← Beranda
Kiprah Timnas Indonesia di Piala AFF, Waktunya Perbaiki Status Spesialis Runner-up
Andika RachmansyahSenin, 20 Juli 2026 | 21.33 WIB
Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari berpotensi dicoret dari skuad final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 di Jakarta. (PSSI)

 

JawaPos.com - Timnas Indonesia tidak pernah mencicipi gelar juara Piala AFF sejak pertama kali dihelat pada 1996. Skuad Garuda justru menyandang status sebagai spesialis runner-up, karena telah berhasil mencapai final sebanyak enam kali, namun belum pernah juara.

Piala AFF merupakan turnamen paling bergengsi se-Asia Tenggara. Timnas Indonesia pun selalu ikut serta dalam kejuaraan tersebut sejak awal dimulai pada tahun 1996. Dalam edisi perdana, Skuad Garuda finis peringkat keempat setelah takluk dari Vietnam dengan skor 2-3.

Selama 30 tahun lamanya turnamen tersebut berdiri, Timnas Indonesia sama sekali belum pernah merebut gelar juara. Padahal, Skuad Garuda telah berhasil mencapai final sebanyak enam kali, yaitu pada tahun 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.

Baca Juga: Jadwal dan Harga Tiket Piala AFF 2026 Resmi Dirilis, Duel Timnas Indonesia vs Vietnam Paling Mahal

Meski sering mencapai fase akhir, Timnas Indonesia tak pernah mampu merebut gelar juara. Maka itu, fenomena tersebut membuat Skuad Garuda dicap sebagai tim negara spesialis runner-up.

Piala AFF 2000

Piala AFF 2000 yang merupakan edisi ketiga digelar di Thailand. Pada edisi ini, Timnas Indonesia yang kala itu dikomandoi oleh Nandar Iskandar. Skuad Garuda pun diperkuat oleh nama-nama legendaris seperti Uston Nawawi, Aji Santoso, Kurniawan Dwi Yulianto, hingga Gendut Doni.

Dalam edisi tersebut, Timnas Indonesia datang sebagai peringkat ketiga Piala AFF 1998. Skuad Garuda pun untuk pertama kalinya berhasil mencapai partai final di Piala AFF 2000. Kesukesan itu tak luput dari tangan dingin Nandar Iskandar dan kedalaman skuad yang bertabur bintang.

Baca Juga: John Herdman Puji Bali United Training Center, Timnas Indonesia Siap Hadapi Piala AFF 2026

Namun sayang, Timnas Indonesia menelan kekalahan dari tuan rumah Thailand di partai puncak Piala AFF 2000. Skuad Garuda menyerah dengan skor cukup telak 1-4 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand.

Piala AFF 2002

Pada edisi berikutnya, Indonesia menjadi tuan rumah bersama dengan Singapura. Momentum ini pun tak disia-siakan oleh Skuad Garuda yang kala itu dilatih oleh arsitek asal Bulgaria, Ivan Kolev.

Timnas Indonesia berhasil melaju ke partai final setelah mengalahkan Malaysia 1-0 di babak semifinal. Di final, Skuad Garuda lagi-lagi berjumpa rivalnya, yakni Thailand. Piala AFF edisi keempat ini seharusnya menjadi momentum ideal bagi Indonesia untuk meraih juara.

Pasalnya, Timnas Indonesia mulai mengalami peningkatan prestasi sejak edisi pertama. Ditambah, armada Ivan Kolev berstatus sebagai tuan rumah.

Namun sialnya, Timnas Indonesia menelan kekalahan dari Thailand dengan skor 2-4 lewat drama adu penalti pada laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Skuad Garuda sejatinya menunjukkan perlawanan apik karena berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah sempat tertinggal 0-2 di babak pertama.

Piala AFF 2004

Timnas Indonesia berhasil mencapai partai final untuk ketiga kalinya secara beruntun di edisi Piala AFF 2004. Kala itu, Skuad Garuda dipimpin oleh pelatih asal Inggris, Peter Withe. Di bawah komandonya, Indonesia tampil sangat ciamik.

Baca Juga: Jelang Piala AFF 2026, Thom Haye Akui Timnas Indonesia Nikmati Latihan di Bali United Training Center

Banyak yang menilai kalau penampilan Timnas Indonesia di edisi tersebut adalah yang terbaik sepanjang keikutsertaan di Piala AFF. Skuad Garuda berhasil mencapai final setelah melakukan comeback sensasional melawan Malaysia di babak semifinal.

Timnas Indonesia sempat kalah 1-2 dari Malaysia pada leg pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Namun pada leg kedua, Skuad Garuda sukses merebut kemenangan 4-1, sekaligus membuat skor agregat menjadi 5-3.

Namun pada laga final melawan Singapura, penampilan Timnas Indonesia seperti anti-klimaks. Skuad Garuda menelan kekalah 1-3 pada leg pertama di Jakarta, dan 1-2 pada leg kedua di Singapura. Hasil akhirnya, Indonesia kalah dengan skor agregat 2-5 dari, sekaligus mengubur mimpi juara setelah mencapai final untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Piala AFF 2010

Setelah melempem di dua edisi setelah 2004, Timnas Indonesia akhirnya bisa kembali mencapai partai final pada Piala AFF 2010. Kala itu, Skuad Garuda dipimpin oleh Alfred Riedl, pelatih berkebangsaan Austria.

Baca Juga: Skuad Garuda Bertekad Putus Rekor Indonesia Jadi finalis di Piala AFF

Pada edisi tersebut, Timnas Indonesia juga diperkuat pemain naturalisasi Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim. Skuad Garuda melaju ke partai final dengan menyingkirkan Filipina di babak semifinal dengan skor agregat 2-0. Mereka pun menantang Malaysia di laga puncak.

Pada laga final leg pertama, Timnas Indonesia takluk 0-3 dari Malaysia. Kemudian di leg kedua, armada Alfred Riedl menang 2-1 tapi tak cukup untuk mengantarkan gelar juara. Untuk kali keempat Skuad Garuda harus menjadi runner-up.

Piala AFF 2016

Timnas Indonesia kembali mengikuti Piala AFF 2016 setelah sempat menjalani sanksi FIFA akibat pembekuan PSSI oleh pemerintah. Pada edisi ke-11 ini, Skuad Garuda langsung berhasil menembus ke partai final.

Kala itu, Timnas Indonesia kembali dipimpin oleh Alfred Riedl. Skuad Garuda datang dengan skuad bertabur bintang seperti Stefano Lilipaly, Kurnia Meiga, Boaz Solossa, Evan Dimas, hingga Hansamu Yama.

Timnas Indonesia melaju ke final setelah menumbangkan Vietnam dengan skor agregat 4-3. Di final, Skuad Garuda kembali berjumpa rivalnya, yakni Thailand.

Skuad Garuda menjaga asa juara setelah sempat menang 2-1 pada leg pertama. Namun di leg kedua, Skuad Garuda justru tumbang 0-2 dari Gajah Perang. Lagi-lagi, Indonesia gagal merebut gelar juara dan meraih runner-up kelima dalam ajang tersebut.

Piala AFF 2020

Timnas Indonesia memasuki era baru pada Piala AFF 2020 yang diselenggarakan di Singapura pada 5 Desember 2021 hingga Januari 2022. Pasalnya, kala itu, Skuad Garuda dipimpin oleh Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu menghadirkan warna baru karena mempercayakan kepada pemain-pemain muda.

Baca Juga: Timnas Indonesia Pertajam Taktik Jelang Piala AFF 2026

Pemain-pemain muda yang dipilih oleh Shin Tae-yong dalam ajang tersebut seperti Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, Elkan Baggott, Ernando Ari, Syahrian Abimanyu, hingga Pratama Arhan. Hasilnya, Timnas Indonesia berhasil melaju hingga partai final.

Timnas Indonesia melaju ke final usai menumbangkan tuan rumah Singapura dengan skor agregat 5-3. Dan lagi-lagi, Skuad Garuda menghadapi rivalnya, yakni Thailand, di partai puncak.

Hasilnya, Timnas Indonesia kalah 0-4 di leg pertama dan imbang 2-2 di leg kedua. Skuad Garuda pun harus puas keluar sebagai runner-up karrna kalah dengan skor agregat 2-6 dari Gajah Perang. Ini menjadi capaian runner-up keenam Indonesia di ajang Piala AFF.

EDITOR: Edi Yulianto