← Beranda
PSIM Sambut League Cup, Siap Jalani Jadwal Padat dan Bidik Prestasi di Dua Kompetisi
Andre Rizal HanafiSelasa, 28 Juli 2026 | 18.34 WIB
Pemain PSIM saat berlaga di Stadion Sultan Agung, Bantul. (PSIM)

 

JawaPos.com - PSIM Jogja menyambut positif keputusan I.League yang kembali menghadirkan League Cup mulai musim 2026/2027. Turnamen yang dijadwalkan bergulir pada 3 November 2026 itu menjadi kompetisi domestik tambahan bagi klub-klub peserta Super League dan Championship, setelah vakum selama tujuh musim.

Bagi Laskar Mataram, kembalinya ajang yang sebelumnya dikenal sebagai Piala Indonesia tersebut menjadi kesempatan untuk mengukur kekuatan tim sekaligus membuka peluang meraih prestasi di luar kompetisi liga. 

Manajer PSIM Jogja Iksan Mahar mengatakan, mengapresiasi langkah I.League yang kembali menggulirkan kompetisi tersebut. League Cup akan memberikan warna baru bagi persaingan sepak bola nasional.

Baca Juga: Jalani Debut Sensasional, Erick Thohir Puji Mitchell Baker usai Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja

"Kami menyambut positif keputusan I.League untuk menggelar kembali League Cup mulai musim 2026/27. Seperti kita ketahui, League Cup atau dulu dikenal sebagai Piala Indonesia terakhir digelar pada musim 2018/19, sehingga sudah vakum selama tujuh musim," ujar Iksan.

Dia menegaskan, manajemen telah mengantisipasi adanya dua kompetisi dalam penyusunan skuad musim ini. Karena itu, PSIM merasa siap menghadapi padatnya agenda pertandingan.

Menurut Iksan, tim pelatih bersama jajaran pemain sudah dipersiapkan agar mampu bersaing di Super League maupun League Cup. Kedalaman skuad dinilai menjadi modal penting agar performa tim tetap terjaga sepanjang musim.

Baca Juga: Debut Agi Firmansyah Bersama Persija di Piala Presiden 2026, Bukti Sukses Pembinaan EPA Macan Kemayoran

Selain mengejar hasil terbaik, League Cup juga dianggap memberikan kesempatan lebih besar bagi seluruh pemain untuk mendapatkan menit bermain. Rotasi pemain diyakini akan menjadi bagian penting dalam strategi menghadapi jadwal yang padat.

"Kehadiran League Cup membuka kesempatan bagi seluruh pemain untuk memperoleh menit bermain yang lebih merata. Karena itu, kami membutuhkan kontribusi terbaik dari seluruh pemain demi mengejar target besar musim ini," kata Iksan Mahar.

Sementara itu, pelatih kepala PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel, juga menyambut baik hadirnya kembali kompetisi tersebut. Pelatih asal Belanda itu menilai keberadaan turnamen domestik akan menambah daya saing klub sepanjang musim.

Meski demikian, Van Gastel mengingatkan bahwa jadwal pertandingan berpotensi sangat padat karena beririsan dengan agenda internasional seperti South Asian Cup dan Asian Cup.

"Menurut saya, League Cup adalah hal yang sangat bagus. Namun, dengan adanya agenda internasional, jadwal pertandingan kemungkinan akan menjadi sangat padat," ujar Van Gastel.

Meski melihat tantangan tersebut, dia tetap antusias menjalani kompetisi baru itu. Baginya, League Cup menjadi peluang tambahan bagi PSIM untuk memburu trofi pada musim 2026/2027.

Baca Juga: Tumbang dari Persebaya, Shin Tae-yong Nilai Persija Punya Fondasi Kuat untuk Bersaing di Super League Musim Ini

Van Gastel berharap timnya mampu menjaga konsistensi performa di setiap kompetisi. Dengan persiapan yang telah dilakukan sejak awal musim, PSIM optimistis dapat tampil kompetitif dan memberikan hasil terbaik bagi para pendukung Laskar Mataram.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah