JawaPos.com — Surabaya Jersey Community (SJC) sukses menggelar SJC Festival 2026 di AJBS (Hanggar Section), Jalan Ratna No. 14, Surabaya, selama tiga hari pada 3–5 Juli 2026.
Festival dalam rangka perayaan ulang tahun ke-14 komunitas tersebut menghadirkan pameran jersey, talk show, hiburan, hingga aktivitas keluarga yang memperkuat budaya koleksi jersey sepak bola di Kota Pahlawan.
Mengapa SJC Festival 2026 Menjadi Perayaan Berbeda?
SJC Festival 2026 menjadi perayaan ulang tahun paling besar sejak Surabaya Jersey Community berdiri pada 2012.
Untuk pertama kalinya, komunitas kolektor jersey tersebut menggabungkan pameran koleksi, hiburan, edukasi, dan aktivitas keluarga dalam satu festival terbuka bertema “Our Culture, Our Passion, Our Celebration”.
Pembukaan festival ditandai prosesi potong tumpeng oleh Founder Surabaya Jersey Community, Yudha Mustopo, bersama perwakilan sponsor.
Momen tersebut menjadi simbol perjalanan komunitas yang kini telah memasuki usia ke-14 dengan lebih dari 110 anggota aktif.
Yudha berharap festival ini menjadi awal lahirnya agenda tahunan yang semakin besar.
"Benar, ini event pertama terbesar kami (SJC), kolaborasi dengan komunitas jersey bola yang digabungkan dengan entertainment,” ujarnya.
“Tak sekadar pameran, kami di SJC Fest juga hadirkan beragam kegiatan menarik seperti lomba mewarnai anak hingga talk show bersama pemain Persebaya, di antaranya bersama Toni Firmansyah, Mikael Alfredo Tata, serta Catur Pamungkas.”
Festival ini juga memperlihatkan perubahan wajah komunitas yang sebelumnya identik dengan aktivitas internal menjadi lebih terbuka untuk masyarakat.
Konsep tersebut membuat pengunjung dari berbagai kalangan dapat menikmati suasana sekaligus mengenal budaya koleksi jersey sepak bola lebih dekat.
Puluhan Jersey Langka Menjadi Magnet Utama Pengunjung
Daya tarik terbesar festival hadir melalui puluhan koleksi jersey langka dari berbagai klub dan tim nasional dunia.
Sebanyak 10 booth komunitas jersey serta sejumlah booth sponsor memamerkan koleksi yang jarang ditemukan di pasaran.
Ketua Project Manager SJC Fest, Muhammad Rudi Herjuno Darpito, menyebut festival tersebut menjadi bukti eksistensi komunitas setelah 14 tahun berkembang.
"Acara ini pembuktian komunitas ini bisa eksis. Total ada sebanyak 10 booth komunitas jersey bola yang ikut terlibat, dan juga booth-booth dari sejumlah sponsor. Ada puluhan jersey langka di event SJC Fest ini, bahkan ada jersey match worn milik Zinedine Zidane yang dijual dengan harga Rp 50 juta," ungkapnya.
Keberadaan jersey match worn legenda Prancis Zinedine Zidane menjadi perhatian utama para kolektor. Nilai jual yang mencapai Rp 50 juta menunjukkan tingginya nilai historis sekaligus kelangkaan koleksi tersebut.
Selain jersey Zidane, pengunjung juga menemukan beragam seragam klub elite Eropa hingga tim nasional peserta Piala Dunia 2026.
Koleksi itu membuat festival menjadi surga bagi kolektor yang selama ini berburu jersey autentik dengan kualitas terbaik.
Tak Hanya Kolektor, Keluarga Ikut Menikmati Festival
Festival tidak hanya menyasar kolektor dewasa, tetapi juga keluarga yang tengah menikmati libur sekolah. Pada hari pertama, SJC bekerja sama dengan Persebaya Store mengadakan lomba mewarnai yang diikuti puluhan anak.
Aktivitas tersebut menjadi alternatif hiburan positif sekaligus memperkenalkan kecintaan terhadap sepak bola sejak usia dini.
Kehadiran berbagai kegiatan interaktif membuat suasana festival terasa lebih hidup dibanding sekadar pameran koleksi.
Pasangan muda asal Surabaya, Nanda dan Fahrul, mengaku sengaja mengantar adiknya, Khalif, mengikuti lomba menggambar.
"Senang mas, adik saya ada aktivitas yang positif di musim liburan ini. Selain itu, dia (Khalif) juga memang senang dengan sepak bola, pastinya tim Persebaya Surabaya," ujar Nanda.
Sepanjang tiga hari pelaksanaan, pengunjung juga menikmati rangkaian talk show bersama pemain Persebaya Surabaya seperti Toni Firmansyah, Mikael Alfredo Tata, dan Catur Pamungkas.
Festival turut menghadirkan diskusi bersama anggota komunitas jersey, psikolog olahraga Afif Kurniawan, penampilan DJ, comedy show, hingga hiburan musik dari SLR Band.
Festival Membuka Peluang Besar bagi Pelapak Jersey
SJC Festival 2026 juga memberikan dampak positif bagi para pelapak jersey yang ikut berpartisipasi.
Salah satunya Surya, pemilik booth Belgica Jersey, yang membawa sekitar 200 koleksi seragam dengan dominasi jersey tim nasional peserta Piala Dunia 2026.
Menurut Surya, harga jersey yang dipasarkan cukup beragam sehingga mampu menjangkau berbagai kalangan kolektor. "Harga bervariasi dari Rp 500 ribu hingga Rp 4,5 juta," tuturnya.
Antusiasme pembeli terlihat sejak hari pertama penyelenggaraan. Salah seorang pengunjung, Figo, datang khusus untuk mencari jersey bertuliskan nama Ronaldo Nazario yang menjadi idolanya.
"Ya, saya tengah mencari jersey yang ada nama Ronaldo Nazario, pemain idola saya. Dengan budget Rp 1 juta, semoga ada jersey yang cocok dan dapat terbeli," harap Figo.
Semangat para kolektor tersebut memperlihatkan budaya mengoleksi jersey terus berkembang di Surabaya.
Kehadiran festival berskala besar sekaligus menjadi ruang pertemuan antara penjual, kolektor, komunitas, hingga masyarakat umum dalam satu perayaan sepak bola yang inklusif.
Perayaan ulang tahun ke-14 Surabaya Jersey Community akhirnya tidak sekadar menjadi seremoni komunitas, melainkan juga menjadi bukti berkembangnya kultur koleksi jersey di Jawa Timur.
Dengan konsep yang memadukan edukasi, hiburan, transaksi koleksi, dan aktivitas keluarga, SJC Festival 2026 sukses menghadirkan pengalaman baru yang diharapkan terus berkembang pada penyelenggaraan berikutnya.