JawaPos.com - FIFA menetapkan aturan tegas bagi seluruh peserta FIFA ASEAN Cup 2026. Tim yang mengundurkan diri terancam denda hingga lebih dari Rp400 juta dan sanksi tambahan.
Aturan tersebut tercantum dalam Pasal 5 Regulasi FIFA ASEAN Cup 2026. FIFA menegaskan bahwa setiap peserta yang membatalkan keikutsertaannya akan dikenai sanksi finansial dengan besaran berbeda, bergantung pada waktu pengunduran diri dilakukan.
Apabila sebuah tim mengundurkan diri lebih dari 30 hari sebelum kick-off turnamen, federasi terkait akan dikenai denda sebesar CHF 15.000 atau lebih dari Rp300 juta berdasarkan kurs saat ini.
Sementara itu, jika pengunduran diri dilakukan kurang dari 30 hari sebelum kompetisi dimulai, denda meningkat menjadi CHF 20.000 atau sekitar lebih dari Rp400 juta.
Sanksi FIFA untuk Tim yang Mengundurkan Diri
Konsekuensi paling berat berlaku apabila sebuah tim memilih mundur setelah turnamen dimulai. Dalam situasi tersebut, FIFA berhak menjatuhkan sanksi yang lebih luas daripada sekadar denda finansial.
Federasi yang mengundurkan diri wajib mengganti seluruh kerugian yang dialami FIFA sebagai penyelenggara kompetisi.
Selain itu, federasi tersebut juga harus menanggung kerugian panitia pelaksana dan tim lawan yang terdampak akibat batalnya pertandingan.
Tak hanya kehilangan hak menerima kompensasi finansial dari FIFA selama turnamen berlangsung, federasi yang mundur juga berpotensi menerima sanksi tambahan sesuai hasil evaluasi FIFA terhadap kasus yang terjadi.
Alasan FIFA Menerapkan Regulasi Ketat
Regulasi ini diterapkan untuk menjaga profesionalisme penyelenggaraan kompetisi sekaligus memberikan kepastian kepada seluruh peserta, penyelenggara, sponsor, hingga pemegang hak siar.
Dengan adanya aturan tersebut, setiap federasi diharapkan benar-benar memastikan kesiapan tim sebelum menerima undangan resmi mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026.
Keputusan ini juga dinilai penting mengingat padatnya kalender pertandingan internasional. Pengunduran diri satu tim berpotensi mengganggu jadwal pertandingan, komposisi grup, hingga menimbulkan kerugian komersial yang tidak sedikit.
Hingga saat ini, hasil undian telah menghasilkan komposisi 14 negara peserta yang akan bersaing memperebutkan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Belum ada laporan mengenai peserta yang berencana mengundurkan diri. Seluruh tim diperkirakan tetap menjalankan persiapan sesuai agenda masing-masing.
Melalui regulasi tersebut, FIFA ingin memastikan setiap federasi berkomitmen penuh sejak menerima undangan hingga turnamen berakhir. Langkah tegas ini diharapkan mampu menjaga kelancaran kompetisi dan mencegah pembatalan keikutsertaan secara mendadak.