← Beranda
Jort van der Sande Terpukau Budaya Bali, Striker Baru Bali United Nikmati Pengalaman Tirta Yatra
Andre Rizal HanafiKamis, 16 Juli 2026 | 07.01 WIB
Jort van der Sande, striker baru Bali United. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Striker anyar Bali United Jort van der Sande mendapat pengalaman yang tak terlupakan sejak bergabung dengan skuad Serdadu Tridatu. Penyerang asal Bonaire berdarah Belanda itu untuk pertama kalinya mengenakan pakaian adat Bali saat mengikuti rangkaian Tirta Yatra menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/27.

Kegiatan spiritual tersebut menjadi tradisi tahunan Bali United dalam menyambut musim baru. Tahun ini, rombongan tim mengunjungi sejumlah pura suci di Pulau Dewata dan menutup perjalanan di Pura Agung Besakih pada Rabu (15/7).

Bagi Jort, pengalaman mengenakan busana adat Bali bukan sekadar mengikuti agenda klub. Dia menilai tradisi tersebut menjadi simbol kebersamaan seluruh elemen tim untuk memohon doa dan perlindungan sebelum memulai perjalanan panjang di musim kompetisi.

Baca Juga: Rumor Kwon Chang-hoon ke Persija Jakarta Menguat, Eks Timnas Korea Selatan Berpeluang Tampil di Super League

Menurut pemain berusia 30 tahun itu, budaya yang dimiliki masyarakat Bali memberikan kesan mendalam. Dia mengaku senang bisa terlibat langsung dalam tradisi yang selama ini hanya ia ketahui dari cerita.

"Saya pikir ini momen yang indah dalam budaya. Saya juga bisa melihat kebersamaan dalam tim saat ini. Saya memiliki pengalaman baru mengenai budaya dan saya sangat menghormatinya dengan memakai baju adat ini," ujar Jort.

Tak hanya budaya yang membuatnya terkesan, keindahan alam Bali juga berhasil mencuri perhatian mantan pemain NAC Breda tersebut. Saat rombongan menikmati makan siang di kawasan Kintamani, Jort mengaku terpukau dengan panorama pegunungan yang tersaji di hadapannya.

Baca Juga: Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Rayan Cherki Beberkan Penyebab Prancis Gagal Bendung Dominasi Timnas Spanyol

Dia mengatakan beberapa pemain asing Bali United sebelumnya memang telah menceritakan pengalaman mengikuti Tirta Yatra. Namun, menurutnya, melihat langsung keindahan alam Bali memberikan kesan yang jauh lebih istimewa.

"Saya tahu beberapa pemain asing lainnya sudah pernah merasakan pengalaman ini. Kami mengunjungi beberapa pura dan tempat yang indah, termasuk alam di Kintamani. Sungguh, pemandangan di Pulau Bali sangat luar biasa," kata Jort.

Meski mulai beradaptasi dengan lingkungan barunya, Jort belum ingin berbicara banyak mengenai target pribadi pada musim pertamanya bersama Bali United. Dia merasa masih membutuhkan waktu untuk memahami karakter kompetisi sepak bola Indonesia.

Namun demikian, setelah menjalani latihan selama sepekan bersama skuad Bali United, Jort optimistis tim memiliki peluang untuk bersaing di papan atas klasemen apabila seluruh pemain bekerja keras sepanjang musim. Menurut dia, target realistis yang harus dikejar Bali United adalah mengakhiri kompetisi di posisi lima besar.

Dia yakin hal tersebut dapat diwujudkan jika seluruh anggota tim menjaga kekompakan dan menunjukkan semangat yang sama dalam setiap pertandingan. "Target tim tentu berada di lima tim terbaik di papan atas. Harapan itu bisa dicapai dengan kerja keras dan usaha bersama untuk mencapai target tersebut," tegas Jort.

Super League 2026/27 dijadwalkan mulai bergulir pada September. Sebelum kompetisi resmi dimulai, Bali United terus mematangkan persiapan agar mampu kembali bersaing di jajaran elite sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Era Didier Deschamps Berakhir, Ini Tiga Kandidat Kuat Pelatih Baru Timnas Prancis usai Piala Dunia 2026

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah