← Beranda
Terbongkar Alasan Diogo Ramalho Belum Jadi Starter! Bernardo Tavares Angkat Bicara Jelang Persebaya Surabaya vs PSMS Medan
Moch. Rizky Pratama Putra• Rabu, 29 Juli 2026 | 14.07 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengungkap alasan Diogo Ramalho belum menjadi starter karena kondisi fisiknya belum mencapai level terbaik meski performanya terus berkembang. (Persebaya)

 

JawaPos.com - Persebaya Surabaya belum menjadikan Diogo Ramalho sebagai starter saat menghadapi PSMS Medan pada laga kedua Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (29/7) malam.

Pelatih Bernardo Tavares mengungkapkan keputusan itu diambil karena kondisi fisik sang pemain belum berada di level terbaik, meski performanya terus menunjukkan perkembangan positif. Pelatih asal Portugal itu memastikan setiap pemain masih memiliki peluang masuk susunan sebelas pertama.

Namun, keputusan akhir baru akan ditentukan setelah melihat kondisi kebugaran pemain usai sesi latihan terakhir menjelang pertandingan.

Baca Juga: Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!

Mengapa Diogo Ramalho Belum Menjadi Starter?

Bernardo Tavares menegaskan Diogo Ramalho sebenarnya terus mengalami peningkatan performa sejak gabung Persebaya Surabaya. Akan tetapi, gelandang asal Portugal tersebut belum datang dengan kondisi fisik ideal sehingga membutuhkan waktu untuk mencapai level permainan yang diinginkan.

"Kalau saya melihat pemain belum bisa tampil dalam kondisi yang baik, saya lebih memilih tidak memainkannya. Siapa yang menunjukkan performa terbaik saat latihan, dia yang akan bermain," kata Bernardo Tavares, Selasa (28/7).

Menurut Tavares, perkembangan Diogo sudah terlihat ketika tampil melawan Persija Jakarta pada laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026. Penampilannya dinilai jauh lebih baik dibandingkan saat tampil dalam laga uji coba melawan PSIS Semarang beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Pesan Optimistis Fabio Calonego usai Persija Jakarta Kalah Lawan Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2026

Pelatih berusia 46 tahun itu secara khusus menyoroti kontribusi Diogo ketika Persebaya Surabaya kehilangan penguasaan bola. Dia menilai sang pemain kini lebih memahami tugas bertahan dan mampu membantu keseimbangan permainan tim.

Peningkatan tersebut menjadi sinyal positif bagi Green Force. Meski belum dipercaya sebagai starter, peluang Diogo Ramalho tampil sejak menit pertama tetap terbuka apabila kondisinya terus membaik dalam beberapa hari ke depan.

Bernardo Tavares Waspadai Kebangkitan PSMS Medan

Selain membahas kondisi Diogo Ramalho, Bernardo Tavares juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan PSMS Medan. Menurut dia, pertandingan melawan wakil Sumatera Utara itu akan berlangsung jauh lebih sulit dibandingkan yang dibayangkan banyak orang.

"Jangan hanya melihat pertandingan terakhir mereka (PSMS) karena besok akan menjadi pertandingan yang berbeda. Saya yakin ini akan menjadi laga yang sulit bagi kami," ujar Tavares.

Dia menilai PSMS akan memiliki motivasi lebih besar karena menghadapi sesama klub Indonesia. Situasi tersebut berbeda dibandingkan laga sebelumnya ketika PSMS menghadapi Port FC dari Thailand.

Tavares juga memperkirakan intensitas pertandingan akan meningkat. Karena itu, Persebaya Surabaya harus tampil disiplin sejak menit awal dan tidak memberikan ruang bagi lawan untuk mengembangkan permainan.

Baca Juga: Prediksi Tampines Rovers vs Arema FC Hari Ini, Misi Bangkit Singo Edan di Piala Presiden 2026

Kebugaran Pemain Jadi Penentu Susunan Starter

Bernardo Tavares kembali menegaskan tidak ada jaminan tempat bagi pemain mana pun di skuad Persebaya Surabaya. Seluruh pemain akan bersaing berdasarkan performa latihan dan kondisi fisik yang ditunjukkan menjelang pertandingan.

Pendekatan itu sudah diterapkan sejak awal Piala Presiden 2026. Tavares lebih mengutamakan pemain yang siap bertanding dibanding memaksakan nama besar yang belum mencapai kebugaran maksimal.

Keputusan tersebut juga menjadi alasan Diogo Ramalho belum langsung dipercaya sebagai starter. Meski kualitasnya tidak diragukan, proses adaptasi dan peningkatan kondisi fisik menjadi prioritas sebelum diberi tanggung jawab lebih besar.

Baca Juga: Javier Chicharito Hernandez Resmi Jadi Rekrutan Perdana Atletico Dallas Jelang Debut di USL Championship 2027

Fokus Persiapan Menuju Super League 2026/2027

Persebaya Surabaya datang ke Piala Presiden 2026 bukan hanya mengejar hasil, tetapi juga membangun fondasi tim menjelang Super League 2026/2027. Karena itu, Bernardo Tavares mengaku tidak terlalu memikirkan berbagai kalkulasi peluang lolos ke semifinal.

Menurutnya, peluang setiap tim di Grup B masih terbuka karena masih mungkin terjadi tiga tim mengakhiri fase grup dengan poin yang sama. Namun, fokus utamanya saat ini adalah memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik.

Dia juga tidak khawatir apabila strategi Persebaya Surabaya mulai dipelajari lawan selama mengikuti Piala Presiden 2026. Baginya, turnamen pramusim menjadi kesempatan untuk menemukan komposisi terbaik sekaligus meningkatkan kualitas permainan tim.

Baca Juga: Eks Gelandang PSBS Biak Yano Putra Resmi Berseragam Bhayangkara FC

"Saat ini perhatian saya adalah tim kami sendiri, mencari pemain dengan performa terbaik untuk mempersiapkan diri menghadapi Super League," tutur Bernardo Tavares.

Dengan pendekatan tersebut, peluang Diogo Ramalho menjadi starter hanya tinggal menunggu waktu. Jika kondisi fisiknya terus meningkat dan mampu mempertahankan performa positif di setiap sesi latihan, bukan tidak mungkin gelandang asal Portugal itu akan menjadi pilihan utama Bernardo Tavares dalam waktu dekat.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah