JawaPos.com - PSIS Semarang terus menunjukkan keseriusan dalam menyusun skuad untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Terbaru, klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu resmi memulangkan Bayu Fiqri untuk memperkuat lini pertahanan.
Kembalinya Bayu Fiqri menjadi salah satu langkah penting PSIS dalam memperkuat sektor belakang yang menjadi salah satu titik lemah Laskar Mahesa Jenar di Liga 2 musim 2025/2026. Bek berusia 24 tahun tersebut bukan sosok asing bagi publik Kota Semarang.
Dia sebelumnya pernah mengenakan seragam PSIS pada musim pada putaran kedua Liga 1 musim 2022/2023 hingga musim 2023/2024. Setelah sempat meninggalkan Laskar Mahesa, musim ini Bayu Fiqri kembali dipercaya menjadi bagian dari proyek PSIS yang menargetkan promosi ke Liga 1 pada kompetisi Liga 2 musim ini.
Sebelum kembali ke Semarang, Bayu Fiqri sempat bergabung dengan Bhayangkara FC. Namun, kesempatan bermain terbatas sehingga dia kemudian melanjutkan karir bersama Kendal Tornado FC di Liga 2 musim 2025/2026.
Bersama Kendal Tornado FC, Bayu mendapat menit bermain yang jauh lebih banyak. Dia tampil dalam 26 pertandingan sepanjang musim dan menjadi salah satu pemain yang tampil konsisten mengisi lini pertahanan tim asal Kendal tersebut.
Penampilan stabil itulah yang diyakini menjadi salah satu alasan PSIS kembali merekrutnya. Bayu dikenal sebagai pemain yang memiliki fleksibilitas tinggi.
Posisi utamanya adalah bek kanan, tetapi ia juga mampu dimainkan sebagai bek tengah maupun bek kiri ketika dibutuhkan. Kemampuan bermain di beberapa posisi membuatnya menjadi aset berharga bagi tim pelatih.
Selain pengalaman di level klub, Bayu juga pernah mencicipi atmosfer sepak bola internasional bersama Timnas Indonesia. Dia sempat memperkuat Timnas U-19, Timnas U-23, hingga menjalani debut bersama tim senior Indonesia pada 2022.
Karir profesional Bayu dimulai bersama Semeru FC sebelum direkrut Persib Bandung. Bersama Persib, namanya mulai dikenal luas setelah tampil di ajang Piala Menpora dan Liga 1.
Selanjutnya, dia menjalani masa peminjaman ke PSIS sebelum akhirnya menjadi pemain tetap klub itu. Kini, Bayu kembali ke Stadion Jatidiri dengan pengalaman yang lebih matang dibandingkan saat pertama kali bergabung.
Di usia yang masih 24 tahun, dia dinilai masih memiliki ruang besar untuk berkembang dan menjadi salah satu pilar penting di lini belakang PSIS. Kehadirannya juga menambah kedalaman skuad yang sedang dibangun pelatih Widodo Cahyono Putro.
Sebelumnya, PSIS telah mendatangkan sejumlah pemain baru sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim 2026/2027. Dengan komposisi pemain yang terus bertambah, PSIS berharap dapat tampil lebih kompetitif sepanjang musim.
Baca Juga: Sempat Dikaitkan dengan PSIS dan PSS, Stefano Lilipaly Memilih Semen Padang Sebagai Klub Barunya
Klub asal Kota Atlas itu membawa target besar untuk bersaing di papan atas Liga 2 sekaligus membuka peluang kembali promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Bagi Bayu Fiqri, kepulangan ini bukan sekadar kembali ke klub lama, melainkan kesempatan untuk membuktikan kualitasnya.
Pengalaman yang didapat selama membela Bhayangkara FC maupun Kendal Tornado FC diharapkan bisa menjadi modal penting untuk membantu Laskar Mahesa Jenar meraih target yang telah ditetapkan musim ini.