JawaPos.com - Persija Jakarta memiliki peluang terakhir menjaga asa lolos ke semifinal saat menghadapi PSMS Medan pada laga pamungkas Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/8) sore WIB.
Macan Kemayoran wajib meraih kemenangan lawan PSMS sambil berharap hasil pertandingan lain menguntungkan agar peluang lolos tetap terbuka. Persija Jakarta datang ke pertandingan piala presiden ini dengan beban lebih besar dibanding lawan.
Persija asuhan Shin Tae-yong belum meraih kemenangan dalam dua pertandingan pertama setelah kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya dan bermain imbang 2-2 melawan Port FC.
Mengapa Persija Jakarta Lebih Diunggulkan?
Persija Jakarta tetap lebih difavoritkan karena memiliki materi pemain yang lebih berpengalaman serta produktivitas yang lebih baik sepanjang turnamen. Macan Kemayoran juga mencetak sembilan gol dalam lima pertandingan terakhir di semua ajang.
Hasil tersebut menunjukkan performa Persija sebenarnya tidak buruk meski belum mampu memaksimalkan dua laga di Grup B. Sebelum tampil di Piala Presiden 2026, mereka sukses mengalahkan Semen Padang 3-0 dan Persik 3-1 sebelum kalah tipis 1-2 dari Persib Bandung.
Persija juga memiliki motivasi tinggi untuk menutup fase grup dengan hasil positif. Selain menjaga peluang lolos, kemenangan akan menjadi modal penting menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027.
Di lini depan, Stjepan Loncar dan Arlyansyah Abdulmanan menjadi pemain yang patut diwaspadai. Keduanya sudah menyumbang masing-masing satu gol di Piala Presiden 2026, sementara Witan Sulaeman tetap menjadi motor serangan dari sektor sayap.
PSMS Medan Berusaha Hindari Pulang Tanpa Poin
PSMS Medan memang sudah mengalami dua kekalahan beruntun di Grup B. Tim asuhan Eko Purjianto kalah 0-2 dari Port FC sebelum kembali menyerah 0-1 dari Persebaya Surabaya.
Meski demikian, permainan PSMS sebenarnya tidak sepenuhnya buruk. Mereka mampu memberikan perlawanan sepanjang pertandingan, terutama saat menghadapi Persebaya Surabaya yang baru bisa mencetak gol menjelang turun minum melalui sundulan Yuran Fernandes.
Ayam Kinantan tentu ingin mengakhiri turnamen dengan catatan positif. Tambahan tiga poin akan menjadi suntikan moral penting sebelum menghadapi kompetisi resmi musim baru.
Dalam lima pertandingan terakhir, PSMS Medan mencatat satu kemenangan. Yakni ketika mengalahkan Persebaya Surabaya 4-0 pada laga uji coba.
Namun mereka juga kebobolan delapan gol dalam empat pertandingan resmi terakhir sehingga sektor pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah utama.
Rekor Pertemuan Berjalan Ketat
Jika melihat rekor pertemuan, duel Persija Jakarta dan PSMS Medan selalu berlangsung seimbang. Dari delapan pertemuan terakhir, kedua tim sama-sama mengoleksi tiga kemenangan, sedangkan empat pertandingan lainnya berakhir imbang.
Namun statistik yang lebih panjang menunjukkan keunggulan Persija Jakarta. Dalam 18 pertemuan sejak era Perserikatan hingga Liga Indonesia, Macan Kemayoran mencatat 11 kemenangan, PSMS Medan meraih tiga kemenangan, sedangkan empat laga lainnya berakhir tanpa pemenang.
Pertandingan nanti juga menjadi pertemuan pertama kedua klub di ajang Piala Presiden. Dua klub legendaris era Perserikatan tersebut belum pernah saling berhadapan dalam turnamen pramusim bergengsi itu.
Baca Juga: Hadapi Tampines Rovers, Persib Janjikan Tampil All Out di Laga Pemungkas Piala Presiden 2026
Dari sisi pelatih, laga ini juga menghadirkan cerita menarik. Shin Tae-yong belum pernah menghadapi PSMS Medan maupun Eko Purjianto sepanjang karir kepelatihannya.
Sementara Eko Purjianto hanya sekali menghadapi Persija Jakarta ketika masih menangani Bali United pada 2018. Saat itu tim asuhannya harus mengakui keunggulan Persija dengan skor 1-2.
Adu Strategi Diprediksi Menarik
Persija Jakarta diperkirakan tetap menggunakan formasi 4-4-2. Savik diprediksi mengawal gawang dengan duet Radovan Pankov dan Kolinger di jantung pertahanan.
Lini tengah akan diisi Dennis, Silva, Witan Sulaeman, serta Arlyansyah Abdulmanan. Sementara Stjepan Loncar berpeluang kembali menjadi tumpuan bersama Eksel Runtukahu di lini depan.
PSMS Medan kemungkinan tetap mengandalkan skema 4-2-3-1. Natshir akan berada di bawah mistar, sedangkan duet Alonso dan Lestusen menjadi penyeimbang permainan di lini tengah.
Kecepatan Barrow dan Jauhari di sektor sayap diprediksi menjadi senjata utama untuk melancarkan serangan balik. Sementara Utama akan menjadi ujung tombak yang diharapkan mampu memecah kebuntuan gol pertama PSMS di turnamen ini.
Secara kualitas skuad dan pengalaman bertanding, Persija Jakarta memang sedikit berada di atas PSMS Medan. Namun tekanan untuk meraih kemenangan bisa menjadi tantangan tersendiri bagi tim asuhan Shin Tae-yong.
Jika mampu tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang, Macan Kemayoran berpeluang mengamankan tiga poin. Sebaliknya, PSMS Medan berpotensi merepotkan apabila mampu mempertahankan disiplin permainan seperti saat menghadapi Persebaya Surabaya.
Prediksi skor: Persija Jakarta 2-0 PSMS Medan.