JawaPos.com - PSIM Yogyakarta kembali menambah kekuatan skuad jelang bergulirnya Super League 2026/2027.
Klub berjuluk Laskar Mataram itu resmi memperkenalkan gelandang bertahan asal Polandia, Adrian Purzycki, sebagai rekrutan anyar untuk menghadapi musim kompetisi mendatang.
Kehadiran pemain berusia 28 tahun tersebut diharapkan mampu memberikan keseimbangan di sektor tengah sekaligus menambah pengalaman internasasional dalam skuad PSIM.
Adrian Purzycki bukan nama asing di sepak bola Eropa. Lahir di Siedlce, Polandia, pada 2 Agustus 1997, ia mengawali perjalanan sepak bolanya di akademi Bedford Town sebelum melanjutkan pembinaan di Swansea City, Polonia Warsaw, hingga Wigan Athletic U-18 di Inggris.
Karier profesionalnya dimulai bersama klub Belanda, Fortuna Sittard, sebelum kembali ke Polandia untuk memperkuat sejumlah klub, seperti Miedź Legnica, Górnik Polkowice, Arka Gdynia, dan terakhir Odra Opole.
Bersama Odra Opole, Adrian tampil cukup konsisten. Selama tiga musim membela klub tersebut, ia mencatatkan 82 penampilan dan mencetak 10 gol dari posisi gelandang bertahan.
Baca Juga: PSIM Yogyakarta Jalani Medical Check-Up Jelang Super League Musim 2026/27
Catatan tersebut menunjukkan kemampuannya tidak hanya dalam memutus serangan lawan, tetapi juga ikut berkontribusi saat membangun serangan.
Selain berpengalaman di level klub, Adrian juga sempat memperkuat tim nasional kelompok umur Polandia. Ia pernah membela Polandia U-18, U-19, hingga U-20.
Pengalaman itu menjadi salah satu nilai lebih yang dimilikinya sebelum menerima tantangan baru di sepak bola Indonesia.
Menariknya, Adrian juga memiliki kewarganegaraan Inggris selain Polandia. Latar belakang tersebut membuatnya cukup akrab dengan atmosfer sepak bola di berbagai negara Eropa.
Sebelum bergabung dengan PSIM, Adrian berstatus tanpa klub setelah kontraknya bersama Odra Opole berakhir pada awal Juli 2026.
Kini, ia memilih melanjutkan karier di Indonesia dan menjadi bagian dari proyek besar PSIM yang akan menjalani musim pertamanya di Super League.
Masuknya Adrian diperkirakan akan memperkuat sektor tengah PSIM yang membutuhkan sosok gelandang bertahan dengan kemampuan membaca permainan, menjaga ritme pertandingan, serta memberikan perlindungan bagi lini belakang.
Dengan tinggi badan 183 sentimeter dan karakter permainan yang disiplin, Adrian dinilai cocok mengisi peran sebagai jangkar di lini tengah.
Pengalamannya bermain di kompetisi Eropa juga diharapkan mampu membantu proses adaptasi pemain lain, terutama dalam menjaga konsistensi permainan sepanjang musim.
PSIM sendiri terus bergerak aktif di bursa transfer untuk membangun skuad yang kompetitif.
Setelah memastikan promosi ke kasta tertinggi, manajemen berupaya menghadirkan pemain-pemain berkualitas agar mampu bersaing menghadapi klub-klub mapan di Super League 2026/2027.
Kedatangan Adrian Purzycki menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat fondasi tim. Kini publik Yogyakarta tentu berharap pengalaman yang dimiliki gelandang asal Polandia tersebut dapat memberikan dampak positif dan membantu Laskar Mataram menjalani musim perdananya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan hasil yang maksimal.