JawaPos.com - Persija Jakarta dikabarkan harus mengubur harapan untuk mendapatkan jasa penyerang asal Gambia Alassana Jata pada bursa transfer super league musim ini. Meski disebut mendapat tawaran gaji yang nilainya mencapai enam kali lipat dari pendapatannya saat ini, sang striker memilih tetap melanjutkan karir bersama Notts County di Inggris.
Keputusan Alassana Jata tersebut cukup mengejutkan karena tawaran dari Persija disebut sangat menggiurkan dari sisi finansial. Namun, faktor olahraga dan keberlanjutan karir di sepak bola Eropa menjadi pertimbangan utama dibandingkan nilai kontrak yang lebih besar.
Saat ini Alassana Jata masih terikat kontrak dengan Notts County hingga Juni 2027. Klub berjuluk The Magpies itu kini berkompetisi di League One atau kasta ketiga Liga Inggris setelah berhasil promosi pada musim lalu.
Baca Juga: Didier Deschamps Tegaskan Prancis Serius Lawan Inggris, Rekor Pertemuan Les Blues unggul
Sejak bergabung dengan Notts County pada Februari 2024, penyerang berusia 27 tahun itu berkembang menjadi salah satu pemain penting di lini depan. Dalam dua musim terakhir, Jata berhasil mencatatkan 36 gol dari 76 penampilan di semua kompetisi.
Produktivitas tersebut membuat namanya mulai menarik perhatian sejumlah klub. Termasuk Persija Jakarta yang disebut berusaha memboyongnya ke Indonesia untuk memperkuat sektor penyerangan menghadapi musim baru.
Dengan postur menjulang 1,92 meter, Jata dikenal sebagai penyerang tengah yang kuat dalam duel udara sekaligus mampu menjadi target man di kotak penalti. Selain mengandalkan kekuatan fisik, dia juga memiliki penyelesaian akhir yang cukup tajam sehingga menjadi salah satu striker yang diperhitungkan di League One.
Baca Juga: Garudayaksa FC Pastikan Kebugaran Pemain Jelang Super League, Pemain Jalani Medical Check-Up
Sebelum bersinar bersama Notts County, perjalanan karier Jata dimulai di Gambia bersama Real de Banjul. Dia kemudian melanjutkan petualangan ke Estonia bersama Paide Linnameeskond sebelum bergabung dengan klub Denmark, Viborg FF.
Di Viborg, kariernya semakin berkembang dan ia turut membantu klub tersebut menjuarai Danish 1st Division musim 2020/2021. Setelah beberapa musim bermain di Denmark, Jata akhirnya menerima pinangan Notts County pada awal 2024.
Performa konsistennya di Inggris juga membawanya mendapat kesempatan membela Tim Nasional Gambia. Hingga saat ini, dia telah mengoleksi tiga penampilan bersama tim nasional senior negaranya.
Bagi Persija, kegagalan mendapatkan Alassana Jata tentu menjadi tantangan tersendiri dalam upaya memperkuat skuad. Klub ibu kota memang terus berburu pemain berkualitas untuk meningkatkan daya saing menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
Meski tawaran finansial yang diajukan disebut sangat besar, keputusan Jata menunjukkan bahwa tidak semua pemain menjadikan nominal gaji sebagai faktor utama dalam menentukan masa depan karirnya. Kesempatan untuk tetap bermain di kompetisi sepak bola Inggris dan menjaga peluang berkembang di level Eropa menjadi alasan yang diyakini lebih menarik bagi penyerang asal Gambia tersebut.
Dengan usia yang masih 27 tahun, Jata masih memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Konsistensinya bersama Notts County juga dapat membuka jalan menuju level kompetisi yang lebih tinggi, sekaligus memperbesar peluangnya menjadi andalan Timnas Gambia dalam berbagai ajang internasional.