JawaPos.com - Persebaya Surabaya terus mematangkan persiapan menjelang laga 99th Anniversary Game melawan PSIS Semarang. Laga digelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (19/7).
Setelah hampir sepekan menjalani latihan bersama, kondisi fisik para pemain Green Force disebut menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pelatih fisik Persebaya Diogo Carvalho mengaku puas dengan respons yang diberikan seluruh pemain selama masa pramusim.
Menurut pelatih asal Portugal itu, peningkatan kebugaran para pemain berjalan sesuai rencana yang telah disusun tim pelatih Persebaya. Diogo Carvalho menilai komitmen dan profesionalisme skuad Persebaya menjadi salah satu faktor utama yang membuat proses peningkatan kondisi fisik berlangsung lancar.
Meski waktu persiapan tidak terlalu panjang, para pemain mampu mengikuti setiap program latihan dengan baik.
"Secara keseluruhan saya sangat puas dengan kondisi fisik para pemain saat ini. Mereka menunjukkan komitmen dan profesionalisme yang luar biasa sepanjang masa pramusim. Kami melihat perkembangan yang konsisten di berbagai aspek fisik yang menjadi fokus utama tim," ujar Diogo usai sesi latihan di Lapangan C.
Selama enam hari terakhir, Persebaya menjalani program latihan yang mengombinasikan aspek fisik, teknik, dan taktik. Intensitas latihan juga terus dinaikkan secara bertahap agar para pemain siap menghadapi rangkaian pertandingan pramusim sekaligus kompetisi resmi musim 2026/2027.
Baca Juga: Akhir Manis Pegolf Indonesia di Medco-Pondok Indah International Amateur Golf Championship
Diogo menjelaskan, fokus utama tim pelatih saat ini adalah membangun fondasi kebugaran yang kuat tanpa mengesampingkan peningkatan kualitas permainan. Program latihan dirancang agar kondisi pemain meningkat secara bertahap sehingga mampu memenuhi tuntutan permainan yang diinginkan pelatih kepala.
Menurut dia, perkembangan yang ditunjukkan para pemain sejauh ini cukup menggembirakan. Para pemain dinilai mampu beradaptasi dengan cepat terhadap metode latihan baru, termasuk sejumlah rekrutan anyar yang masih menjalani proses penyesuaian dengan lingkungan dan gaya bermain Persebaya.
"Saya senang dengan cara para pemain merespons program latihan. Mereka bekerja dengan sangat profesional dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap intensitas maupun materi yang diberikan. Hal itu tentu membantu kami dalam mempercepat proses persiapan tim secara keseluruhan," kata Diogo.
Laga menghadapi PSIS Semarang nantinya bukan sekadar pertandingan perayaan ulang tahun klub. Diogo melihat duel tersebut sebagai momen penting untuk mengukur sejauh mana perkembangan tim setelah menjalani latihan intensif selama beberapa hari terakhir.
Dia berharap para pemain mampu menunjukkan peningkatan dari sisi fisik maupun kerja sama di lapangan. Selain itu, tim juga diharapkan mampu menerapkan berbagai materi latihan yang telah diberikan selama pramusim.
"Bagi saya, yang terpenting bukan hanya hasil pertandingan. Saya ingin melihat para pemain mampu menjalankan apa yang sudah kami latih, mulai dari intensitas permainan, menjaga tempo, reaksi setelah kehilangan bola, hingga komitmen dalam setiap fase permainan," tandas dia.
Jika mampu menampilkan performa sesuai harapan tim pelatih, laga melawan PSIS bisa menjadi modal positif bagi Persebaya sebelum memasuki persaingan kompetisi musim baru yang akan segera bergulir.