← Beranda
PSMS Medan Uji Empat Pemain Asing di Piala Presiden 2026, Ini Profil dan Rekam Jejak Mereka
Andre Rizal HanafiKamis, 23 Juli 2026 | 22.49 WIB
Pemain PSMS Medan intensif menggelar latihan sebelum mengikuti Piala Presiden 2026. (PSMS)

 

JawaPos.com - PSMS Medan memanfaatkan ajang Piala Presiden Elite 2026 sebagai kesempatan untuk menyeleksi pemain asing yang akan memperkuat tim pada kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

Sebanyak empat pemain asing tengah menjalani masa trial dan akan dinilai langsung oleh tim pelatih melalui penampilan mereka di turnamen pramusim tersebut.

Keempat pemain itu datang dengan latar belakang dan pengalaman yang berbeda. Mulai dari pemain yang masih aktif di kompetisi Eropa hingga mantan pemain Auckland City yang pernah merasakan atmosfer Piala Dunia Antarklub.

Baca Juga: PSMS Medan Percaya Diri Tampil di Piala Presiden 2026, Optimis Promosi Musim Depan

Nama pertama adalah Saná Gomes atau Sana Quide. Bek kiri asal Guinea-Bissau berusia 26 tahun ini juga mengantongi paspor Portugal.

Selain bermain di sisi kiri pertahanan, ia mampu mengisi posisi gelandang kiri maupun bek tengah sehingga memberikan banyak pilihan bagi pelatih.

Sebelum menjalani trial di PSMS, Saná tercatat membela Hapoel Haifa di Liga Utama Israel. Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasarnya mencapai 350 ribu euro dan ia juga sudah mengoleksi tujuh penampilan bersama Tim Nasional Guinea-Bissau.

Baca Juga: PSMS Medan Sudah Datangkan 18 Amunisi Baru, Paling Agresif di Bursa Transfer Championship 2026/2027

Di lini depan, PSMS mencoba kemampuan Jonito Soares Cassamá. Striker berusia 23 tahun tersebut memiliki postur 1,85 meter dan dikenal kuat dalam duel udara. Pemain asal Guinea-Bissau itu sebelumnya bermain bersama Dibba SCC di Liga Pro Uni Emirat Arab dan memiliki nilai pasar sekitar 250 ribu euro.

Sementara itu, nama yang paling berpengalaman adalah Fabrizio Tavano. Gelandang serang berusia 32 tahun itu memiliki kewarganegaraan Meksiko, Italia, dan Selandia Baru.

Tavano pernah memperkuat Auckland City FC dan menjadi bagian dari skuad yang finis di posisi ketiga FIFA Club World Cup 2014.

Kariernya juga membawanya bermain di berbagai negara, termasuk Italia, Meksiko, Nikaragua, hingga Rusia.

Menariknya, Tavano memiliki hubungan kerja yang cukup dekat dengan Direktur Teknik PSMS Medan, Ramon Tribulietx, karena keduanya pernah bersama di Auckland City FC dan kembali bekerja sama di Akron Tolyatti.

Pemain terakhir adalah Danny Barrow, winger berusia 30 tahun yang memiliki kewarganegaraan Wales dan Inggris.

Lulusan akademi Plymouth Argyle dan West Bromwich Albion itu dikenal mengandalkan kecepatan, kelincahan, serta kemampuan menusuk dari sisi sayap.

Baca Juga: PSMS Medan Resmi Pertahankan Eko Purdjianto untuk Liga 2 Musim 2026/2027, Targetkan Promosi ke Liga 1

Barrow sebelumnya memperkuat AC Oulu di Liga Finlandia sebelum berstatus tanpa klub. Nilai pasarnya saat ini berada di angka sekitar 75 ribu euro.

Seluruh pemain tersebut akan mendapat kesempatan menunjukkan kualitasnya saat PSMS menghadapi Port FC, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta di Piala Presiden Elite 2026.

Turnamen ini menjadi penilaian penting bagi tim pelatih untuk menentukan siapa yang layak mengisi slot terakhir pemain asing Ayam Kinantan menghadapi persaingan Liga 2 musim 2026/2027.

Kini keputusan ada di tangan tim pelatih. Namun, performa di lapangan akan menjadi penentu utama siapa yang akhirnya bertahan dan mengenakan jersey PSMS Medan sepanjang musim nanti.

EDITOR: Edi Yulianto