← Beranda
Rumor Transfer: Eks Kiper PSBS Biak Masuk Radar Borneo FC Gantikan Nadeo Argawinata
Andre Rizal HanafiSabtu, 25 Juli 2026 | 13.27 WIB
Kiper asal Angola Kadu menjadi salah satu target Borneo FC untuk menggantikan Nadeo Argawinata. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Masa depan penjaga gawang asal Angola Kadu, masih akan berlanjut di sepak bola Indonesia. Setelah tampil cukup konsisten bersama PSBS Biak pada musim lalu, kiper berusia 31 tahun itu kini dirumorkan menjadi salah satu target Borneo FC untuk menggantikan Nadeo Argawinata menghadapi super league musim 2026/2027.

Borneo FC kehilangan kiper utama mereka Nadeo Argawinata yang memutuskan melanjutkan karier bersama klub lain pada bursa transfer musim ini. Kondisi tersebut membuat Pesut Etam membutuhkan sosok penjaga gawang berpengalaman untuk mengisi kekosongan di bawah mistar.

Nama Kadu pun masuk dalam daftar pemain yang dikaitkan dengan Borneo FC. Apalagi, statusnya saat ini sudah tidak terikat kontrak dengan PSBS Biak setelah resmi menjadi pemain bebas transfer sejak 1 Juli 2026.

Baca Juga: Jelang Lawan Persebaya di Piala Presiden 2026, Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Terkini Persija

Musim lalu, Kadu menjadi salah satu pemain yang cukup menonjol di PSBS Biak. Di tengah situasi klub yang tidak mudah, dia tetap mampu menunjukkan performa yang stabil dan menjadi andalan di sektor pertahanan.

Berdasar data terakhir, dia mencatatkan 26 penampilan bersama PSBS pada kompetisi super league musim lalu. Pengalaman Kadu juga menjadi nilai tambah.

Sebelum berkarir di Indonesia, dia menghabiskan sebagian besar perjalanan profesional di Portugal. Dia merupakan jebolan akademi FC Porto dan pernah memperkuat Porto B sebelum melanjutkan karir bersama Varzim, Trofense, Oliveirense, Espinho, Alverca hingga Oliveira do Hospital.

Baca Juga: Jelang Persib vs Arema FC, Adam Alis Sebut Piala Presiden 2026 Jadi Momen Bangun Chemistry Tim Baru

Meski hanya sekali tampil bersama tim utama FC Porto, Kadu pernah menjadi bagian dari skuad yang menjuarai Primeira Liga musim 2011/2012. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting yang membentuk kualitasnya sebagai penjaga gawang.

Di level internasional, Kadu juga pernah memperkuat Tim Nasional Angola. Dia menjalani debut pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 saat dipercaya menggantikan Hugo Marques yang absen akibat Covid-19.

Sepanjang karirnya bersama Angola, Kadu mencatatkan tiga penampilan. Dengan tinggi badan mencapai 190 sentimeter, Kadu memiliki keunggulan dalam duel udara serta kemampuan mengawal area kotak penalti.

Pengalamannya bermain di kompetisi Eropa dan Afrika juga menjadi modal yang dapat membantu proses adaptasi di klub baru. Bagi Borneo FC, mendatangkan Kadu bisa menjadi solusi yang cukup masuk akal. Selain berstatus bebas transfer sehingga tidak membutuhkan biaya transfer, dia juga sudah mengenal atmosfer kompetisi Indonesia.

Faktor adaptasi tentu menjadi keuntungan dibandingkan harus merekrut kiper asing yang benar-benar baru. Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Borneo FC maupun pihak Kadú terkait rumor tersebut. Negosiasi, jika memang berlangsung, masih belum diumumkan ke publik.

Selain Borneo FC, nama Kadu sempat dikaitkan dengan beberapa klub Indonesia pada bursa transfer kali ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa performanya bersama PSBS Biak berhasil menarik perhatian sejumlah tim peserta super league.

Baca Juga: Pesan Pertama Jurgen Klopp Usai Resmi Jadi Pelatih Timnas Jerman: Tim Nasional Dapat Menyatukan Orang Jerman

Menarik untuk ditunggu bagaimana kelanjutan saga transfer ini. Jika benar bergabung dengan Borneo FC, Kadu berpeluang menjadi sosok penting dalam menjaga kekuatan lini belakang Pesut Etam pada musim 2026/2027 sekaligus melanjutkan kiprahnya di sepak bola Indonesia.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah