JawaPos.com — Persebaya Surabaya resmi mendatangkan winger asal Portugal, Miguel Pereira, untuk menghadapi Super League 2026/2027.
Pemain berusia 27 tahun itu datang dengan bekal pengalaman panjang di kompetisi Eropa, tetapi mengakui proses adaptasi terhadap karakter sepak bola Indonesia menjadi tantangan terbesar agar bisa segera memberi dampak bagi Green Force.
Kehadiran Miguel Pereira menjadi bagian dari upaya Persebaya Surabaya membangun skuad yang semakin kompetitif menghadapi ketatnya persaingan musim depan.
Dengan usia yang masih produktif dan pengalaman bermain di Eropa, ia diharapkan mampu menghadirkan kreativitas sekaligus ketajaman di sektor penyerangan.
Mengapa Adaptasi Menjadi Tantangan Terbesar Miguel Pereira?
Miguel Pereira menilai pengalaman bermain di Eropa menjadi modal penting, tetapi ia sadar sepak bola Indonesia memiliki karakter yang berbeda.
Karena itu, proses adaptasi menjadi pekerjaan rumah utama sebelum mampu menunjukkan kualitas terbaik bersama Persebaya Surabaya.
Menurut Pereira, sepak bola Eropa lebih menekankan aspek taktis dan detail permainan.
Sementara itu, ia memahami kompetisi di Indonesia memiliki ritme, intensitas, dan karakter tersendiri sehingga membutuhkan penyesuaian dalam waktu singkat.
"Ya, saya pikir pengalaman saya bermain di Eropa akan sangat membantu,” jelas Miguel Pereira, Rabu (8/7/2026).
Baca Juga: Terus Percaya! Miguel Pereira Kirim Pesan Menyentuh ke Bonek, Siap Berjuang Demi Persebaya Surabaya
“Di Eropa, sepak bola mungkin dimainkan dengan cara yang lebih taktis dan spesifik, tetapi saya tahu saya harus cepat menyesuaikan diri dengan karakter sepak bola di Indonesia.”
“Saya percaya kualitas yang saya miliki cocok untuk gaya sepak bola di sini, dan saya sudah tidak sabar untuk memulainya."
Optimisme tersebut menjadi sinyal positif bagi Green Force.
Pengalaman bertanding di level kompetitif Eropa diharapkan mampu mempercepat proses adaptasinya sehingga bisa langsung menjadi salah satu andalan di lini depan sepanjang musim 2026/2027.
Apa yang Membuat Miguel Pereira Memilih Persebaya Surabaya?
Pereira mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk menerima pinangan Persebaya Surabaya.
Ia langsung tertarik setelah mengetahui sejarah besar klub, atmosfer Kota Surabaya, serta fanatisme suporter yang selalu memenuhi stadion.
Bagi pemain kelahiran Peso da Regua, Portugal, bergabung dengan Persebaya Surabaya merupakan sebuah kehormatan besar.
Ia bahkan sudah merasakan antusiasme sejak pertama kali mengetahui peluang bergabung dengan salah satu klub terbesar di Indonesia tersebut.
"Merupakan sebuah kehormatan besar bagi saya bisa bergabung dengan Persebaya. Sejak awal saya mengetahui betapa besarnya klub ini dan saya langsung merasa antusias dengan kesempatan yang datang," ujar Miguel.
Selain nama besar klub, sosok pelatih Bernardo Tavares juga menjadi faktor penting dalam keputusannya. Komunikasi yang terjalin sejak awal membuat Pereira semakin yakin menerima tantangan baru di sepak bola Indonesia.
"Percakapan saya dengan Coach Bernardo Tavares menjadi salah satu alasan terbesar. Beliau menjelaskan visi klub dan rencana yang ingin dibangun bersama tim.”
“Setelah itu saya mencari tahu lebih banyak tentang Persebaya dan saya terkesan dengan besarnya klub ini, kota Surabaya, serta fanatisme suporternya," jelasnya.
Kejelasan visi yang disampaikan pelatih membuat Pereira semakin percaya diri. Ia berharap bisa menjadi bagian penting dalam proyek besar Persebaya Surabaya untuk bersaing di papan atas Super League 2026/2027.
Seberapa Mentereng Rekam Jejak Miguel Pereira di Portugal?
Sebelum bergabung dengan Persebaya Surabaya, Miguel Pereira memperkuat Lusitania FC Lourosa di kasta kedua Liga Portugal.
Selama tiga musim terakhir, ia tampil konsisten dengan mencatatkan 70 pertandingan, mencetak 17 gol, serta menyumbangkan 10 assist.
Catatan tersebut menunjukkan kontribusinya tidak hanya sebagai pencetak gol, tetapi juga kreator serangan.
Pergerakan agresif, kemampuan membaca ruang, serta umpan-umpan matang menjadi kekuatan yang membuatnya berperan penting bagi tim sebelumnya.
Secara karakter permainan, Pereira dikenal memiliki fleksibilitas tinggi di lini depan. Ia mampu bermain sama baiknya sebagai winger kanan maupun winger kiri sehingga memberi banyak pilihan bagi tim pelatih dalam menyusun strategi.
Tak hanya itu, pemain berusia 27 tahun tersebut juga dapat dimainkan sebagai penyerang tengah apabila situasi pertandingan membutuhkannya.
Fleksibilitas itu menjadi nilai tambah yang membuatnya berpotensi menjadi salah satu pemain penting dalam skema Bernardo Tavares.
Apa Target Miguel Pereira Bersama Green Force?
Selain ingin segera beradaptasi, Pereira memiliki target sederhana tetapi jelas bersama Persebaya Surabaya. Ia ingin memberikan kontribusi maksimal melalui gol, assist, maupun kerja keras di setiap pertandingan.
Pereira juga mengaku sudah tidak sabar merasakan atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo yang selama ini hanya ia lihat melalui berbagai tayangan dan cerita.
Bermain di hadapan puluhan ribu Bonek dan Bonita menjadi pengalaman yang paling dinantikannya sejak menerima tawaran Green Force.
"Sebagai pemain, tentu bermain di hadapan stadion yang penuh dan mendapatkan dukungan luar biasa seperti itu adalah sesuatu yang sangat diinginkan," tandasnya.
“Saya berharap bisa membantu Persebaya mencapai target-target besar yang sudah ditetapkan.”
Ambisi tersebut sejalan dengan target pribadi yang selalu dibawanya setiap musim.
Ia ingin menjadi pemain yang berguna bagi tim, bukan hanya melalui statistik, tetapi juga lewat dedikasi dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan.
"Target saya selalu sama setiap musim, yaitu membantu tim semaksimal mungkin. Saya ingin mencetak gol, memberikan assist, dan berkontribusi sesuai kebutuhan tim," pungkasnya.
“Yang bisa saya janjikan adalah kerja keras setiap hari karena saya adalah pemain yang selalu berusaha memberikan kemampuan terbaik di lapangan.”
Dengan pengalaman Eropa, statistik yang konsisten, serta kemampuan bermain di beberapa posisi, Miguel Pereira diharapkan mampu menjadi salah satu kepingan penting dalam proyek Persebaya Surabaya musim 2026/2027.
Baca Juga: Kenyang Pengalaman Main di Eropa! Miguel Pereira Ungkap Alasan Mantap Gabung Persebaya Surabaya
Kini, tantangan terbesarnya bukan lagi soal kualitas, melainkan seberapa cepat ia mampu beradaptasi dengan karakter sepak bola Indonesia agar dapat menjawab ekspektasi besar Green Force dan seluruh Bonek serta Bonita.