← Beranda
Baru 16 Tahun! Debut Dava Yunna di Tim Senior Persebaya Surabaya Jadi Awal Lahirnya Bintang Baru
Moch. Rizky Pratama Putra• Jumat, 24 Juli 2026 | 14.43 WIB
Dava Yunna Adi Putra jalani debut bersama tim senior Persebaya Surabaya pada laga 99th Anniversary Game melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo. (Instagram @davaaaayunna_)

 

JawaPos.com - Pemain muda Persebaya Surabaya Dava Yunna Adi Putra mencatatkan debut bersama tim senior saat menghadapi PSIS Semarang pada laga 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7).

Kesempatan Dava Yunna tampil di usia 16 tahun menjadi tonggak penting dalam perjalanan karir salah satu talenta terbaik akademi Green Force Persebaya Surabaya yang kini mulai menembus level profesional.

Debut Impian yang Akhirnya Menjadi Kenyataan

Pertandingan yang berakhir imbang 2-2 melawan PSIS Semarang akan selalu dikenang Dava Yunna Adi Putra. Di usia yang baru menginjak 16 tahun, dia akhirnya merasakan atmosfer pertandingan bersama tim senior Persebaya Surabaya di hadapan ribuan Bonek dan Bonita.

Baca Juga: Terbongkar! 2 Fakta Krusial Persebaya Surabaya Diungkap Diogo Ramalho Jelang Piala Presiden 2026

Dava masuk pada menit ke-86 menggantikan rekannya di babak kedua. Meski hanya mendapatkan waktu bermain beberapa menit, kesempatan itu menjadi hadiah atas kerja keras yang telah ia jalani selama bertahun-tahun di jalur pembinaan Green Force.

Pemain kelahiran 20 April 2009 tersebut mengaku momen debutnya merupakan impian yang telah dipupuk sejak kecil. Kini, mimpi mengenakan seragam tim senior Persebaya Surabaya akhirnya terwujud di Stadion Gelora Bung Tomo, stadion yang selama ini hanya bisa ia saksikan dari tribun maupun layar televisi.

"Saya sangat senang dan bersyukur bisa mendapatkan kesempatan debut bersama tim senior Persebaya. Ini menjadi momen yang sangat berharga bagi saya karena sejak kecil saya bermimpi bisa bermain untuk Persebaya," ungkap Dava dikutip dari laman resmi Persebaya.id, Jumat (24/7).

Baca Juga: Ruben Amorim Datang, Persaingan di AC Milan Memanas, Empat Pemain Inti Mulai Terancam

“Apalagi bisa merasakannya di hadapan ribuan Bonek dan Bonita, tentu menjadi pengalaman yang tidak akan saya lupakan," imbuh dia.

Perjalanan Panjang dari Liga Persebaya hingga Tim Senior

Kesempatan tampil bersama skuad utama tidak datang secara instan. Dava mengawali perjalanan sepak bolanya melalui kompetisi Liga Persebaya bersama Bintang Angkasa sebelum bergabung ke sistem pembinaan Persebaya Surabaya.

Perjalanan tersebut menjadi fondasi penting dalam perkembangan kariernya. Dari level usia dini, Dava terus menunjukkan peningkatan performa hingga dipercaya masuk dalam kelompok pemain binaan Green Force.

Namanya kemudian semakin dikenal saat memperkuat Persebaya Surabaya di kompetisi Elite Pro Academy (EPA). Penampilan yang konsisten membuatnya menjadi salah satu pemain muda yang mendapat perhatian serius dari tim pelatih.

Kemampuan teknik, keberanian mengambil keputusan di lapangan, serta kematangan bermain yang dinilai melampaui usianya menjadi modal utama Dava. Perkembangan itu membuatnya mulai rutin mengikuti program latihan bersama tim senior hingga akhirnya memperoleh kesempatan menjalani debut.

Langkah tersebut juga membuka peluang lebih besar bagi pemain muda asal Surabaya itu untuk terus berkembang. Debut di usia 16 tahun menjadi bukti sistem pembinaan Persebaya Surabaya mampu melahirkan talenta yang siap bersaing di level tertinggi.

Baca Juga: Era Baru Juventus Dimulai, Luciano Spalletti Terapkan Latihan Intensif Sambil Menunggu Rekrutan Baru

Debut Bukan Akhir, Melainkan Awal Perjalanan

Meski sudah mencatatkan penampilan perdana, Dava memahami perjalanan kariernya masih sangat panjang. Dia tidak ingin cepat puas dan justru menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas permainan.

"Debut ini menjadi awal bagi saya untuk terus belajar dan berkembang. Saya masih harus meningkatkan banyak hal. Semoga ke depan saya bisa mendapatkan kesempatan lebih banyak dan memberikan kontribusi yang lebih besar untuk tim," ungkap Dava Yunna.

Selain berkembang bersama klub, Dava juga mulai mendapat pengakuan di level nasional. Penampilan impresifnya selama menjalani pembinaan mengantarkan dirinya menembus skuad Timnas Indonesia U-17.

Baca Juga: AC Milan Siap Jalani Tur Pramusim, Ruben Amorim Uji Taktik Baru Hadapi Celtic hingga Manchester United

Keberhasilan tersebut semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain muda yang layak dipantau dalam beberapa tahun ke depan. Dengan usia yang masih sangat muda, peluang berkembang masih terbuka sangat lebar.

Dava pun menyampaikan apresiasi kepada pelatih kepala Bernardo Tavares yang telah memberikan kepercayaan untuk tampil bersama tim utama. Baginya, kesempatan itu menjadi suntikan motivasi agar terus bekerja keras setiap hari.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Coach Bernardo Tavares dan seluruh tim pelatih yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya. Kesempatan ini sangat berarti dan menjadi motivasi besar untuk terus bekerja keras setiap hari,” ujar Dava.

Baca Juga: Inter Milan Bersiap Pertahankan Scudetto, Cristian Chivu Mulai Racik Taktik Baru dengan Formasi 3-5-2

Bernardo Tavares Ingatkan Dava Tetap Rendah Hati

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memberikan apresiasi atas perkembangan yang ditunjukkan Dava selama mengikuti latihan bersama skuad senior. Menurut pelatih asal Portugal tersebut, pemain muda itu memiliki potensi besar jika mampu menjaga konsistensi.

Namun, Bernardo juga mengingatkan agar Dava tidak terlena dengan pencapaian awal tersebut. Dia menilai proses pembelajaran masih jauh lebih penting dibanding sekadar menikmati status sebagai pemain tim utama.

"Dava memiliki potensi yang sangat baik dan menunjukkan kemauan belajar yang tinggi. Namun ini baru langkah awal. Dia harus tetap rendah hati, terus bekerja keras, mendengarkan arahan pelatih, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk berkembang menjadi pemain yang lebih baik," tandas dia.

Pesan itu sejalan dengan filosofi Bernardo yang selama ini dikenal tidak ragu memberikan kesempatan kepada pemain muda, tetapi tetap menuntut disiplin dan kerja keras. Debut Dava menjadi contoh bagaimana pemain akademi bisa memperoleh peluang jika mampu menunjukkan kualitas selama latihan.

Baca Juga: Ambisi Newcastle United Kuasai Eropa Tak Semudah Era Manchester City, Ini Penyebabnya

Bagi Persebaya Surabaya, kemunculan Dava menjadi kabar menggembirakan di tengah persiapan menghadapi musim baru. Kehadiran pemain-pemain muda dari akademi diharapkan mampu memperkuat fondasi klub dalam jangka panjang sekaligus menjaga regenerasi skuad Green Force tetap berjalan.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah