JawaPos.com - Stadion Pakansari, Bogor, akan menjadi kandang Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Stadion berkapasitas sekitar 30 ribu penonton itu dipastikan siap menggelar pertandingan Skuad Garuda.
Sesuai rencana, Timnas Indonesia akan menjadikan Stadion Pakansari selama babak penyisihan Grup A. Skuad Garuda akan memainkan dua laga kandang, yakni melawan Kamboja pada Senin (27/7) dan Vietnam pada (3/8) mendatang.
Menjelang guliran melawan Kamboja, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, mengungkap kesiapan Stadion Pakansari. Asnan menjelaskan, pemugaran atap yang stadion yang sempat rusak akibat angin kencang, kini telah 100 persen rampung sejak Rabu (21/7) kemarin.
Baca Juga: Modal Penting Timnas Indonesia Jelang Tampil di Piala AFF 2026, Kerangka Tim Mulai Terlihat
“Pertama, saya mau sampaikan bahwa memang dari awal Stadion Pakansari ini sudah diberitahu oleh pihak PSSI untuk dijadikan tempat pertandingan Piala AFF. Ada dua pertandingan di Pakansari, yaitu pada 27 Juli 2026 Timnas Indonesia melawan Timnas Kamboja, kemudian pada 3 Agustus 2026 Timnas Indonesia melawan Timnas Vietnam," ujar Asnan saat ditemui wartawan, dikutip Kamis (23/7/2026).
“Terutama berkaitan dengan atap. Pak Bupati kemarin menyampaikan kepada saya dan Dispora agar diselesaikan pada tanggal 21 Juli 2026 2026. Alhamdulillah, atap pada 21 Juli kemarin sudah selesai, tinggal perapihannya saja,” sambungnya.
Selain atap, pengelola stadion juga sudah membenahi fasilitas lainnya seperti memberikan nomor pada kursi di tribune. Kata Asnan, langkah itu dilakukan sesuai dengan arahan PSSI demi memudahkan penonton yang menyaksikan langsung ke stadion.
"Kursi sudah kami berikan nomor kursi, ya. Karena saran dari PSSI juga kursinya harus dikasih nomor supaya untuk memudahkan para penonton untuk tempat duduknya," ujarnya.
Baca Juga: Kata Erick Thohir Usai Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara Piala AFF 2026
Lalu yang tak kalah penting adalah terkait kondisi rumput. Asnan mengatakan pihaknya telah melakukan perawatan rumput sejak kompetisi Liga 2 atau Championship berakhir. Di waktu yang tersisa ini, rumput Stadion Pakansari akan terus di cek agar siap digunakan saat hari pertandingan.
"Kemudian juga rumput. Sejak selesainya Championship, langsung kami lakukan treatment agar sesuai dengan standar yang diinginkan PSSI. Hari ini tim PSSI juga menerjunkan timnya untuk membantu kami supaya kondisi rumput benar-benar layak digunakan," terang Asnan.
Secara keseluruhan, Asnan menyebut Stadion Pakansari hampir 100 persen siap menjadi markas Timnas Indonesia. Menurutnya, saat ini pihaknya hanya tinggal melakukan pembersihan.
"Kalau persentase untuk atap dan pekerjaan lainnya, kami sudah lebih dari 90 persen, sekitar 98 persen. Tinggal sedikit lagi, yaitu pembersihan," pungkas Asnan.