← Beranda
Resmi Berpisah, Persik Kediri Ucapkan Terima Kasih untuk Faris Aditama yang Telah Mengabdi Selama 11 Musim
Andre Rizal HanafiMinggu, 19 Juli 2026 | 21.48 WIB
Persik Kediri resmi berpisah dengan Faris Aditama setelah 11 musim. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Persik Kediri resmi mengakhiri kebersamaan dengan Faris Aditama menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Keputusan ini sekaligus menutup perjalanan panjang salah satu pemain paling loyal yang pernah dimiliki Macan Putih.

Faris Aditama meninggalkan Persik setelah menghabiskan total 11 musim bersama klub kebanggaan masyarakat Kediri. Catatan tersebut menyamai rekor legenda Persik, Harianto, sebagai pemain dengan masa pengabdian terlama. Selama membela Macan Putih, keduanya juga pernah dipercaya mengenakan ban kapten pada era yang berbeda.

Manajer Persik Kediri Rachmad Tri Kuncara menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar yang diberikan pemain berusia 38 tahun tersebut, baik di dalam maupun di luar lapangan. Menurut dia, Faris bukan hanya pemain senior, tetapi juga sosok yang menjadi panutan bagi rekan-rekannya, khususnya pemain muda yang baru bergabung dengan Persik Kediri.

Baca Juga: Hadapi Super League Musim 2026/27, PSIM Yogyakarta Pertahankan 12 Pemain Lokal Hasil Evaluasi Tim Pelatih

"Faris Aditama merupakan sosok pemain yang tidak hanya menjadi panutan, tetapi juga teladan baik di dalam maupun luar lapangan. Banyak pemain muda yang bergabung di Persik Kediri menjadikan Faris sebagai mentor, baik dari sisi teknis maupun sikap," ujar Rachmad Tri Kuncara.

Perjalanan Faris bersama Persik dimulai pada periode 2010 hingga 2015. Saat itu, pemain asli Kediri tersebut turut memperkuat Macan Putih di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2014/2015.

Setelah sempat melanglang buana ke beberapa klub di Indonesia, Faris kembali pulang ke kampung halamannya pada musim 2018/2019. Kepulangannya bertepatan dengan perjuangan Persik yang baru promosi ke Liga 2.

Baca Juga: Eks River Plate Kevin Sibille Capai Kesepakatan dengan Bhayangkara FC untuk Super League Musim 2026/2027

Pengalaman dan kepemimpinan Faris menjadi salah satu modal penting bagi Persik. Di akhir musim, Macan Putih berhasil meraih gelar juara Liga 2 sekaligus memastikan tiket promosi ke Liga 1.

Memasuki kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Faris dipercaya menjadi kapten tim. Keberadaannya memberikan stabilitas sekaligus semangat bagi skuad Persik dalam beberapa musim berikutnya.

Selama membela Persik Kediri, Faris mencatatkan 111 penampilan di berbagai kompetisi. Dia menyumbangkan sembilan gol dan enam assist dengan nomor punggung 13 yang selalu melekat di punggungnya.

Ada satu catatan menarik dari performanya. Mulai musim 2019/2020 hingga 2023/2024, Faris selalu berhasil mencetak setidaknya satu gol di setiap musim. Meski tidak mencetak gol pada musim 2024/2025, dia masih menyumbang satu assist.

Salah satu momen yang paling dikenang terjadi pada pekan ke-33 Liga 1 musim 2023/2024 saat golnya membawa Persik unggul 4-3 atas PSS Sleman. Meski pertandingan akhirnya berakhir imbang 4-4, gol tersebut tetap menjadi salah satu kenangan manis dalam perjalanan kariernya.

Rachmad menegaskan, nama Faris Aditama akan selalu menjadi bagian dari sejarah Persik Kediri. Baginya, loyalitas, komitmen, dan dedikasi yang ditunjukkan Faris selama lebih dari satu dekade menjadi warisan berharga bagi klub dan para pendukung Macan Putih.

Baca Juga: Persib Bandung Bangun Kekompakan sejak Awal, Dedi Kusnandar Siap Dampingi Pemain Baru

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah