JawaPos.com - Bhayangkara FC resmi mempermanenkan Moussa Sidibe untuk menghadapi Super League musim 2026/2027.
Keputusan tersebut menjadi kabar baik bagi The Guardians setelah sang pemain tampil luar biasa selama menjalani masa peminjaman pada paruh kedua musim lalu.
Pemain asal Mali yang berusia 31 tahun itu langsung memberi dampak besar sejak bergabung dengan Bhayangkara FC pada putaran kedua Super League musim 2025/2026.
Baca Juga: Moncer Bersama Bhayangkara FC, Moussa Sidibe Masuk Radar Persib, Persebaya dan Dewa United
Dalam 16 pertandingan, Sidibe mampu mencetak 15 gol dan menyumbang sembilan assist. Catatan tersebut menjadikannya salah satu pemain paling produktif di kompetisi dalam periode tersebut.
Performa impresif itu membuat manajemen Bhayangkara FC tidak membutuhkan waktu lama untuk mengamankan jasa sang pemain secara permanen. Kehadiran Sidibe diharapkan kembali menjadi salah satu kekuatan utama tim dalam menghadapi persaingan musim baru.
Sidibe bukanlah nama baru di sepak bola Indonesia. Sebelum bergabung dengan Bhayangkara FC, ia sempat menjadi salah satu pemain asing andalan Persis Solo.
Baca Juga: Baru Datang di Putaran Kedua, Moussa Sidibe Langsung Jadi Bintang di Bhayangkara FC
Selama memperkuat Laskar Sambernyawa pada periode 2023 hingga 2025, ia mencatatkan 54 penampilan dengan torehan 19 gol.
Penampilannya bersama Persis membuat klub yang memilikinya Johor Darul Ta'zim memutuskan memulangkanya ke Liga Malaysia.
Namun, kesempatan bermain di tim utama cukup terbatas sehingga Sidibe dipinjamkan ke Bhayangkara FC pada awal 2026.
Keputusan tersebut justru menjadi titik balik kariernya. Bersama The Guardians, pemain yang berposisi sebagai winger itu kembali menemukan performa terbaiknya. Selain produktif dalam mencetak gol, ia juga menjadi motor serangan berkat kreativitas dan kecepatannya saat membawa bola.
Sidibe dikenal sebagai pemain berkaki kiri yang bisa bermain di beberapa posisi lini depan. Meski posisi utamanya berada di sayap kanan, ia juga mampu dimainkan sebagai gelandang serang maupun sayap kiri. Fleksibilitas tersebut memberi banyak pilihan bagi pelatih dalam menyusun strategi.
Karier profesional Sidibe juga cukup panjang. Ia mengawali perjalanan sepak bolanya di Spanyol dengan memperkuat sejumlah klub seperti UD Ibiza, FC Andorra, Ponferradina, hingga Córdoba. Setelah itu, ia melanjutkan karier ke Malaysia bersama Johor Darul Ta'zim sebelum akhirnya kembali bersinar di Indonesia.
Baca Juga: Tanpa Moussa Sidibe di Parepare, Bhayangkara FC Optimistis Hadapi PSM Makassar
Selain memiliki pengalaman bermain di berbagai kompetisi, Sidibe juga pernah meraih Malaysia Charity Shield bersama Johor Darul Ta'zim.
Pada musim 2025/2026, ia turut masuk APPI Indonesian Football Award Best XI serta terpilih sebagai Pemain Terbaik Super League edisi Februari 2026.
Dengan status permanen, Bhayangkara FC kini memiliki kepastian mengenai salah satu pemain paling berbahaya di lini depan.
Jika mampu menjaga konsistensi seperti yang ditunjukkan pada putaran kedua musim lalu, Sidibe berpeluang kembali menjadi salah satu pemain asing paling menonjol di Liga 1 musim 2026/2027.
Produktivitasnya dalam mencetak gol dan menciptakan peluang jelas akan menjadi ancaman serius bagi setiap lawan yang dihadapi Bhayangkara FC. Tak berlebihan jika kehadiran Moussa Sidibe kembali menjadi salah satu modal penting The Guardians untuk bersaing di papan atas musim ini.