Stars mampu menunjukkan mental dan kepercayaan diri saat menghadapi tim besar, terutama para pemain muda yang menjadi bagian dari Timnas U-20.
“Melihat permainan saya tidak melihat hasilnya, tapi sesuai dengan apa yang kita rencanakan dari awal bahwa attitude pemain luar biasa, mereka tidak under pressure, kemudian mereka percaya diri, itu yang paling penting, sehingga ini bagus buat karier mereka,” ujarnya.
“Mereka bermain melawan tim besar tapi berani menunjukkan kualitasnya. Terutama untuk pemain muda yang main di Timnas U-20, ini modal yang bagus untuk kualifikasi,” pungkas Kurniawan.
Kini, perhatian tertuju pada hasil pemeriksaan medis Jordy Wehrmann. Kepastian kondisi sang gelandang akan menentukan langkah berikutnya bersama Madura United setelah insiden yang terjadi dalam laga melawan Aston Villa tersebut.