← Beranda
Perkuat Lini Pertahanan, Bali United Rekrut Bek Finlandia Eks Nottingham Forest!
Andika RachmansyahRabu, 22 Juli 2026 | 02.34 WIB
Pemain asing baru Bali United, Thomas Lam. (Instagram/@baliunitedfc)

 

JawaPos.com - Bali United kembali bergeliat di bursa transfer Super League 2026/2027. Kali ini, tim berjuluk Serdadu Tridatu itu resmi mendatangkan pemain asal Finlandia, Thomas Lam, untuk memperkuat lini pertahanan.

Bali United mendatangkan Thomas Lam setelah kontraknya berakhir bersama Apollon Limassol, klub asal Siprus. Namun, Serdadu Tridatu tidak mengungkap durasi kontrak bek tengah berusia 32 tahun tersebut.

Bali United merekrut pemain jebolan AZ Alkmaar tersebut setelah evaluasi perjalanan tim di kompetisi Super League musim lalu. Pasalnya, lini pertahanan Serdadu Tridatu terbilang cukup lemah dengan kebobolan 48 gol dari 34 pertandingan.

Baca Juga: John Herdman Puji Tiga Pemain Bali United di TC Timnas Indonesia, Kadek Agung Dinilai Paling Disiplin

“Melihat evaluasi musim lalu khususnya di lini belakang, kami melihat butuh tambahan untuk pemain di sektor pertahanan,” ungkap Chief Executive Officer (CEO) Bali United FC, Yabes Tanuri, dilansir dari laman resmi klub, Selasa (21/7/2026).

Yabes Tanuri mengungkap Thomas Lam menjadi pilihan terbaik berdasarkan rekomendasi tim kepelatihan Bali United. Dia berharap, bek berpostur 188 sentimeter itu mampu memberikan kontribusi positif untuk memperkokoh lini pertahanan Serdadu Tridatu.

“Setelah berkomunikasi dengan tim pelatih, kami melihat Thomas Lam menjadi pilihan terbaik untuk memperkuat Bali United di musim ini. Mudah-mudahan dia bisa membantu tim ini disiplin dalam pertahanan dan produktif dalam mencetak gol sehingga peringkat klasemen lebih baik di musim ini," terang dia.

Profil Thomas Lam

Pemain bernama lengkap Thomas Anton Rudolph Lam merupakan pemain yang kaya pengalaman. Dia memulai kariernya di usia muda dari Amsterdam Football Club sebelum bergabung dengan tim muda AZ Alkmaar pada 2005.

Baca Juga: John Herdman Puji Bali United Training Center, Timnas Indonesia Siap Hadapi Piala AFF 2026

Menariknya, pada musim 2013/2014, Thomas Lam pernah setim dengan gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye. di AZ Alkmaar U-21. Semusim kemudian, Haye menembus tim senior, sementara Thomas Lam pindah ke PEC Zwolle.

Kemudian di musim 2016/2017, Thomas Lam bergabung dengan tim asal Inggris Nottingham Forest. Bek berusia 32 tahun itu dipinjamkan ke FC Twente, sebelum akhirnya kembali ke PEC Zwolle pada musim 2018/2019.

Thomas Lam pernah mencicipi kompetisi Bulgaria dengan bergabung CSKA Sofia pada musim 2021/2022. Semusim berselang, ia kemudian pindah ke klub Australia, Melbourne City, sebelum akhirnya kembali memperkuat PEC Zwolle pada musim 2023/2024.

Di musim tersebut, Thomas Lam dilatih oleh Johnny Jansen, pelatih Bali United saat ini. Sampai akhirnya ia pindah ke Apollon Limassol pada musim 2024/2026, sebelum kini resmi berseragam Bali United dan bereuni dengan Johnny Jansen.

Selain di level klub, Thomas Lam juga memiliki pengalaman di level internasional bersama Timnas Finlandia. Bek tengah berusia 32 tahun itu bahkan rutin mendapat panggilan tim nasional mulai dari kelompok umur U-17 hingga senior.

Baca Juga: Jelang Piala AFF 2026, Thom Haye Akui Timnas Indonesia Nikmati Latihan di Bali United Training Center

Thomas Lam mencatatkan debutnya bersama skuad senior Timnas Finlandia pada 9 juni 2015. Bersama tim berjuluk Huuhkajat itu, ia mencatatkan 28 penampilan. Pengalamannya di lapangan hijau pada beberapa negara tersebut menjadi modal baik untuk memulai petualangan barunya di Liga Indonesia.

Bali United Lengkapi Slot Pemain Asing

Thomas Lam menjadi rekrutan legiun asing keempat Bali United di bursa transfer Super League 2026/2027. Sebelumnya, Serdadu Tridatu itu sudah mendatangkan Remco Balk, Jort van der Sande, dan Queven Inacio.

Kehadiran Thomas Lam sekaligus membuat Bali United memenuhi slot pemain asing menjadi 11. Serdadu Tritadu sebelumnya memiliki tujuh pemain asing, yakni Mike Hauptmeijer, Joao Ferrari, Brandon Wilson, Thijmen Goppel, Tim Receveur, Jordy Bruijn, dan Teppei Yachida.

EDITOR: Edi Yulianto