← Beranda
Mengenang Eri Irianto, Persebaya Surabaya Luncurkan Pre Season Jersey 2026/2027 dengan Sentuhan Penuh Makna
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 17 Juli 2026 | 16.50 WIB
Pre Season Jersey Persebaya Surabaya 2026/2027 terinspirasi era Eri Irianto sebagai bentuk penghormatan kepada legenda Green Force yang dikenang atas loyalitas dan pengabdiannya. (Persebaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya resmi memperkenalkan Pre Season Jersey 2026/2027 yang akan dikenakan dalam rangkaian laga pramusim, termasuk Piala Presiden 2026.

Jersey terbaru ini bukan sekadar identitas baru Green Force di lapangan, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan kepada legenda almarhum Eri Irianto yang gugur saat membela klub pada 3 April 2000.

Baca Juga: Lawan PSIS Semarang Bukan Soal Hasil Akhir! Diogo Carvalho Bongkar Target Persebaya Surabaya di Anniversary Game

Mengapa Persebaya Surabaya Mengangkat Sosok Eri Irianto?

Persebaya Surabaya kembali menghadirkan tradisi yang selalu dinantikan Bonek dan Bonita melalui peluncuran Pre Season Jersey 2026/2027. Berbeda dari edisi sebelumnya, jersey kali ini mengusung pesan emosional dengan mengangkat sosok Eri Irianto sebagai inspirasi utama desain.

Lebih dari dua dekade setelah kepergiannya, nama Eri Irianto tetap menjadi simbol loyalitas, keberanian, dan pengabdian bagi keluarga besar Persebaya Surabaya. Klub ingin memastikan nilai-nilai yang diwariskan sang legenda tetap hidup dan dikenang oleh generasi baru pendukung Green Force.

Pre Season Jersey 2026 lahir dari keinginan menghadirkan kembali memori yang begitu melekat di hati para pendukung. Memori tentang seorang pemain yang memberikan seluruh tenaga, semangat, dan cintanya untuk klub kebanggaan Kota Pahlawan.

Bagi Bonek dan Bonita, Eri Irianto bukan sekadar mantan pemain. Ia dikenal sebagai gelandang bertahan dengan karakter permainan penuh determinasi, berani dalam setiap duel, serta memiliki semangat pantang menyerah demi menjaga kehormatan Persebaya Surabaya di atas lapangan.

Kisah Pengabdian Eri Irianto yang Tak Pernah Terlupakan

Eri Irianto menjadi salah satu pemain penting Persebaya Surabaya pada periode 1998 hingga 2000. Pada masa itu, ia tampil sebagai pilar utama di lini tengah dan berkontribusi besar dalam perjalanan Green Force.

Namun, kisah pengabdiannya berakhir dengan cara yang menyisakan duka mendalam. Pada 3 April 2000, Eri kolaps ketika membela Persebaya Surabaya dalam pertandingan Divisi Utama melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora 10 November Surabaya.

Setelah sempat mendapatkan penanganan medis, Eri Irianto mengembuskan napas terakhirnya. Ia berpulang saat menjalankan tugas membela lambang Persebaya Surabaya yang selama ini begitu dicintainya.

Baca Juga: Liverpool Serius Kejar Kaishu Sano, Arsenal dan Tottenham Hotspur Ikut Bersaing

Peristiwa tersebut menjadikan Eri bukan hanya dikenang karena kualitasnya sebagai pemain, tetapi juga sebagai sosok yang memberikan pengorbanan luar biasa untuk klub. Kisahnya terus diwariskan dari satu generasi Bonek dan Bonita kepada generasi berikutnya.

Seperti Apa Desain Pre Season Jersey 2026/2027?

Sebagai bentuk penghormatan, AZA bersama Persebaya Surabaya menghadirkan jersey yang terinspirasi dari seragam Green Force era 1998 hingga 2000. Periode tersebut identik dengan perjalanan karier Eri Irianto bersama klub.

Secara visual, desain jersey mengadopsi karakter khas Persebaya Surabaya pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an. Komposisi warna, detail grafis, serta nuansa klasik sengaja dihadirkan kembali agar membangkitkan nostalgia para pendukung.

Meski mengangkat inspirasi masa lalu, jersey ini tetap mengedepankan teknologi modern. Material yang digunakan dirancang ringan sehingga nyaman dipakai saat beraktivitas maupun ketika memberikan dukungan langsung di stadion.

Selain itu, apparel terbaru Green Force telah dilengkapi teknologi quick dry dan anti-bau. Kombinasi tersebut membuat jersey tetap nyaman digunakan dalam berbagai kondisi tanpa meninggalkan identitas klasik yang menjadi ciri khas desainnya.

Senior Manager Brand AZA dan Persebaya Store, Arif Rahman Hakim, mengatakan desain tersebut sengaja dipilih agar para pendukung tidak hanya mengenang tampilan klasik Persebaya Surabaya, tetapi juga memahami nilai perjuangan yang ditinggalkan Eri Irianto.

"Jersey ini tidak hanya menghadirkan kembali desain klasik Persebaya. Kami ingin menghidupkan kembali memori tentang Eri Irianto, sosok yang menjadi simbol loyalitas dan pengabdian kepada klub," ujar Hakim.

“Kami berharap setiap orang yang mengenakan jersey ini tidak hanya bangga dengan desainnya, tetapi juga mengingat nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh Eri.”

Trading Card Eksklusif Jadi Pengingat Warisan Sang Legenda

Penghormatan kepada Eri Irianto tidak berhenti pada desain jersey. Persebaya Surabaya juga menambahkan sentuhan khusus berupa trading card eksklusif bergambar Eri Irianto pada setiap pembelian Pre Season Jersey 2026.

Kehadiran kartu koleksi tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi para pendukung mengenai sosok yang telah menjadi bagian penting dalam sejarah Green Force. Dengan cara itu, kisah perjuangan Eri dapat terus dikenang oleh para pendukung lama maupun generasi baru.

Hakim menegaskan sejarah sebuah klub tidak hanya dibangun oleh trofi dan kemenangan. Menurutnya, perjalanan sebuah tim juga dibentuk oleh figur-figur yang meninggalkan teladan, semangat, serta nilai pengabdian yang terus hidup sepanjang masa.

"Melalui Persebaya Pre Season Jersey 2026, kami ingin memberikan penghormatan kepada seorang legenda sekaligus mengajak generasi muda untuk mengenal sosok yang menjadi bagian penting dalam perjalanan Persebaya," tandasnya.

Peluncuran Pre Season Jersey 2026/2027 akhirnya menjadi lebih dari sekadar perkenalan seragam baru menjelang musim kompetisi.

Di balik desain bernuansa klasik tersebut tersimpan pesan kuat tentang loyalitas, pengorbanan, dan kecintaan kepada Persebaya Surabaya yang diwariskan Eri Irianto, sosok yang namanya akan selalu hidup dalam sejarah Green Force.

EDITOR: Hendra