JawaPos.com - PSIS Semarang tak ingin berlama-lama menikmati hasil uji coba menghadapi Persebaya Surabaya dalam laga Anniversary Game 99 Tahun Persebaya. Setelah pertandingan yang berakhir imbang 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7), Laskar Mahesa Jenar langsung mengalihkan fokus ke persiapan musim baru.
Skuad asuhan Widodo Cahyono Putro diketahui langsung bertolak ke Yogyakarta untuk menjalani pemusatan latihan. Program tersebut menjadi bagian dari persiapan PSIS menghadapi kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 yang akan bergulir dalam waktu dekat.
Laga melawan Persebaya menjadi salah satu tolok ukur kesiapan PSIS sebelum tampil di kompetisi resmi. Dalam pertandingan tersebut, PSIS mampu memberikan perlawanan hingga menutup laga dengan skor 2-2 setelah sempat tertinggal.
Baca Juga: 5 Alasan Argentina Layak Kalah dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Dua gol PSIS dicetak Lorensius Amanat Sabda yang tampil impresif. Hasil tersebut menjadi modal positif sekaligus bahan evaluasi bagi tim pelatih selama menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta.
Tak lama setelah pertandingan usai, perhatian suporter juga tertuju pada unggahan suami CEO PSIS Datu Nova Fatmawati, yakni Fariz Julinar Maurisal. Melalui akun Instagram pribadi, @farizjulinarmaurisal, dia menyampaikan pesan penyemangat untuk seluruh elemen tim.
”Kita mulai berproses tanpa harus mengeluh, kita lalui setiap episodenya fokus terhadap target kita tidak usah fikir yang lain yoh iso yoh @psisofficial,” tulis Fariz dalam unggahannya.
Baca Juga: Klasemen Akhir Piala Dunia FIFA 2026: Peringkat Lengkap 48 Tim Peserta
Pesan tersebut mendapat respons positif dari sebagian pendukung PSIS. Banyak yang menilai kalimat tersebut menggambarkan semangat untuk membangun tim secara bertahap tanpa terlalu memikirkan berbagai hal di luar target utama.
Kini fokus PSIS sepenuhnya tertuju pada pemusatan latihan di Yogyakarta. Selama berada di Kota Pelajar, tim pelatih akan memaksimalkan peningkatan kondisi fisik, kekompakan permainan, hingga pematangan strategi sebelum kompetisi dimulai.
Program latihan ini juga menjadi kesempatan bagi para pemain baru untuk semakin beradaptasi dengan gaya permainan yang diinginkan Widodo Cahyono Putro. Selain itu, evaluasi dari pertandingan kontra Persebaya diharapkan bisa menjadi bekal penting untuk memperbaiki sejumlah aspek yang masih perlu ditingkatkan.
Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, PSIS berharap mampu memasuki musim Pegadaian Championship 2026/2027 dalam kondisi terbaik. Semangat yang disampaikan melalui pesan Fariz Julinar pun menjadi salah satu suntikan motivasi agar Laskar Mahesa Jenar terus fokus menjalani setiap proses demi mencapai target yang telah ditetapkan.