JawaPos.com — Persebaya Surabaya memiliki tiga bek asing dengan postur di atas 1,86 meter untuk menghadapi Super League 2026/2027.
Pelatih Bernardo Tavares membangun lini pertahanan Green Force dengan mengandalkan Walber Mota, Yuran Fernandes, dan Risto Mitrevski yang sama-sama berposisi sebagai bek tengah sekaligus memiliki pengalaman di level internasional.
Komposisi tersebut menunjukkan keseriusan Persebaya Surabaya dalam memperkuat sektor belakang setelah aktif mendatangkan pemain baru pada bursa transfer musim ini.
Kehadiran dua bek anyar dipadukan dengan satu pemain lama membuat persaingan di jantung pertahanan dipastikan semakin ketat.
Mengapa Bernardo Tavares Memilih Bek Bertubuh Tinggi?
Postur menjadi salah satu keunggulan utama tiga bek asing Persebaya Surabaya.
Walber Mota memiliki tinggi 1,86 meter, Risto Mitrevski mencapai 1,87 meter, sedangkan Yuran Fernandes menjadi yang paling menjulang dengan tinggi 1,98 meter berdasarkan data Transfermarkt.
Baca Juga: Perayaan HUT ke-99 Persebaya Semakin Berwarna, Citicon Live Mural Hadirkan Karya Seni di GBT
Keunggulan fisik tersebut memberi keuntungan dalam duel udara, situasi bola mati, hingga mengantisipasi umpan silang lawan.
Ketiganya juga sama-sama berposisi alami sebagai bek tengah sehingga memberikan banyak pilihan bagi Bernardo Tavares dalam menentukan komposisi terbaik.
Pelatih asal Portugal itu memang menginginkan persaingan sehat di setiap posisi. Menurutnya, kualitas skuad hanya bisa meningkat apabila seluruh pemain terus bersaing memperebutkan tempat utama.
"Apa yang saya inginkan di dalam tim saat ini adalah persaingan. Mereka harus merasa bahwa mereka perlu datang berlatih, jika mereka datang ke tempat latihan namun tidak berlatih sungguh-sungguh, mereka akan kehilangan kesempatan untuk bermain," ujar Bernardo Tavares.
"Dan kita butuh persaingan. Jika kita ingin memiliki tim yang bagus, kita juga harus memiliki persaingan di dalam tim kita sendiri. Inilah yang ingin saya tunjukkan hari ini."
Siapa Walber Mota, Rekrutan Baru Persebaya Surabaya
Walber Mota menjadi tambahan terbaru di lini belakang Green Force setelah resmi bergabung pada 10 Juli 2026. Bek asal Brasil berusia 29 tahun itu dikontrak selama satu musim dengan opsi perpanjangan untuk musim berikutnya.
Baca Juga: Bernardo Tavares Evaluasi Persebaya usai Imbang Lawan PSIS di Laga Pramusim Super League
Sebelum datang ke Surabaya, Walber memiliki pengalaman memperkuat sejumlah klub besar Brasil seperti Botafogo, Athletico Paranaense, Guarani, hingga Vasco da Gama.
Kariernya kemudian berlanjut ke Vietnam bersama Nam Dinh FC sejak 2024.
Bersama klub tersebut, Walber turut merasakan atmosfer AFC Champions League Two dengan menghadapi lawan-lawan kuat Asia, termasuk Gamba Osaka dari Jepang dan Johor Darul Ta'zim dari Malaysia.
Pengalaman itu menjadi modal penting sebelum berkarier di Indonesia.
Keunggulan lain Walber adalah fleksibilitas bermain. Selain sebagai bek tengah, ia juga mampu mengisi posisi bek kiri maupun bek kanan sehingga memberi variasi taktik bagi tim pelatih.
"Saya sangat senang bisa bergabung dengan Persebaya. Saya mengetahui bahwa klub ini memiliki sejarah panjang, basis suporter yang luar biasa, dan ambisi besar untuk meraih prestasi. Itu menjadi alasan yang membuat saya sangat termotivasi datang ke sini," ujar Walber.
"Saya tidak sabar merasakan atmosfer pertandingan di stadion dan bermain di hadapan para suporter. Saya akan bekerja keras setiap hari untuk membantu tim mencapai target yang telah ditetapkan musim ini."
Apa yang Dibawa Yuran Fernandes ke Surabaya?
Yuran Fernandes menjadi rekrutan asing berikutnya yang diumumkan Persebaya Surabaya pada 7 Juli 2026.
Bek asal Tanjung Verde berusia 31 tahun itu memiliki tinggi hampir dua meter, tepatnya 1,98 meter, sekaligus menjadi pemain paling menjulang di lini belakang Green Force.
Nama Yuran sudah sangat dikenal di kompetisi Indonesia setelah empat musim membela PSM Makassar. Selama periode tersebut, ia menjadi salah satu pilar pertahanan sekaligus membantu tim meraih gelar juara Super League 2022/23.
Pengalaman panjang di sepak bola Indonesia membuat proses adaptasinya diperkirakan berlangsung lebih cepat dibanding pemain asing lain.
Apalagi, ia telah memahami karakter kompetisi maupun gaya permainan klub-klub Indonesia.
"Saya sangat senang bisa bergabung dengan Persebaya. Ini adalah kesempatan yang baik bagi saya untuk menjalani tantangan baru dalam karier. Saya datang ke sini dengan semangat dan motivasi besar untuk memberikan yang terbaik bagi tim," ujar Yuran.
"Target pribadi saya adalah memberikan kemampuan terbaik yang saya miliki dan membantu tim meraih hasil maksimal. Saya ingin berkontribusi sebanyak mungkin agar Persebaya bisa mencapai posisi yang lebih baik."
Mengapa Risto Mitrevski Tetap Menjadi Andalan?
Di tengah masuknya dua bek asing baru, Risto Mitrevski tetap menjadi sosok penting dalam skuad Persebaya Surabaya. Bek asal Makedonia Utara itu baru saja memperpanjang kontraknya hingga 30 Juni 2027.
Risto tampil konsisten sepanjang musim lalu dengan mencatatkan 24 pertandingan, dua gol, dua kartu kuning, dan total 2.160 menit bermain bersama Green Force.
Selain beroperasi sebagai bek tengah, pemain berusia 34 tahun tersebut juga mampu dimainkan sebagai gelandang bertahan.
Pengalaman Risto di kompetisi Indonesia membuatnya menjadi salah satu pemain yang memahami karakter permainan tim.
Kehadirannya juga memberi keseimbangan karena mampu mengombinasikan kemampuan membaca permainan dengan duel fisik.
Kini, Bernardo Tavares memiliki tiga bek asing berkualitas dengan karakter yang berbeda.
Walber menawarkan fleksibilitas, Yuran membawa pengalaman panjang di Liga Indonesia serta dominasi duel udara, sedangkan Risto hadir dengan konsistensi dan pengalaman yang telah teruji bersama Persebaya Surabaya.