← Beranda
Mitchell Baker Starter di Laga Kontra Timor Leste, Timnas Indonesia Jaga Tradisi Menang!
jpgSabtu, 1 Agustus 2026 | 00.04 WIB
Timnas Indonesia memburu kemenangan kedua di Grup A Piala AFF 2026 saat menghadapi Timor Leste di Stadion Chonburi, Thailand. (Instagram @timnasindonesia)

JawaPos.com — Indonesia akan menghadapi Timor Leste di laga kedua Grup A ASEAN Championship 2026. Sejarah menunjukkan Timor Leste adalah mangsa empuk tim Garuda dan tradisi menang itu harus dijaga, Jumat, 31 Juli 2026, sore ini.

Sebelum duel di Chonburi Stadium di Provinsi Chonburi, Thailand ini, Timnas Indonesia menyapu bersih enam pertemuan melawan Timor Leste. 

Rentetan enam kemenangan itu dimulai pada 21 November 2010 ketika tim Garuda menghajar Timor Leste dengan skor 6-0 dalam laga uji coba. Dua tahun kemudian atau tepatnya pada 14 November 2012, Indonesia kembali unggul 1-0 dalam uji coba.

Baca Juga: Ikuti Jejak Ayah, Anak Rio Ferdinand Tandatangani Kontrak Profesional Bersama Brighton & Hove Albion

Pada 11 November 2014, Indonesia sekali lagi mampu melibas Timor Leste dengan skor telak 4-0 sebelum menang 3-1 dalam duel keempat yang berlangsung 13 November 2018.

Pada dua pertemuan terakhir yang berlangsung 27 dan 30 Januari 2022, Indonesia menang 4-1 dan 3-0 dalam laga persahabatan internasional di Gianyar, Bali.

Di bentrok terakhir yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta itu, Indonesia langsung unggul 2-0 di babak pertama lewat gol Terens Puhiri dan Ramai Rumakiek. Ricky Kambuaya kemudian menambah satu gol lagi di paruh kedua.

Khusus Piala AFF, Indonesia dan Timor Leste baru bersua sekali yakni pada 2018. Saat itu, Indonesia menang 3-1 pada laga fase grup di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Indonesia yang dilatih Bima Sakti sempat dikejutkan Timor Leste lewat gol Rufina Gama di awal babak kedua. Tim Merah Putih kemudian membalik keadaan lewat gol Alfath Fathier, Stefano Lilipaly, dan Beto Goncalves.

Selain berbekal sejarah pertemuan yang bagus, Indonesia difavoritkan menang karena performa mereka sejauh ini. Pada laga perdana melawan Kamboja, Indonesia menang 5-1 yang diwarnai hattrick Mitchell Baker. Sebaliknya, Timor Leste harus menelan pil pahit dalam dua pertandingan awal mereka. 

Baca Juga: Pasangan Ganda Campuran Malaysia Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei Gagal Pertahankan Gelar di Kejuaraan Dunia BWF

Setelah dibantai 0-7 oleh Vietnam di laga perdana, mereka kemudian ditekuk Singapura dengan skor 0-2. 

Kendati tampaknya tidak ada alasan untuk khawatir, Pelatih Indonesia, John Herdman yang akan melakoni ujian pertamanya di luar kandang memilih tetap membumi.

"Kami masih memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan karena ini adalah sebuah turnamen dan setiap pertandingan memiliki tantangannya masing-masing," ujar Herdman kepada awak media dikutip Kamis, 30 Juli 2026.

Herdman tak menutup mata pada perkembangan anak asuhnya. Namun, pelatih asal Inggris itu menegaskan mereka akan menjalani kompetisi dengan pendekatan selangkah demi selangkah dan tetap fokus. 

Apalagi, ia percaya Timor Leste punya motivasi besar untuk bangkit dan membuat kejutan. Selain itu, perjalanan panjang sekitar 10 jam menuju Thailand juga menjadi perhatiannya.

"Mereka adalah tim yang sedang terluka dan ingin membuktikan kemampuan mereka di turnamen ini. Karena itu, fokus kami sepenuhnya tertuju pada pertandingan berikutnya dan tugas berikutnya," tegasnya.

Untuk laga ini, Herdman memboyong 23 pemain. Ragnar Oratmangoen, Marselino Ferdinan, dan Justin Hubner tidak bergabung dalam skuad karena alasan berbeda.

Absennya ketiga nama itu tidak akan jadi masalah besar mengingat mereka memang tidak bermain di laga pertama. Selain itu, Herdman memang punya kedalaman skuad yang cukup bagus.

Makanya, laga nanti juga memungkinkan bagi eks pelatih Kanada di Piala Dunia 2022 itu untuk melakukan rotasi. Terutama pemain seperti Thom Haye yang bekerja keras melawan Kamboja dengan umur yang sudah tidak muda lagi.

Kendati begitu, Herdman jelas tidak akan melakukan perubahan yang terlalu frontal. Nama-nama seperti Baker, Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, hingga Eliano Reijnders diprediksi akan tetap menjadi starter.

Bagaimana dengan Timor Leste? Jika merujuk pada laga kontra Singapura, mereka jelas tidak bisa diremehkan. Di laga itu, mereka mampu mengimbangi permainan Singapura dan tampaknya sangat berkembang di babak kedua.

Indikator ini menjadi pijakan bagi pelatih Jose Pedro untuk menata ulang pendekatan menghadapi Indonesia. Dan, ia memberi isyarat kuat untuk mempertahankan komposisi pemainnya di paruh kedua tersebut.

“Pergantian pemain yang kami lakukan di babak kedua memberi kami energi baru dan memungkinkan kami untuk lebih sering mendekati area penalti Singapura,” kata Jose Pedro di aseanutdfc.com.

Jika ini benar dilakukan Pedro, maka pemain seperti Olagar Xavier, Vabio Canavaro, Palomito Ribeiro, Oatnasio da Silva, dan Alexandro Bakhito berpeluang untuk turun sejak menit pertama. (amr/zuk)

EDITOR: Hendra